Arsip Kategori: hiburan

Khutbah Jumat: Bolehkah Mengqadha Shalat Orang yang Sudah Meninggal?

Khutbah Jumat: Pengertian dan Tujuan

Khutbah Jumat merupakan salah satu bagian penting dalam pelaksanaan shalat Jumat. Berbeda dengan shalat fardhu lainnya, khutbah Jumat memiliki peran khusus sebagai media penyampaian pesan-pesan keagamaan, nasihat, dan bimbingan bagi umat Muslim. Dalam khutbah ini, khatib menyampaikan berbagai ajaran Islam yang bertujuan untuk memperkuat iman, meningkatkan ketakwaan, serta mengingatkan umat tentang kebaikan dan kesalahan.

Khutbah Jumat juga menjadi sarana dakwah yang sangat efektif, karena di sini khatib tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga memberikan motivasi agar umat dapat menjalankan ajaran agama dengan lebih baik. Selain itu, khutbah juga bertujuan untuk meluruskan pemahaman yang salah dan membantu umat dalam memahami makna dari perintah-perintah Allah SWT.

Struktur Khutbah Jumat

Penyampaian khutbah Jumat terdiri dari dua bagian utama, yaitu khutbah pertama dan khutbah kedua. Kedua bagian ini dipisahkan oleh duduk, dan diakhiri dengan doa. Berikut adalah teks khutbah Jumat:

Khutbah Pertama

الْحَمْدُ لِلَّهِ وَ الْحَمْدُ لِلَّهِ ثُمَّ الْحَمْدُ لِلَّهِ

أَشْهَدُ أنْ لا إلَهَ إلا اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيكَ لَهُ وأشهدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِيْ لَانَبِيّ بعدَهُ

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدابن عبد الله وَعَلَى أَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ القِيَامَةِ. أَمَّا بَعْدُ، فَإِنِّي أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ الْقَائِلِ في مُحْكَمِ كِتَابِهِ: وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى، وَاتَّقُونِ يَا أُولِي الْأَلْبَاب . وَقَالَ: يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِيرٌۢ بِمَا تَعْمَلُون

Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat yang dirahmati Allah

Syukur alhamdulillah mari kita tanamkan dalam hati dan kita ucapkan dengan lisan, sebagai kata kunci pertama atas segala nikmat dan karunia yang Allah swt berikan kepada kita semua, khususnya nikmat iman dan sehat.

Sehingga kita bisa terus istiqamah dalam mengerjakan ibadah wajib satu pekan satu kali ini, yaitu shalat Jumat. Semoga ibadah yang kita lakukan menjadi ibadah yang diterima oleh-Nya.

Shalawat dan salam mari kita haturkan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad saw, allahumma shalli ‘ala Muhammad wa ‘ala alihi wa sahbih, yang telah sukses menjalankan visi misi dakwahnya dalam menyebarkan ajaran Islam yang penuh dengan kedamaian dan kasih sayang.

Selanjutnya, sebagai awal dalam memulai khutbah Jumat di atas mimbar yang mulia ini, kami selaku khatib mengajak diri sendiri, keluarga, dan semua jamaah yang turut hadir pada pelaksanaan sholat Jumat ini, untuk terus berusaha meningkatkan ketakwaan kepada Alah swt dengan hakikat takwa yang sesungguhnya, dengan menjalankan semua yang diperintahkan oleh Allah dan menjauhi semua larangan-Nya.

Mari kita kuatkan iman, kita tingkatkan takwa, kita teguhkan akidah, dan kita upayakan istiqamah dalam diri kita untuk mengerjakan ibadah kepada Allah swt, sebab hanya dengan cara inilah kita semua akan menjadi hamba yang selamat, baik di dunia maupun di akhirat. Allah swt berfirman dalam Al-Qur’an:

وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى وَاتَّقُونِ يَا أُولِي الأَلْبَابِ

Artinya, “Bawalah bekal, karena sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa. Dan bertakwalah kepada-Ku wahai orang-orang yang mempunyai akal sehat.” (QS Al-Baqarah [2]: 197).

Masalah Mengqadha Shalat Orang yang Sudah Meninggal

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah

Sebagai seorang muslim kita dituntut untuk menjalankan semua perintah dan aturan syariat. Aturan ini bersifat mengikat sejak berusia baligh sampai ajal ada di kerongkongan. Aturan yang mengikat tersebut terkait dalam masalah ibadah seperti shalat, haji, zakat, dan sebagainya.

Bahkan kalau kita tidak bisa menjalankan aturan syariat tersebut tepat pada waktu yang telah ditentukan, kita masih dikenai kewajiban untuk mengqadha (menganti) ibadah tersebut di luar waktunya. Mengenai hal ini, muncul pertanyaan bolehkah mengqadha shalatnya orang yang sudah meninggal?

Kewajiban mengqadha shalat ini merupakan ketentuan yang mengikat dan harus segera dilakukan jika seseorang meninggalkan shalat. Bahkan ditemukan pendapat dari Imam Ibnu Hajar Al-Haitami yang menekankan bahwa seseorang tidak boleh melakukan kesunahan jikalau shalat wajib yang dia tinggalkan belum diqadha.

Pendapat ini terdapat dalam kitab Fathul Mu’in halaman 9 tentang bab shalat:

قال شيخنا أحمد بن حجر رحمه الله تعالى: والذي يظهر أنه يلزمه صرف جميع زمنه للقضاء ما عدا ما يحتاج لصرفه فيما لا بد منه وأنه يحرم عليه التطوع

“Syekh Ibnu Hajar Al-Haitami berkata: sudah jelas menjadi kewajiban bagi orang yang meninggalkan shalat agar menggunakan seluruh waktunya untuk mengqadha shalat selain waktu yang urgen untuk aktivitas lain. Dan haram bagi orang yang belum mengqadha (shalat wajib) untuk melakukan kesunahan”

Pendapat Syekh Ibnu Hajar tersebut mewajibkan untuk mengqadha shalat selama masa hidup. Namun bagaimana jika ada kerabat keluarga yang mempunyai tanggungan shalat qadha yang belum sempat ditunaikan selama masa hidupnya? Apakah bisa kewajiban qadha tersebut digantikan oleh ahli warisnya?

Syekh Zainuddin bin Abdul Aziz Al-Malibari menjawab di dalam kitab Fathul Mu’in halaman 12:

تنبيه : من مات وعليه صلاة فرض لم تقض ولم تفد عنه، وفي قول أنها تفعل عنه – أوصى بها أم لا ما حكاه العبادي عن الشافعي لخبر فيه، وفعل به السبكي عن بعض أقاربه

“Sebuah peringatan: barang siapa yang meninggal dan mempunyai tanggungan shalat, maka tak perlu diqadha dan tak perlu diganti dengan fidyah atas nama mayit. Dan pada suatu pendapat membolehkan untuk diqadha, baik si mayit berwasiat atau tidak. Itu pendapat riwayat Imam ‘Ubadiy dari Imam Syafi’i karena ada hadits tentang hal tersebut. Dan Imam As-Subki mengqadha terhadap sebagian kerabatnya”

Dari pendapat tersebut, shalat yang belum diqadha oleh mayit tidak perlu diganti oleh orang lain. Namun jika ingin mengganti, maka tidak menjadi masalah seperti yang dilakukan oleh Imam As-Subki.

Sebagai seorang muslim yang taat, hubungan kita bukan hanya dengan manusia, tapi juga dengan Sang Pencipta. Jadi hendaklah kita membayar hutang kita (ibadah yang kita tinggalkan baik karena uzur atau tidak) semampu dan sesanggup kita. Tujuannya tidak lain dan tak bukan adalah hanya mengharap ridho dan ampunan sang khaliq. Wallahu a‘lam.

Demikian khutbah Jumat singkat ini. Semoga kita bisa menjadi hambanya yang selalu taat. Amin ya rabbal alamin.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْم

Khutbah Kedua

اَلْحَمْدُلِلّهِ حَمْدًاكَثِيْرًاكَمَااَمَرَ. وَاَشْهَدُاَنْ لاَاِلهَ اِلاَّللهُ وَحْدَه لاَشَرِيْكَ لَهُ. اِرْغَامًالِمَنْ جَحَدَبِهِ وَكَفَرَ. وَاَشْهَدُاَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ سَيِّدُاْلاِنْسِ وَالْبَشَرِ. اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ اَلِهِ وَصَحْبِهِ مَااتَّصَلَتْ عَيْنٌ بِنَظَرٍ وَاُذُنٌ بِخَبَرٍ

اَمَّا بَعْدُ : فَيَااَ يُّهَاالنَّاسُ !! اِتَّقُوااللهَ تَعَالىَ. وَذَرُوالْفَوَاحِشَ مَاظَهَرَوَمَابَطَنْ. وَحَافِظُوْاعَلىَ الطَّاعَةِ وَحُضُوْرِ الْجُمْعَةِ وَالْجَمَاعَةِ.

Hadirin yang dirahmati Allah,

Komitmen takwa kepada Allah SWT hanyalah diberikan oleh Allah kepada orang-orang yang beriman.

Hal ini menunjukkan kepada kita bahwa perilaku takwa akan mudah kita raih kalau kita memiliki keimanan yang kuat kepada Allah SWT.

Ketakwaan kepada Allah SWT merupakan bagian dari konsekuensi dari keimanan kita kepada-Nya. Iman tanpa diiringi perilaku takwa, yaitu berupa ihsan, maka sesungguhnya keimanan tersebut tidak sempurna adanya.

Oleh karena itu, marilah terus kita pelihara dan perkuat iman kita, dan selanjutnya diwujudkan dengan ketakwaan kita yang semaksimal mungkin, sesuai batas kemampuan yang kita miliki.

Akhirnya, marilah kita berdo’a kepada Allah SWT, dengan penuh ketundukkan dan kekhusyu’an hati, agar kita senantiasa mendapatkan ampunan, hidayah dan bimbingan-Nya.

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ وَلَهُ الْحَمْدُ فِي الْآخِرَةِ وَهُوَ الْحَكِيمُ الْخَبِيرُ اللهم صل وسلم على محمد وعلى آله محمد كما صليت وسلمت على إبراهيم وعلى آله إبراهيم فى العالمين إنك حميد مجيد.

اَللّهُمَّ اغْفِرْلِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلاَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ بِرَحْمَتِكَ يَاوَاهِبَ الْعَطِيَّاتِ.

اللَّهُمَّ اجْعَلْ جَمْعَنَا هَذَا جَمْعًا مَرْحُوْمًا، وَاجْعَلْ تَفَرُّقَنَا مِنْ بَعْدِهِ تَفَرُّقًا مَعْصُوْمًا، وَلا تَدَعْ فِيْنَا وَلا مَعَنَا شَقِيًّا وَلا مَحْرُوْمًا.

اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتُّقَى وَالعَفَافَ وَالغِنَى

رَبَّنَااَتِنَافِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلاَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

عِبَادَالله اِنَّ اللهَ يَأْمُرُبِالْعَدْلِ وَاْلاِحْسَانِ وَاِيْتَاءِذِى الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْىِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ فَاذْكُرُوااللهَ الْعَظِيْمِ يذكركم وَاشْكُرُوهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ. وَلَذِكْرُاللهِ اَكْبَرُ

Nyanyi, Antara Perselisihan Royalti dan Manfaat Kesehatan yang Terabaikan

Perdebatan Royalti Musik dan Pengaruhnya pada Kehidupan Sehari-hari

Beberapa waktu terakhir, dunia musik Indonesia diwarnai dengan perdebatan sengit terkait royalti. Perseteruan ini melibatkan banyak pihak, mulai dari para musisi hingga pelaku usaha seperti pemilik kafe dan restoran. Bagi sebagian musisi, royalti adalah bentuk penghargaan terhadap karya mereka. Namun bagi sebagian pemilik usaha, aturan pemungutannya masih membingungkan dan terasa membebani. Akibatnya, terjadi tarik ulur kepentingan yang sulit diakhiri dalam waktu singkat.

Fenomena yang muncul sebagai dampak dari kisruh ini cukup menarik. Banyak kafe dan restoran yang memilih berhati-hati dalam memutar musik di ruang publik. Ada yang mengganti playlist lagu populer dengan suara alam seperti kicauan burung, gemericik air, atau musik instrumental bebas lisensi. Ada pula yang memutuskan untuk membiarkan suasana tetap sunyi, hanya diisi dengan suara obrolan pengunjung dan dentingan sendok di cangkir. Semua dilakukan demi menghindari potensi kewajiban membayar royalti. Situasi ini, mau tidak mau, mengubah cara kita mengonsumsi musik di ruang publik.

Namun di tengah suasana ini, ada peluang yang bisa dimanfaatkan. Jika musik di ruang publik mulai dibatasi, mengapa tidak menciptakan konser sendiri di ruang privat? Menyanyi di rumah, di kamar, atau bahkan di mobil ternyata bukan hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi tubuh dan pikiran.

Menyanyi Sebagai Aktivitas Universal

Menyanyi adalah salah satu bentuk ekspresi manusia yang paling tua. Dari nyanyian pengantar tidur ibu kepada bayinya, lagu rakyat di desa, hingga konser megah di stadion, aktivitas ini menyentuh berbagai lapisan usia dan budaya. Menariknya, menyanyi tidak memerlukan peralatan canggih atau tempat khusus. Semua orang bisa melakukannya kapan saja, di mana saja.

Meski sering dianggap hanya sebagai hiburan, menyanyi sesungguhnya memiliki banyak dampak positif. Secara fisik, menyanyi membantu melatih kontrol pernapasan. Saat seseorang bernyanyi, ia secara alami mengatur napas untuk menyesuaikan tempo dan nada. Hal ini melibatkan kerja paru-paru yang lebih teratur, melatih otot pernapasan seperti diafragma, serta menguatkan otot tenggorokan yang juga berperan dalam proses berbicara dan menelan.

Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa aktivitas ini mampu meningkatkan kadar saturasi oksigen dalam darah, yang berarti tubuh mendapatkan suplai oksigen lebih baik. Selain itu, menyanyi dapat membantu mengendalikan rasa nyeri dan meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh. Tidak mengherankan jika terapi bernyanyi kini mulai diperkenalkan dalam beberapa metode pemulihan kesehatan.

Efek Psikologis yang Tidak Bisa Diabaikan

Manfaat menyanyi tidak berhenti pada aspek fisik. Secara psikologis, aktivitas ini memiliki efek yang kuat dalam memengaruhi emosi. Saat bernyanyi, tubuh memproduksi hormon endorfin—yang dikenal sebagai hormon kebahagiaan—serta oksitosin, yang berperan dalam mengurangi stres dan rasa cemas. Efek ini membuat banyak orang merasa lebih lega, bersemangat, dan optimis setelah bernyanyi, bahkan jika mereka merasa suara mereka tidak begitu merdu.

Musik dan nyanyian juga berperan dalam meningkatkan suasana hati. Mendengarkan musik saja sudah mampu memicu pelepasan hormon dopamin, apalagi jika kita ikut bernyanyi. Pada tingkat yang lebih sosial, bernyanyi bersama orang lain—misalnya dalam paduan suara atau karaoke—dapat mempererat hubungan interpersonal. Aktivitas ini menciptakan rasa kebersamaan, meningkatkan komunikasi, dan mengurangi rasa kesepian.

Banyak penelitian yang mengaitkan kegiatan bernyanyi dengan tiga elemen penting dalam kesejahteraan manusia: pengelolaan identitas diri, peningkatan suasana hati, dan penguatan hubungan antarindividu. Lagu-lagu tertentu sering kali menjadi bagian dari identitas pribadi, mewakili pengalaman, ingatan, atau nilai-nilai yang dianut seseorang.

Lagu-lagu di Ruang Privat Tanpa Batasan

Di tengah polemik royalti musik, ada kabar baik untuk para penggemar nyanyi. Menyanyi di ruang privat—entah itu di rumah, mobil, atau bahkan di kamar mandi—tidak dikenakan biaya royalti. Aktivitas ini sepenuhnya bebas dilakukan tanpa khawatir melanggar aturan. Bagi banyak orang, momen bernyanyi sendirian bisa menjadi pelarian dari tekanan sehari-hari.

Bernyanyi saat menyetir di tengah kemacetan, bersenandung kecil sambil memasak, atau mengalunkan lagu favorit sebelum tidur, semuanya mampu memberikan efek relaksasi yang signifikan. Tidak perlu panggung megah atau perlengkapan audio mahal; yang dibutuhkan hanya suara, melodi, dan keberanian untuk menikmatinya.

Fenomena “konser pribadi” ini bahkan bisa menjadi tren baru. Jika di ruang publik kita mulai kehilangan kebebasan untuk mendengar lagu favorit, maka di ruang pribadi kita bisa memutarnya sepuas hati sambil bernyanyi tanpa batas.

Manfaat Menyanyi untuk Produktivitas

Manfaat menyanyi ternyata juga bisa merembet ke ranah produktivitas. Musik dan nyanyian dapat membantu sebagian orang untuk lebih fokus saat bekerja atau belajar. Irama lagu dapat menjadi pemicu konsentrasi, sementara proses bernyanyi itu sendiri membantu mengalihkan perhatian dari pikiran yang terlalu penuh atau stres yang menumpuk.

Polanya mirip dengan latihan pernapasan dalam yoga. Saat bernyanyi, kita menarik dan menghembuskan napas secara teratur, yang pada gilirannya menurunkan tekanan darah, memperlambat detak jantung, dan menciptakan efek menenangkan. Hal ini menjelaskan mengapa banyak orang merasa pikirannya lebih jernih dan tubuh lebih rileks setelah bernyanyi.

Dari Kafe Sunyi ke Kebebasan di Rumah

Kisruh royalti musik telah mengubah lanskap hiburan di ruang publik. Kafe dan restoran yang dulu akrab dengan dentingan lagu populer kini lebih sering sunyi atau diisi suara alam. Perubahan ini tentu memengaruhi pengalaman pengunjung, tetapi juga memicu lahirnya kebiasaan baru di ruang pribadi.

Menyanyi di rumah menjadi bentuk perlawanan kecil yang menyenangkan. Ia mengembalikan musik ke pangkuan setiap individu, bukan sekadar sebagai hiburan yang harus dibayar, tetapi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari yang bebas dan alami. Dalam konteks ini, menyanyi tidak lagi hanya soal nada dan lirik, tetapi juga tentang kebebasan, kesehatan, dan kebahagiaan.

Kesimpulan: Saatnya Menghidupkan Konser Pribadi

Di tengah perdebatan panjang tentang royalti musik, kita bisa memilih untuk tetap memelihara hubungan personal dengan musik melalui nyanyian. Manfaat fisik dan mentalnya terlalu besar untuk diabaikan. Dari peningkatan fungsi paru-paru hingga pelepasan hormon bahagia, menyanyi adalah aktivitas yang sederhana namun berdampak besar.

Tidak perlu panggung, tidak perlu penonton, dan tentu saja tidak perlu membayar royalti. Cukup nyalakan lagu favorit, atur napas, dan biarkan suara mengalir. Siapa pun bisa menjadi bintang di konser pribadinya sendiri, di mana pun dan kapan pun. Dan mungkin, di tengah heningnya kafe-kafe yang dulu ramai musik, justru di rumah kitalah musik menemukan bentuk kebebasannya yang sejati.

5 Fakta Menarik Lekewe Gunung, Antelop dengan Sebaran Unik

Penjelasan Mengenai Lekewe Gunung

Afrika dikenal sebagai rumah bagi berbagai spesies antelop yang hidup di berbagai wilayah benua ini. Dari utara hingga selatan, barat hingga timur, pasti ada satu jenis antelop yang tinggal di habitat tertentu. Salah satu spesies yang akan dibahas kali ini adalah lekewe gunung (Redunca fulvorufula). Hewan ini memiliki ukuran tubuh yang relatif kecil hingga sedang dengan panjang tubuh sekitar 100—136 cm, tinggi 65—89 cm, dan bobot 35—65 kg. Terdapat dimorfisme seksual pada spesies ini, di mana hanya jantan yang memiliki tanduk sepanjang 13—35 cm dan ukuran tubuh yang lebih besar dari betina. Lekewe gunung memiliki rambut halus dan lembut dengan warna abu-abu kekuningan, serta sedikit warna putih di bagian bawah dan sekitar mulut.

Berikut adalah beberapa fakta menarik tentang lekewe gunung:

Peta Persebaran, Habitat, dan Makanan Favorit

Lekewe gunung terdapat di tiga wilayah utama Afrika, yaitu Afrika Selatan dan Botswana, Afrika Timur (Tanzania, Kenya, Uganda, Sudan, dan Ethiopia), serta Afrika Barat (hanya di Kamerun). Ketiga populasi ini membagi spesies menjadi tiga subspesies. Habitat lekewe gunung cukup beragam, termasuk daerah bukit setinggi 1.400—5.000 meter di atas permukaan laut, area datar, kawasan dengan pepohonan, atau dekat sumber air. Mereka sangat fleksibel dalam menjalani aktivitasnya, baik siang maupun malam hari.

Sebagai herbivora, makanan utama lekewe gunung adalah rumput berkualitas tinggi. Mereka sering mencari area dengan vegetasi lebat dan dekat sumber air. Hal ini membuat mereka tergantung pada air tawar setiap harinya.

Kehidupan Sosial Lekewe Gunung

Lekewe gunung hidup dalam kelompok, meskipun struktur kelompoknya unik. Betina biasanya membentuk kelompok yang terdiri dari 3—12 individu, termasuk anak-anak mereka. Jantan cenderung hidup sendiri dan memiliki wilayah teritorial. Sementara itu, lekewe gunung muda, terutama jantan muda, membentuk kelompok kecil.

Jantan dewasa umumnya toleran terhadap kehadiran kelompok betina atau lekewe gunung muda, kecuali saat jantan lain masuk ke wilayahnya. Mereka bisa bersikap agresif dengan mengeluarkan suara khusus dan melakukan kontak fisik menggunakan tanduk jika diperlukan. Kelompok betina saling menjaga satu sama lain, terutama ketika berada di area datar untuk mengamati ancaman predator. Saat cuaca panas, mereka mencari tempat teduh untuk beristirahat.

Cara untuk Bebas dari Serangan Predator

Di Afrika, lekewe gunung menghadapi ancaman dari berbagai predator seperti singa, anjing liar, macan tutul, kucing karakal, dan jakal. Untuk bertahan hidup, mereka memiliki strategi efektif. Salah satunya adalah kemampuan berlari cepat hingga kecepatan 90 km per jam. Kecepatan ini didukung oleh lingkungan alaminya yang berupa kawasan bukit dan gunung yang curam.

Ketika mendeteksi predator, lekewe gunung akan mengeluarkan suara seperti peluit yang melengking sebagai tanda bahaya. Suara ini juga berfungsi sebagai alarm bagi hewan lain di sekitarnya. Hal ini meningkatkan kesempatan mereka untuk selamat dari ancaman predator.

Sistem Reproduksi

Lekewe gunung termasuk hewan poligini, di mana jantan dapat kawin dengan beberapa betina di sekitar wilayahnya. Musim kawin bisa terjadi kapan saja, terutama saat musim kemarau. Betina mengandung selama sekitar 8 bulan dan hanya melahirkan satu anak per periode reproduksi. Anak lekewe gunung akan disembunyikan di area dengan vegetasi lebat selama sebulan pertama. Setelah itu, mereka diperkenalkan ke kelompok induk. Lekewe gunung jantan dianggap dewasa saat berusia 27 bulan, sedangkan betina sekitar 9—24 bulan. Di alam liar, usia maksimum lekewe gunung mencapai 18 tahun.

Status Konservasi

Menurut IUCN Red List, lekewe gunung termasuk dalam kategori “terancam punah” karena penurunan populasi yang signifikan setiap tahun. Alasan utamanya adalah perburuan ilegal, konflik dengan manusia akibat masuknya lekewe gunung ke lahan pertanian, serta ekspansi lahan manusia yang mengurangi habitat alami mereka. Populasi lekewe gunung diperkirakan sekitar 36.000 individu, dengan subspesies di Afrika Selatan memiliki jumlah terbesar, sementara subspesies di Afrika Barat hanya tersisa sekitar 450 individu.

Upaya konservasi sangat penting untuk memastikan kelestarian spesies ini. Dengan perlindungan yang optimal, harapan untuk melestarikan lekewe gunung tetap terbuka.

7 Cara Ubah Kekurangan Jadi Kekuatan Seperti Drama Korea My Lovely Journey

Kehidupan yang Penuh Perjuangan dan Belajar di Drakor My Lovely Journey

Menjadi seorang idola di dunia hiburan tidak selalu mudah. Di balik sorotan lampu panggung dan senyum yang terlihat tulus, ada perjuangan yang sering tidak disadari oleh penggemar. Dalam drakor My Lovely Journey, karakter Kang Yeo Reum (diperankan oleh Gong Seung Yeon) menunjukkan bahwa kehidupan seorang idola penuh dengan tantangan. Ia digambarkan sebagai sosok yang penuh pesona, namun juga memiliki kelemahan yang membuatnya terasa begitu manusiawi. Kecemasan terhadap masa depan, keraguan pada diri sendiri, dan kesulitan menemukan tujuan hidup menjadi bagian dari kisahnya yang penuh warna. Hal-hal ini membuat penonton mudah merasa dekat dengan sosok Yeo Reum, seolah ia adalah teman yang sedang berjuang bersama kita.

Yang menarik, kelemahan-kelemahan tersebut tidak menjadi hambatan mutlak bagi Yeo Reum. Justru, setiap kekurangan justru membentuk perjalanan hidup yang menginspirasi. Ia belajar mengubah hal-hal yang dianggap minus menjadi kekuatan yang membantunya bertahan di tengah persaingan dunia hiburan. Dari ketidakpastian, ia belajar menemukan keyakinan. Dari keluguan, ia menemukan cara untuk tetap tulus di tengah kepalsuan. Perjalanan Yeo Reum menjadi bukti bahwa kelemahan tidak selalu berarti kelemahan, jika kita tahu cara mengolahnya, justru bisa menjadi senjata rahasia untuk sukses.

1. Belajar Mengutamakan Diri Sendiri Tanpa Mengabaikan Orang Lain

Yeo Reum sering kali terlalu fokus menyenangkan orang lain hingga lupa pada kebutuhannya sendiri. Kondisi ini membuatnya mudah lelah dan kehilangan arah. Namun, seiring waktu, ia menyadari pentingnya memberi ruang bagi diri sendiri untuk berkembang. Menghargai kebutuhan pribadi bukan berarti egois, melainkan bentuk menjaga kesehatan mental. Dengan mulai menetapkan batasan, Yeo Reum belajar mengatakan tidak pada hal yang menguras energinya. Hal ini justru membuatnya lebih tulus saat membantu orang lain, karena ia hadir dengan hati yang utuh. Menjadi penolong yang baik dimulai dari merawat diri sendiri terlebih dahulu.

2. Mengolah Fashion Nyeleneh Jadi Signature Look yang Ikonomik

Gaya busana Yeo Reum sering kali membuat orang geleng kepala. Namun, gaya ini justru menjadi pembeda yang membuatnya lebih menonjol. Ia belajar menerima bahwa tidak semua orang akan setuju dengan pilihan fashion-nya. Menariknya, setiap kombinasi unik yang ia kenakan sering menjadi topik pembicaraan, bahkan menginspirasi penggemarnya untuk lebih berani bereksperimen dengan gaya mereka sendiri. Dengan keberanian bereksperimen, Yeo Reum menunjukkan bahwa fashion adalah ekspresi diri, bukan sekadar tren. Penampilannya menjadi tanda bahwa percaya diri bisa tumbuh dari keunikan, bukan dari kesempurnaan. Bahkan ketika ada komentar negatif, ia memanfaatkannya sebagai motivasi untuk tampil lebih percaya diri, membuktikan bahwa gaya personal adalah cerminan kepribadian, bukan sekadar pakaian di tubuh.

3. Dari Riasan Sederhana Menuju Pesona yang Memikat

Keterampilan make-up Yeo Reum memang di bawah rata-rata. Namun, ia menggunakannya sebagai motivasi untuk belajar dari ahlinya. Setiap langkah kecil dalam belajar membuatnya semakin percaya diri saat tampil di depan publik. Bahkan, ia mulai menemukan gaya riasan khas yang sesuai dengan bentuk wajah dan karakternya, sehingga tampilannya terlihat lebih alami, namun tetap menawan. Proses ini mengajarkan bahwa rasa minder bisa dikalahkan dengan kemauan untuk berkembang. Dengan usaha yang konsisten, sesuatu yang dulu menjadi kelemahan bisa menjadi sumber rasa bangga. Seiring waktu, teknik riasannya menjadi senjata rahasia yang membantunya menonjol di setiap kesempatan, baik di atas panggung maupun di kehidupan sehari-hari.

4. Menjadikan Ke polosan sebagai Pesona yang Membekas di Hati

Keluguan Yeo Reum sering membuatnya terjebak dalam situasi konyol. Namun, sifat ini juga yang membuatnya tampak tulus dan jujur di mata orang lain. Keaslian karakternya menjadi daya tarik tersendiri. Banyak orang yang merasa nyaman berada di sekitarnya karena ia tidak berpura-pura atau memasang topeng sosial yang melelahkan. Alih-alih mengubahnya menjadi pribadi yang curiga berlebihan, Yeo Reum belajar menggunakan keluguan untuk tetap bersikap positif. Hal ini membuatnya selalu membawa energi cerah ke sekitarnya. Bahkan, kepolosannya sering menjadi pemicu momen-momen hangat yang menginspirasi orang lain untuk berani menunjukkan sisi asli mereka.

5. Membangun Keyakinan Diri di Tengah Sorotan Perbandingan

Perbandingan dengan idola lain membuat Yeo Reum mudah minder. Namun, ia menyadari bahwa setiap orang punya jalannya sendiri. Fokus pada perkembangan diri jauh lebih penting daripada meniru orang lain. Ia mulai melihat perbandingan bukan sebagai ancaman, melainkan sebagai cermin untuk mengevaluasi dan mengapresiasi kemampuannya sendiri. Dengan mengapresiasi pencapaiannya, sekecil apa pun, Yeo Reum mulai membangun kepercayaan diri yang kokoh. Ia membuktikan bahwa nilai diri tidak ditentukan oleh opini orang. Bahkan, ia menggunakan kritik dan komentar sebagai bahan bakar untuk berlatih lebih keras, menjadikannya pribadi yang lebih tangguh dan berdaya saing tinggi.

6. Melepaskan Luka Lama untuk Membuka Lembaran Baru

Kenangan buruk membuat Yeo Reum sulit move on. Namun, ia mulai belajar bahwa masa lalu tidak bisa diubah, sementara masa depan masih bisa dibentuk. Proses ini memang tidak instan, tetapi setiap langkah kecil adalah kemajuan. Ia pun mulai mengisi harinya dengan kegiatan baru yang membantunya fokus pada hal-hal positif, bukan terus-menerus memikirkan apa yang telah berlalu. Dengan memaafkan diri sendiri dan orang lain, ia bisa melangkah lebih ringan. Pelepasan ini membawanya pada peluang baru yang sebelumnya terhalang oleh kenangan lama. Ia menyadari bahwa kebahagiaan sejati hanya bisa hadir ketika kita memberi ruang bagi hal-hal baru untuk masuk ke dalam hidup.

7. Menikmati Proses Menemukan Arah Hidup yang Sesuai Hati

Kebingungan menentukan tujuan hidup membuat Yeo Reum frustrasi. Namun, ia mulai melihat proses pencarian itu sebagai petualangan. Setiap pengalaman, baik yang menyenangkan maupun menyakitkan, memberi petunjuk tentang apa yang ia cintai. Ia pun belajar bahwa pencarian ini bukanlah perlombaan, melainkan perjalanan pribadi yang membentuk kedewasaan dan perspektif hidupnya. Dengan bersabar dan terbuka pada kesempatan baru, Yeo Reum akhirnya menemukan hal-hal yang benar-benar penting baginya. Perjalanan ini membuktikan bahwa tidak semua jawaban harus ditemukan sekaligus. Ia memahami bahwa perubahan tujuan hidup adalah hal yang wajar, selama ia tetap setia pada nilai-nilai yang diyakininya.

Kisah Kang Yeo Reum di drakor My Lovely Journey menunjukkan bahwa kelemahan bukanlah akhir dari segalanya. Setiap kekurangan bisa menjadi kekuatan jika kita mau belajar dan bertumbuh darinya. Perjalanan Yeo Reum adalah pengingat bahwa menjadi diri sendiri, dengan segala kelebihan dan kekurangan, adalah langkah terbaik menuju kebahagiaan.

Vino G. Bastian dan Cinta pada Film Keluarga, Peran Anak-Istri

Vino G. Bastian Bicara tentang Film Barunya dan Alasan Ia Tertarik pada Film Keluarga

Pada hari Jumat (8/8/2025), suasana kantor IDN terasa lebih ceria karena kedatangan aktor ternama, Vino G. Bastian. Dalam wawancara yang berlangsung di kantor tersebut, Vino memperkenalkan film terbarunya yang dibintanginya bersama Nirina Zubir berjudul Hanya Namamu Dalam Doaku. Film ini menceritakan kisah keluarga yang menyentuh hati, dan Vino mengungkapkan antusiasme yang besar terhadap tema film seperti ini.

1. Kecintaan terhadap Film Keluarga

Menurut Vino, film-film bertema keluarga memiliki kisah yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Ia tidak hanya senang sebagai aktor, tetapi juga sebagai penonton. Dalam wawancara tersebut, ia menjelaskan bahwa film keluarga bisa membuat penonton merasa terhubung dengan karakter-karakternya. “Film keluarga itu selalu menarik karena kisahnya dekat dengan kehidupan kita,” ujarnya.

Vino juga mengatakan bahwa ia tidak pernah ragu untuk menerima tawaran film yang berkaitan dengan hubungan antarkeluarga, baik itu komedi, aksi, atau drama. Menurutnya, hal ini membuatnya lebih mudah dalam memerankan karakter yang sesuai dengan tema tersebut.

2. Bukan Tipe Orang yang Mudah Sedih

Meski film Hanya Namamu Dalam Doaku membutuhkan emosi yang dalam, Vino mengakui bahwa ia bukan tipe orang yang mudah sedih. Ia justru lebih mudah kepikiran dengan karakternya. Salah satu momen yang ia ingat adalah saat membaca naskah film tersebut, tangannya mendadak cedera dan tidak bisa digerakkan. Hal ini sempat membuatnya cemas, namun ia berusaha tetap optimis.

“Saya melihat ini sebagai pertolongan Tuhan agar film ini bisa dilanjutkan dengan lancar,” kata Vino sambil menggerakkan tangannya. Ia juga berharap bahwa pengalaman ini bisa menjadi bagian dari doa semua pihak agar film ini bisa sukses.

3. Pentingnya Improvisasi dalam Peran

Dalam sesi wawancara ini, Vino juga membahas pentingnya improvisasi dalam proses syuting. Ia menegaskan bahwa ia tidak ingin menjadi aktor yang hanya mengikuti template. Meskipun tim produksi sudah melakukan riset yang mendalam, Vino tetap ingin memberikan sesuatu yang berbeda agar adegannya tidak terkesan monoton.

“Saya tidak ingin jadi aktor yang terlalu kaku. Saya ingin punya sesuatu yang unik dan bisa diterima oleh penonton,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa setiap improvisasi yang ia lakukan selalu disetujui oleh sutradara agar pesan film tetap tersampaikan dengan baik.

4. Pertimbangan Saat Menerima Tawaran Film

Vino juga berbagi tentang hal-hal yang ia pertimbangkan saat menerima tawaran film. Menurutnya, pertama-tama ia akan membaca naskah dan mengevaluasi karakter yang akan ia mainkan. Setelah itu, ia baru melihat siapa sutradara yang akan menggarapnya.

Selain itu, Vino juga sering melibatkan istri dan anaknya dalam proses pengambilan keputusan. Menurutnya, pendapat dari istri dan anaknya lebih objektif karena mereka memiliki perspektif yang berbeda. “Anak saya lebih pintar karena tumbuh di era media sosial. Mereka memiliki pengalaman yang lebih luas,” tambahnya.

5. Film Hanya Namamu Dalam Doaku Akan Tayang di Bioskop

Bagi para penggemar Vino G. Bastian, film Hanya Namamu Dalam Doaku merupakan comeback yang sangat dinantikan. Film ini akan tayang di bioskop mulai tanggal 21 Agustus 2025. Dengan kisah yang menyentuh dan pembintangan yang kuat, film ini dipastikan akan menguras air mata penonton.

Daftar Lengkap Musisi di Pestapora 2025

Festival Musik Pestapora 2025: Pengalaman yang Tidak Bisa Dilewatkan

Festival musik tahunan yang sangat dinantikan, Pestapora, akan kembali digelar pada tahun 2025. Acara ini akan menjadi ajang perayaan bagi para penggemar musik dari berbagai kalangan dan genre. Festival yang akan berlangsung selama tiga hari berturut-turut, yaitu tanggal 5, 6, dan 7 September 2025, akan diselenggarakan di Gambir Expo & Hall D2, JIEXPO, Jakarta.

Festival Director Pestapora, Kiki Aulia Ucup, menyatakan bahwa Pestapora 2025 tidak hanya sekadar festival musik biasa, tetapi juga menjadi ruang untuk merayakan berbagai komunitas dan generasi. “Di Pestapora, kamu bisa menikmati penampilan dari berbagai genre dan puluhan komunitas dalam satu rangkaian pengalaman yang unik dan tidak bisa ditemukan di tempat lain,” ujarnya.

Daftar Musisi yang Tampil di Pestapora 2025

Pestapora 2025 akan menghadirkan ratusan musisi ternama dan baru yang akan tampil setiap harinya. Berikut adalah daftar lengkap musisi yang akan tampil:

Hari Pertama – 5 September 2025

Hari pertama akan dimulai dengan sesi bertajuk “tukar lagu” yang menampilkan kolaborasi dan penampilan khusus. Beberapa musisi yang akan tampil antara lain The Jansen, Sore, Slank x Sal Priadi, Reality Club, RAN, Pee Wee Gaskins, Parade Hujan, Morfem x NTRL, Mocca, Maliq & D’Essentials x Soneta Group, Juicy Luicy, Jason Ranti, J-Rocks, Hindia, Efek Rumah Kaca, Ebiet G Ade x Iwan Fals, DPMB x Serigala Malam, Danilla on 7, Bernadya, Barasuara, .Feast, Banda Neira, dan banyak lagi.

Selain itu, ada juga musisi seperti Yups, Tough Love, Thirteen with Jodi, The Upstairs, The Skit, The Flowers, The Adams, Texpack, Sundialll, Sun D, Sub, Soup Snakes, Soul Menace, NDX A.K.A, Nara, Namoy Budaya, Much, Military Reggae Front, Majelis Lidah Berduri, Madmax, Mad Madmen, Liga Senirupa (Bola Sore), Liar’s Wife, L’Alphalpha, Kinder Bloomen, KC Jones, Kapala Itang, Hip Hop Reggae Connection, Funeuruu, Fufu Clan, FirstRate, Egnever, Dirayah & Friends, Dipha Barus, Dental Surf Combat, Colorcode, Club Eighties Bakar Bakaran, Cécil Yang, Bianca Da Silva, Beijing Connection, dan Bani Haykal.

Hari Kedua – 6 September 2025

Hari kedua akan menampilkan musisi seperti Young Lex, Yori, Yacko, Xin Lie, White Chorus, Twenty Nine Teens, Tulus, Tripov, Tribute to Barefood, The Popstar, The Panturas, The Lantis, The Cottons, The Changcuters, The Adams x FSTVLST, Tenxii, Jemsi, Naykilla, Tarrkam (Reunion), Swellow, Sukatani, Splitz, Silampukau, Sick Zombies, Setia Band, Sentimental Moods, Salma Salsabil, Sabrina, Rrag, Rony Parulian, Rocket Rockers, Rhoma Irama and Soneta Group, Reruntuh, Rekah, Rebellion Rose, Raisa x Bernadya, Rafi Sudirman, Pleasure Noise Crew, Philipponk, Petra Sihombing, Perunggu, Peletteras, Nidji, Ngobrol Sore with Special Appearance by Kupukupu, Namoy Budaya, Naken, Morfem, Mister Nobody, Mikonaiko, Miguell Kaidel, Liturgy, Leipzig, dan Kunto Aji.

Penampil lainnya termasuk Kodim Sound, Kendrock, Kelalewar Malam, Kebunku, Jogja Sonic Index, JKT48 (with MC KC Jones), Jeslla, Jason Ranti x Dongker, Januarta & Fow Records, Jamrud, Iwa K, Neo, Psquad, Sweet Martabak, Ibel, Hindia, High Therapy, Harum Manis, Gumatat Gumitit Gospell, For Revenge, Endank Soekamti, DJ Travella, Dere, Denny Caknan, Broken Butterfly Boyz, Baxlaxboy, Banda Neira, Anneleyze, Ali, Adikara, Acid Speed, dan 4AA Clan.

Hari Ketiga – 7 September 2025

Hari ketiga akan diisi oleh Yura Yunita, Xiblinx (King T & Neme6), Xandega, Winky Wiryawan, Wijaya 80, White Swan, Vandra & 207 Crew, Valentina Ploy, Traffic Jam, Toxicdev!, The Jeblogs, Teenage Death Star, Sun Mejik, Sprayer, Sound Solution Reunion, Souljah, Soul Menace, Slothkidd, Slayla, Skandal, Sivia, Shaggydog, Sanjonas, Sal Priadi, Rumahsakit, Rani Jambak, Raisa, Ornament, Om Lorenza, NegatifA, Navicula, Nadhif Basalamah, Mote Soundsystem, Morad, Maliq & D’Essentials, Lomba Sihir, Liga Senirupa (Bola Sore), Last Child, Koddim Sound, King Nassar, Kenya, Keep It Real, Kahtina, Juicy Luicy, Jalesdeva, J-Rocks, Iwan Fals & Band, Indische Party, HIVI!, Gusti Irwan Wibowo, Goodnight Electric, Gnarly Club, Gledeg, Give It to Me Harder (Frizzyboyz B2B Adyoro, SHIK B2B P.T. Hardcoreinod, Oschie B2B Jourdy Cox), Gezan, Gallyglitch, Filler, Filastine & Nova, Erwin Gutawa Orchestra at The Crowd, Elephant Kind, Efek Rumah Kaca, Durga, DJ Paws, DJ Love, Dipha Barus (with MC KC Jones), Dentum Laboratory, Deathless, Dato’ Sri Siti Nurhaliza, Creve, Ouverté, Cloudburst, Ciko, Centra, Broddy Fae, Bobby Suryadi, Bleederz, Bilal Indrajaya, Bernadya, Barasuara, Bandempo, Bacil, Azura, Gace (Poris), Antinrml (Suisel, Dia, Josua Natanael, Ryo, Anangga, Naufal Syachreza), Alien Dub, dan .Feast.

9 Anime Romantis dengan Hubungan Pura-pura, Membuat Geregetan!

Genre Romance dalam Anime yang Penuh Drama dan Kehidupan

Anime romance adalah salah satu genre yang sangat diminati oleh banyak penggemar anime. Di dalamnya, terdapat berbagai bentuk hubungan romantis yang bisa bervariasi, mulai dari hubungan yang saling suka hingga pasangan yang sudah menikah. Namun, ada juga cerita-cerita yang menghadirkan hubungan pacaran pura-pura yang penuh drama dan dinamika.

Pacaran pura-pura sering kali muncul karena alasan tertentu, seperti tekanan keluarga atau kebutuhan untuk menjaga reputasi. Meskipun awalnya tidak benar-benar saling menyukai, hubungan ini bisa berkembang menjadi cinta sejati. Berikut ini beberapa rekomendasi anime romance yang mengangkat topik pacaran pura-pura:

1. Nisekoi

Nisekoi menceritakan kisah Ichijou Raku, putra tunggal keluarga yakuza yang ingin hidup normal. Namun, saat keluarganya diserang oleh geng Amerika, ia dipaksa untuk pura-pura berpacaran dengan Kirisaki Chitoge, putri ketua geng tersebut. Awalnya mereka saling benci, tetapi hubungan ini justru memicu berbagai konflik dan perasaan yang tak terduga.

2. Why Raeliana Ended Up at the Duke’s Mansion

Anime ini diadaptasi dari manhwa dengan judul sama. Ceritanya mengisahkan Raeliana yang bereinkarnasi sebagai karakter dalam novel yang ia baca. Ia meminta Noah untuk berpura-pura menjadi tunangannya agar bisa menghindari nasib tragis yang pernah dialaminya. Hubungan ini penuh dengan intrik dan kejutan.

3. More Than a Married Couple, But Not Lovers

Anime ini mengambil setting sekolah dengan tradisi unik, di mana siswa kelas 3 SMA dipasangkan secara acak sebagai pasangan suami istri. Jirou dan Akari harus berpura-pura sebagai pasangan, sementara Shiori dan Minami juga dipasangkan. Mereka kemudian berusaha mendapatkan poin agar bisa bertukar pasangan.

4. Wolf Girl and Black Prince

Erika meminta Kyouya untuk berpura-pura menjadi pacarnya agar bisa menghindari ejekan teman-temannya. Namun, Kyouya ternyata memiliki sisi yang kasar dan sadis. Erika akhirnya mulai melihat sisi lain dari Kyouya dan perlahan jatuh hati padanya.

5. Oreshura

Eita tidak percaya pada cinta setelah melihat hubungan orangtuanya yang tidak setia. Masuzu memaksa Eita berpura-pura menjadi pacarnya agar bisa menghindari perhatian cowok lain. Hubungan ini pun berubah menjadi lebih rumit dan penuh konflik.

6. Scum’s Wish

Hanabi dan Mugi memutuskan untuk saling menggunakan satu sama lain sebagai pengganti orang yang tidak bisa mereka miliki. Mereka awalnya tidak saling menyukai, tetapi hubungan ini justru membawa mereka ke dunia yang penuh dengan rasa sakit dan kesedihan.

7. Koi to Uso

Dalam sistem pernikahan yang kompleks, Yukari dipasangkan dengan Ririna. Meski ia suka pada Misaki, Ririna bersedia membantu Yukari menjalin hubungan rahasia. Yukari pun terjebak dalam hubungan yang penuh kebohongan dan kebingungan.

8. Rent-a-Girlfriend

Kazuya menyewa pacar untuk menyembunyikan luka hatinya. Pacar sewaannya, Chizuru, ternyata memiliki sifat yang blak-blakan dan pemarah. Saat Kazuya mengunjungi neneknya, Chizuru justru terpaksa berpura-pura menjadi pacarnya.

9. My Love Story with Yamada-kun at Lv999

Akane diputuskan oleh pacarnya karena jatuh cinta pada cewek di game. Untuk mempermalukan mantannya, ia langsung mengklaim Yamada sebagai pacar barunya. Hubungan ini akhirnya berkembang menjadi cinta sejati baik di dalam maupun luar game.

Kesimpulan

Hubungan pacaran pura-pura sering kali menimbulkan drama yang menarik dan penuh perubahan. Dari alasan keluarga hingga pelarian, setiap anime ini menawarkan kisah yang unik dan menghibur. Jika kamu menyukai cerita yang penuh intrik dan perasaan, maka daftar anime ini layak ditambahkan ke watchlist-mu.

Jogja Run’nShine 2025: Lari, Seni, Musik, dan Budaya Yogyakarta

Jogja Run’nShine 2025: Acara yang Menggabungkan Olahraga, Seni, dan Budaya

Jogja Run’nShine 2025 akan menjadi acara tahunan yang menarik perhatian banyak pihak. Diadakan pada 14 September 2025 di Yogyakarta, acara ini diselenggarakan oleh Gelanggang Inovasi dan Kreativitas Universitas Gadjah Mada (GIK UGM) bekerja sama dengan Keluarga Alumni Hukum Gadjah Mada (Kahgama) dan Sirah Travel. Acara ini telah diluncurkan sebelumnya pada 18 Juli 2025 di GIK UGM Yogyakarta.

Dalam peluncuran tersebut, panitia memperkenalkan berbagai merchandise seperti jersey, medali, serta tas koleksi yang didesain oleh seniman lokal Yogyakarta. Hal ini menunjukkan komitmen acara untuk menghadirkan elemen kreatif dan artistik dalam setiap detailnya.

Direktur Utama GIK UGM, Alfatika Aunuriella Dini, menjelaskan bahwa nama Jogja Run’nShine terinspirasi dari visi besar Yogyakarta yaitu Jogja Renaissance. Visi ini menekankan Yogyakarta sebagai pusat peradaban unggul yang berbasis ilmu pengetahuan, seni, dan nilai-nilai keberadaban. Melalui acara ini, GIK UGM ingin menciptakan pengalaman yang tidak hanya menyenangkan secara olahraga tetapi juga melibatkan unsur seni dan budaya.

“Jogja Run’nShine 2025 bukan hanya tentang lari, tetapi tentang menghidupkan kembali energi kota melalui interaksi antar komunitas, pertunjukan seni dan budaya, serta eksplorasi kekayaan lokal melalui kegiatan olahraga dan olah rasa,” ujarnya dalam sebuah konferensi pers yang diadakan Kahgama.

Konferensi pers ini berlangsung pada 14 Agustus 2025 di Native Tribe Menteng, Jakarta. Hadir dalam acara tersebut adalah Ketua Umum Kahgama, Prof Dr Paripurna P Sugarda SH MHum LLM, Bendahara Umum Kahgama Triweka Rinanti SH MH, Sekretaris Jenderal Kahgama Mandela Sinaga SH MH, Direktur Marketing Galeri Bulaksumur Gayuh Adityo, Direktur Utama Sirah Travel Yoyo Prasetyo (Yoyo Padi), dan Direktur Sirah Travel Ani Fadly Arifuddin (Fadly Padi).

Kolaborasi yang Menyentuh Jiwa Kota

Perayaan olah rasa dalam Jogja Run’nShine 2025 akan diimplementasikan melalui pembukaan Galeri Bulaksumur. Galeri ini diharapkan dapat menghidupkan kembali konsep poros Bulaksumur-Gampingan. Gayuh Adityo mewakili Galeri Bulaksumur (Sedekat Imaji Rupa) menjelaskan bahwa kolaborasi ini memperkuat kesan Jogja Run’nShine 2025 sebagai ruang eksplorasi kreatif yang menyatu dengan semangat masyarakat.

Selain pembukaan Galeri Bulaksumur, perayaan olah rasa juga akan hadir dalam bentuk konser Sal Priadi. Dengan adanya konser ini, peserta dapat merasakan atmosfer seni dan musik yang hanya bisa ditemukan di Yogyakarta.

“Melalui kolaborasi ini, Sirah Travel ingin menghadirkan pengalaman wisata yang tidak terlupakan. Peserta dapat menikmati rute lari yang melintasi ikon budaya, mencicipi kuliner khas, serta merasakan atmosfer seni dan musik yang hanya bisa ditemukan di Yogyakarta,” tambah Gayuh.

Dukungan dari Alumni dan Komunitas Lokal

Ketua Umum Kahgama, Prof Paripurna, memberikan dukungan dan apresiasi atas penyelenggaraan Jogja Run’nShine 2025. Ia menilai acara ini sebagai bentuk kontribusi konkret alumni hukum UGM dalam membangun semangat kebersamaan dan cinta terhadap kota Yogyakarta melalui medium yang kreatif dan sehat.

Sekretaris Jenderal Kahgama, Mandela Sinaga, menambahkan bahwa Jogja Run’nShine 2025 juga menjadi sarana memperkuat ikatan lintas generasi alumni hukum UGM dengan masyarakat. Ia menegaskan bahwa melalui ajang ini, Kahgama ingin menunjukkan bahwa organisasi ini tidak hanya hadir di ruang akademik atau profesional, tetapi juga terlibat aktif dalam kegiatan kreatif yang menghidupkan aktivitas masyarakat.

“Kolaborasi antara alumni, komunitas lokal, pelaku seni, dan pelari dari berbagai latar belakang diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang saling menginspirasi,” tutup Mandela.

Hotel di Mataram Kehilangan Arahan, Tiba-Tiba Diminta Royalti Musik

Hotel di Mataram Kaget Dengan Tagihan Royalti Musik

Sejumlah hotel di Mataram, Nusa Tenggara Barat kaget harus berurusan dengan tagihan royalti musik dari Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN). Berdasarkan catatan Asosiasi Hotel Mataram (AHM), sebanyak 15 dari 30 anggota menerima formulir aplikasi royalti musik dari LMKN. Wakil Ketua AHM, I Made Agus Ariana, menyampaikan bahwa ini belum berupa tagihan, tetapi pihak hotel diminta mengisi formulir yang mereka kirim dengan kisaran tarif royalti mulai dari Rp 2 juta per tahun.

Agus menegaskan bahwa para hotel bingung dengan situasi ini karena tidak ada upaya sosialisasi sebelumnya. Dalam surat tersebut, terdapat informasi bahwa fasilitas hotel seperti ruang tunggu, ruang utama, kafe, restoran, spa, pusat kebugaran, pusat bisnis, kolam renang, ruang bermain anak, salon, gerai atau toko, serta lift termasuk dalam perhitungan royalti musik. Detail aturan ini juga tertulis dalam SK Kementerian Hukum dan Ham Nomor HKI.2-OT.03.01-02 Tahun 2016, MOU Nomor 001/LMKN-MOU/XI-2016 dan Nomor: 009/MOU/BPP-PHRI.XVII/11/2016 Tentang Tarif Royalti untuk Hotel dan Fasilitas Hotel.

Pembayaran royalti musik akan dilakukan setelah LMKN mengirimkan penagihan berdasarkan formulir yang diisi pihak hotel. Surat yang ditandatangani oleh Ketua Sentra Lisensi Musik Indonesia (SELMI) Jusak Irwan Sutiono menyatakan bahwa kegiatan yang Bapak/Ibu selenggarakan akan memperdengarkan karya lagu dan musik yang harus memiliki lisensi pengumuman musik dari LMKN.

Masalah TV di Kamar Hotel

Beredar kabar bahwa sejumlah hotel di Kota Mataram juga mendapat tagihan royalti musik karena fasilitas televisi (TV) di kamar hotel. Agus meluruskan bahwa kabar ini bermula saat salah satu staf hotel di Mataram menghubungi perwakilan (PIC) LMKN. Mereka bertanya apa yang terjadi bila lobi maupun restoran hotel tidak memutar musik apa pun.

Lembaga tersebut mengatakan, nanti kalau di kamar ada TV-nya terus tamu memutar lagu di TV ya kena (royalti). Pihak hotel mempertanyakan aturan tersebut karena tidak tertulis dalam Keputusan LMKN Nomor 20160527H/LMKN-Pleno/Tarif Royalti/2016 Tentang Tarif Royalti untuk Hotel dan Fasilitas Hotel bahwa penggunaan TV termasuk di dalamnya.

Tarif Royalti Musik di Hotel

Berdasarkan formulir royalti musik hotel yang dikirim LMKN, terdapat kolom data pemohon dan biaya lisensi yang perlu diisi oleh pihak hotel. Biaya lisensi musik di hotel ditetapkan berdasarkan jumlah kamar dan bintang hotel tersebut yang akan ditagih per tahun, dengan rincian sebagai berikut:

  • Hotel berbintang:
    • Hotel dengan 1-50 kamar dikenakan tarif royalti musik Rp 2 juta per tahun
    • Hotel dengan 51-100 kamar dikenakan tarif royalti musik Rp 4 juta per tahun
    • Hotel dengan 101-150 kamar dikenakan tarif royalti musik Rp 6 juta per tahun
    • Hotel dengan 151-200 kamar dikenakan tarif royalti musik Rp 8 juta per tahun
    • Hotel dengan total > 200 kamar dikenakan tarif royalti musik Rp 12 juta per tahun
  • Hotel nonbintang:
    • Hotel dengan jumlah kamar lebih dari 60 dikenakan tarif royalti musik Rp 1 juta per tahun
  • Resor, hotel eksklusif, dan hotel butik:
    • Dikenakan tarif royalti musik sebesar Rp 16 juta per tahun tanpa minimum jumlah kamar

Hotel Mau Bayar Royalti Musik, Asal…

Saat ditanya mengenai pembayaran royalti musik, Agus mengatakan, pihak hotel tidak keberatan memasukkan biaya ini dalam komponen yang harus dibayar. Namun, minimnya edukasi dan sosialisasi dari LMKN menjadi pertimbangan hotel untuk mengisi formulir royalti tersebut. Belum lagi, bisnis perhotelan saat ini sedang lesu, khususnya di kawasan NTB. Setelah diterpa pandemi Covid-19, hotel-hotel juga harus menghadapi dampak efisiensi anggaran pemerintah yang cukup besar.

IHGMA Keberatan dengan Penagihan Royalti Musik

Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) atau Asosiasi General Manager hotel di Indonesia, juga menyatakan keberatan terkait penagihan royalti musik ke hotel. Ketua Bidang Hukum IHGMA Erick Herlangga mengatakan, perlindungan hak cipta adalah bagian penting dari ekosistem industri kreatif, sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dan Peraturan Presiden Nomor 56 Tahun 2021. Namun, ia menilai bahwa pelaksanaan aturan ini harus tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, proporsionalitas, dan komunikasi yang efektif dengan para pelaku usaha.

PHRI NTB Minta Sosialisasi dari LMKN

Dihubungi terpisah, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) NTB, Ni Ketut Wolini, juga sepakat dengan AHM dan IHGMA. Menurut Wolini, LMKN seharusnya melakukan sosialisasi terkait tarif royalti musik di hotel, sebelum mengirimkan formulir royalti kepada pihak hotel. Situasi ekonomi saat ini tidak baik-baik saja. Pasca kabar royalti musik di kafe, restoran, dan hotel ramai diberitakan, sebagian hotel di NTB memilih menyetop putar musik di tempatnya. Ia menyayangkan aturan yang berhubungan dengan jumlah uang tidak sedikit, tidak dibarengi dengan edukasi skema pembayaran yang mendetail.

50 Kata-Kata Semangat Kemerdekaan 17 Agustus 2025 untuk HUT ke-80 RI

Perayaan HUT ke-80 RI dengan Semangat Kemerdekaan

Pada tahun 2025, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-80 akan jatuh pada hari Minggu, 17 Agustus. Tema yang diusung dalam perayaan kali ini adalah “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”. Momen ini menjadi saat yang tepat bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk mengenang perjuangan para pahlawan dalam meraih kemerdekaan serta memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa.

Ada banyak cara untuk ikut merayakan HUT ke-80 RI. Salah satunya adalah dengan berbagi kata-kata yang mampu membangkitkan semangat kemerdekaan melalui media sosial. Berikut ini beberapa kata-kata inspiratif yang bisa dibagikan untuk memeriahkan perayaan tersebut:

Kata-Kata Kemerdekaan 17 Agustus 2025

Berikut ini 50 kata-kata kemerdekaan yang dapat menjadi referensi untuk dibagikan di media sosial dalam rangka memperingati HUT ke-80 RI:

  • “Semangat kemerdekaan ada di hatimu. Jagalah agar tetap menyala selamanya.”
  • “Para pahlawan gugur agar kita hidup merdeka. Jangan sia-siakan pengorbanan itu.”
  • “Pahlawan tak pernah menyerah demi merah putih. Kita pun harus setia menjaganya.”
  • “Selalu jaga semangat patriotisme bersinar dalam dirimu, banggalah menjadi Indonesia.”
  • “Kemerdekaan adalah hasil perjuangan, bukan pemberian. Hargai dengan kerja kerasmu.”
  • “Bendera berkibar adalah tanda kebebasan. Pastikan ia berkibar dengan penuh harga diri.”
  • “Mereka berkorban untuk masa depan kita. Saatnya kita berjuang untuk masa depan bangsa.”
  • “Indonesia merdeka karena tekad yang tak tergoyahkan. Mari kita warisi tekad itu setiap hari.”
  • “Pahlawan berjuang tanpa pamrih. Kita membalasnya dengan menjaga Indonesia tetap berdiri.”
  • “Mari bersatu untuk menjaga, merawat, dan membangun negeri tercinta. Dirgahayu Indonesiaku!”
  • “Selalu ada rindu dan kasih untuk NKRI. Dirgahayu Republik Indonesia, sekali merdeka tetap merdeka!”
  • “Mari buktikan bahwa kita bisa membangun Indonesia yang lebih baik dengan semangat dan kerja keras.”
  • “Kita adalah generasi yang bergerak! Jadikan semangat kemerdekaan sebagai pendorong untuk berkarya!”
  • “Kemerdekaan adalah hadiah dari perjuangan, tugas kita sekarang adalah menjaganya dengan kerja nyata!”
  • “Indonesia telah bertambah usia, mari rayakan dengan penuh rasa syukur dan kebanggaan. Indonesia Jaya!”
  • “Merdeka adalah saat kita tidak takut untuk bermimpi dan berani mewujudkannya demi kebaikan bersama!”
  • “Merdeka adalah saat kita tidak takut untuk bermimpi dan berani mewujudkannya demi kebaikan bersama!”
  • “Indonesia tak muda lagi, namun perjuangan tak berhenti. Tetap majukan negeri dengan putra-putri sendiri!”
  • “17 Agustus bukan hanya perayaan, tapi pengingat untuk terus berjuang. Jangan biarkan semangatmu padam.”
  • “Berdirilah tegak untuk menunjukkan rasa hormat kepada orang-orang hebat yang mati demi kemerdekaan kita.”
  • “Kemerdekaan merupakan anugerah dari perjuangan, dan kini tugas kita adalah menjaganya dengan tindakan nyata!”
  • “Merdeka bukan berarti kita bisa hidup tanpa aturan, tetapi berarti kita hidup dalam aturan yang kita buat sendiri.”
  • “Mari menunjukkan aksi nyata untuk mengharumkan nama bangsa. Kami bangga menjadi anak Indonesia. Merdeka!”
  • “17 Agustus bukan sekadar tanggal, tapi pengingat bahwa kita adalah bangsa yang kuat, tangguh, dan penuh harapan!”
  • “Dirgahayu Indonesiaku! Mari kita kobarkan semangat persatuan dan terus melaju menuju masa depan yang gemilang!”
  • “Indonesia adalah satu. Rayakan kemerdekaan dengan perjuangan yang lebih keras untuk masa depan cemerlang.”
  • “Kemerdekaan nasional adalah bukan pencapaian akhir, tapi rakyat bebas berkarya adalah pencapaian puncaknya.”
  • “Tepat di momen saat merah putih dikibarkan, mari mengingatnya sebagai bentuk komitmen untuk merawat Tanah Air kita.”
  • “Rasa sakit akan perjuangan hanyalah sementara. Kobarkan semangat persatuan dan kesatuan untuk menjaga Ibu Pertiwi kita.”
  • “Mari gaungkan semangat kemerdekaan untuk mewujudkan kedamaian dan keharmonisan bagi negeri tercinta. Merdeka!”
  • “Jadilah generasi yang inovatif—yang tidak hanya mengkritik, tetapi juga memberikan solusi serta kontribusi nyata untuk bangsa!”
  • “Merdeka bangsaku, maka merdekalah pula pikiran, hati, dan jiwaku. Di mana pun aku berada hati selalu berada di Indonesia!”
  • “Kobarkan semangat, lumpuhkan rasa takut, dan mulailah bergerak menuju sebuah tujuan untuk terciptanya sebuah kemerdekaan.”
  • “Kemerdekaan bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk terus melakukan perubahan!”
  • “Kobarkan semangat kemerdekaan di setiap langkah. Indonesia memerlukan pemuda yang aktif bergerak, bukan hanya bersuara!”
  • “Mari tinggikan posisi Sang Dwiwarna sebagai pengingat perjuangan para pahlawan hingga titik darah penghabisan. Merdeka!”
  • “Kemerdekaan adalah hadiah terbesar dari perjuangan, jaga agar tak pernah hilang. Teruslah melangkah dengan penuh semangat.”
  • “Tanggal 17 Agustus bukan hanya sekadar angka, melainkan pengingat bahwa kita adalah bangsa yang kuat, tangguh, dan penuh harapan!”
  • “Satukan tangan dari Sabang sampai Merauke untuk mewujudkan Indonesia yang damai dan makmur. Dirgahayu Indonesia tercinta!”
  • “Jangan membuat perbedaan menjadi alasan untuk bertengkar dan melemahkan rasa kasih sayang kita. Jadikanlah itu sebagai kekuatan.”
  • “Hari ini kita tidak hanya memperingati sejarah, tetapi juga melangkah dengan tekad untuk membangun masa depan Indonesia yang lebih baik!”
  • “Sekali lagi bendera merah putih dikibarkan. Semoga momen ini menginspirasi rakyat Indonesia untuk menjunjung tinggi nilai-nilai leluhur bangsa.”
  • “Setiap langkah yang kita ambil hari ini akan menentukan masa depan Indonesia. Merdeka bukan hanya soal kebebasan, tetapi juga tentang tanggung jawab!”
  • “Merdeka bukan berarti berhenti, tetapi momen untuk terus berjuang. Ayo rawat rasa persatuan dan kesatuan demi Indonesia yang lebih baik. NKRI Harga Mati.”
  • “Nasib bangsa tidak akan berubah jika kita tak mengubahnya. Mari sama-sama berjuang. Memperbaiki diri agar bermanfaat untuk negeri. Sekali merdeka tetap merdeka!”
  • “Sakit dalam memperjuangkan kemerdekaan itu hanya sementara. Namun menyerah dalam mempertahankan kemerdekaan rasa sakitnya akan terasa selamanya. Merdeka!”
  • “Memperjuangkan kemerdekaan adalah sesuatu yang sulit, namun mempertahankannya lebih sulit lagi. Jadi, mari bergandengan tangan untuk terus melindungi Ibu Pertiwi.”
  • “Merah artinya berani dan putih berarti suci. Seperti halnya makna bendera kita, semoga Indonesia selalu berani dan jujur dalam membangun negeri ke arah yang lebih baik.”
  • “Kemerdekaan adalah anugerah, bukan hanya tentang fisik tetapi juga sikap dan cara berpikir. Ayo, isi kemerdekaan dengan momen berharga dan upaya untuk meraih kesejahteraan!”
  • “Sang Dwiwarna adalah lambang semangat juang, identitas bangsa, persatuan, dan kesatuan. Di momen kemerdekaan ini, mari merangkul rasa persatuan dan kesatuan tersebut untuk menjaga negeri Indonesia tercinta.”

Dengan berbagi kata-kata seperti di atas, masyarakat dapat turut serta dalam merayakan HUT ke-80 RI dengan penuh makna dan semangat.