Arsip Kategori: teknologi

Ahli Siber Ingatkan Dampak Lobby pada Kebijakan Teknologi di Indonesia, Bagaimana Bisa?

Ancaman dari Aktivitas Lobbyist Asing di Indonesia

Pakar keamanan siber yang juga Ketua Indonesia Cyber Security Forum (ICSF), Ardi Sutedja, menyampaikan bahwa era digital yang semakin kompleks membawa ancaman siber yang tidak hanya berasal dari luar negeri, tetapi juga dari dalam negeri sendiri. Salah satu bentuk ancaman yang paling berbahaya menurut Ardi adalah aktivitas para lobbyist yang mewakili kepentingan asing. Mereka memiliki potensi untuk menggoyahkan tatanan demokrasi dan keamanan nasional Indonesia.

Menurutnya, penting untuk memahami bagaimana operasi pengaruh (influence operation) yang dilakukan oleh lobbyist ini dapat memengaruhi penyusunan kebijakan strategis di bidang teknologi, serta dampaknya terhadap kedaulatan dan integritas negara. Fenomena ini bukan sekadar isu teoritis, melainkan ancaman nyata yang telah terbukti di berbagai negara dan kini mulai mengintai Indonesia.

Lobbying adalah praktik yang sudah ada sejak lama, di mana individu atau kelompok berusaha memengaruhi keputusan pemerintah demi kepentingan tertentu. Praktik ini sebenarnya merupakan bagian dari sistem demokrasi yang memungkinkan berbagai pihak untuk menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah. Namun, ketika lobbying dilakukan untuk kepentingan asing dan tidak diatur dengan baik, praktik ini dapat menjadi alat untuk merusak kedaulatan negara.

Di Amerika Serikat, keberadaan lobbyist diatur secara ketat melalui Undang-Undang Pendaftaran Agen Asing (Foreign Agents Registration Act, FARA) yang disahkan pada tahun 1938. Undang-undang ini mengharuskan individu atau entitas yang beroperasi sebagai agen untuk kepentingan asing untuk mendaftar dan mengungkapkan hubungan mereka dengan pihak asing tersebut. Melalui FARA, pemerintah AS berusaha menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengaruh yang diberikan oleh pihak asing terhadap kebijakan publik.

Sejarah FARA dimulai dari kekhawatiran pemerintah AS terhadap propaganda Nazi pada masa menjelang Perang Dunia II. Undang-undang ini kemudian berkembang menjadi instrumen penting untuk mengawasi aktivitas agen asing di Amerika Serikat. Dalam perkembangannya, FARA telah digunakan untuk mengungkap berbagai kasus pengaruh asing, mulai dari upaya Uni Soviet pada masa Perang Dingin hingga aktivitas negara-negara seperti China, Rusia, dan negara-negara Timur Tengah di era modern.

Pengalaman AS ini memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya regulasi yang ketat terhadap aktivitas lobbying asing. Ardi menyebutkan bahwa studi kasus penerapan FARA menunjukkan bagaimana lobbyist dapat beroperasi dengan cara yang sangat terorganisir dan sophisticated. Mereka sering kali bekerja sama dengan perusahaan teknologi besar, lembaga think tank, universitas, dan organisasi non-pemerintah untuk mempromosikan agenda yang sejalan dengan kepentingan negara asal mereka.

Bagaimana Lobbyist di Indonesia?

Ardi menjelaskan bahwa fenomena lobbyist ini mulai terlihat dengan semakin intensifnya persaingan geopolitik global. Dalam upaya untuk memajukan teknologi dan inovasi, banyak perusahaan asing, terutama dari negara-negara dengan kepentingan strategis seperti China, Amerika Serikat, dan negara-negara Eropa, berusaha mempengaruhi kebijakan pemerintah Indonesia. Mereka menggunakan lobbyist yang memiliki jaringan luas di kalangan pembuat kebijakan, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya. Lobbyist ini tidak hanya membawa agenda perusahaan mereka, tetapi juga sering kali menyisipkan narasi yang mendukung kepentingan strategis negara asal mereka.

Siapa Saja Para Lobbyist?

Menurut Ardi, umumnya para lobbyist adalah mantan pejabat pemerintah, akademisi terkemuka, atau konsultan bahkan para professional yang memiliki akses ke lingkaran kekuasaan. Mereka memanfaatkan hubungan personal dan profesional yang telah dibangun selama bertahun-tahun untuk mempengaruhi proses pengambilan keputusan. Dengan cara ini, mereka berpotensi mengubah arah kebijakan teknologi Indonesia, yang seharusnya berfokus pada kemandirian dan keamanan nasional.

Sektor yang Paling Rentan

Ardi mengungkapkan bahwa sektor teknologi dan komunikasi adalah yang paling rentan terhadap pengaruh lobbyist. Sektor ini sangat strategis karena menyangkut infrastruktur kritis negara, data pribadi warga negara, dan keamanan siber nasional. Ardi mencontohkan upaya berbagai perusahaan teknologi asing untuk mempengaruhi kebijakan terkait perlindungan data pribadi. Dengan memberikan informasi yang tidak lengkap atau menyesatkan, mereka bisa mendorong pemerintah untuk mengadopsi regulasi yang lebih menguntungkan bagi mereka, tetapi merugikan bagi masyarakat Indonesia.

Apa Dampak dari Aktivitas Lobbyist?

Ardi menjelaskan dampak dari aktivitas lobbyist asing juga dapat dirasakan dalam bidang ekonomi. Ketika kebijakan ekonomi dan teknologi dipengaruhi oleh kepentingan asing, hal ini dapat menghambat pengembangan industri domestik dan menciptakan ketergantungan ekonomi yang tidak sehat. Misalnya, jika pemerintah mengadopsi standar teknologi yang menguntungkan perusahaan asing tertentu, hal ini dapat menghambat perkembangan perusahaan teknologi lokal dan menciptakan monopoli atau oligopoli yang merugikan konsumen dan ekonomi nasional.

Untuk mengatasi ancaman ini, Ardi menyarankan Indonesia belajar dari pengalaman negara lain, terutama Amerika Serikat dalam menerapkan FARA. Namun, Indonesia juga perlu menyesuaikan pendekatan ini dengan konteks hukum, politik, dan budaya yang ada. Langkah pertama yang dapat diambil adalah membentuk kerangka hukum yang jelas untuk mengatur aktivitas lobbying, terutama yang melibatkan kepentingan asing. Kerangka hukum ini harus mencakup kewajiban pendaftaran bagi lobbyist yang mewakili kepentingan asing, pengungkapan hubungan dan aktivitas mereka, serta pelaporan berkala tentang kegiatan lobbying yang dilakukan.

Selain itu, pemerintah Indonesia perlu membentuk badan pengawas yang independen dan memiliki kewenangan untuk memantau aktivitas lobbying. Badan ini harus dilengkapi dengan sumber daya yang memadai, baik dari segi personel maupun anggaran, untuk dapat melakukan pengawasan yang efektif. Badan pengawas ini juga harus memiliki kekuatan untuk menegakkan hukum dan memberikan sanksi kepada mereka yang melanggar ketentuan yang ada, termasuk sanksi pidana untuk pelanggaran yang serius.

Teknologi dan Alam: Mengenal Ecotechnofarming

Ecotechnofarming adalah pendekatan pertanian yang menggabungkan inovasi teknologi dengan prinsip ekologi berkelanjutan. Tujuannya adalah menciptakan sistem produksi pangan yang tidak hanya efisien, tetapi juga ramah lingkungan. Dalam konteks global, konsep ini menjadi solusi untuk tantangan ketahanan pangan dan perubahan iklim. Di Indonesia, ecotechnofarming memiliki relevansi yang sangat tinggi karena kondisi geografis dan sosial yang unik.

Asal Usul dan Definisi

Istilah “ecotechnofarming” berasal dari tiga kata: eco (ekologi), techno (teknologi), dan farming (pertanian). Secara sederhana, ecotechnofarming dapat diartikan sebagai model pertanian yang memadukan prinsip ekologi berkelanjutan dengan teknologi pertanian modern yang hemat sumber daya. Konsep ini lahir dari kesadaran bahwa pertanian masa depan harus mampu menghasilkan pangan yang cukup, sehat, dan aman tanpa mengorbankan keberlanjutan lingkungan.

Akar Pemikiran

Gagasan ini muncul dari perkembangan dua aliran besar dalam dunia pertanian:
Pertanian Ekologis yang berfokus pada keberlanjutan lingkungan, kesuburan tanah, keanekaragaman hayati, dan minim input kimia.
Pertanian Berbasis Teknologi yang menekankan efisiensi, produktivitas tinggi, dan penggunaan inovasi seperti sensor, otomasi, dan rekayasa sistem.

Dalam praktiknya, kedua aliran ini sering dianggap berseberangan. Pertanian ekologis dinilai terlalu “tradisional” dan sulit memenuhi permintaan pasar yang besar, sementara pertanian modern sering dituding merusak ekosistem. Ecotechnofarming berusaha menjadi titik temu—meminimalkan kelemahan masing-masing pendekatan, sambil mengoptimalkan kekuatannya.

Ciri Khas dan Pendekatan

Beberapa ciri khas ecotechnofarming meliputi:
1. Diversifikasi Komoditas: Mengurangi risiko kegagalan akibat hama, penyakit, atau fluktuasi iklim.
2. Pola Integratif dan Zero Waste: Limbah satu komoditas menjadi input bagi komoditas lain.
3. Pemanfaatan Teknologi Sesuai Konteks Lokal: Memilih teknologi yang sesuai dengan sumber daya, kapasitas, dan kebutuhan lokal.
4. Orientasi Keberlanjutan: Menjaga kelestarian sumber daya alam dan mengantisipasi perubahan iklim.

Prinsip Utama Ecotechnofarming

Ecotechnofarming didasarkan pada empat prinsip utama:
1. Diversifikasi Komoditas: Meningkatkan ketahanan ekosistem dan nilai gizi.
2. Pola Integratif dan Zero Waste: Mencegah pemborosan sumber daya dan mengurangi polusi.
3. Pemanfaatan Teknologi Sesuai Konteks Lokal: Memastikan adopsi teknologi yang sesuai dengan kondisi setempat.
4. Orientasi Keberlanjutan: Menjaga kelestarian sumber daya alam dan mengurangi dampak lingkungan.

Strategi Praktis Mengubah Pekarangan Jadi Kebun Pangan

Memanfaatkan pekarangan sebagai sumber pangan berkelanjutan memerlukan perencanaan matang. Berikut langkah-langkah praktis:
1. Desain Lahan yang Efisien dan Adaptif: Memperhatikan orientasi matahari, akses air, dan pola aliran angin.
2. Pemilihan Komoditas yang Tepat: Memilih tanaman dan hewan yang sesuai dengan iklim lokal dan kebutuhan keluarga.
3. Penerapan Teknologi Tepat Guna Sederhana: Menggunakan irigasi tetes gravitasi, komposter rumah tangga, dan vertikultur modular.

Tantangan, Peluang, dan Ajakan untuk Mengadopsi

Meski ecotechnofarming menawarkan banyak manfaat, penerapannya di lapangan masih menghadapi tantangan. Banyak masyarakat belum memiliki pengetahuan memadai tentang cara merancang atau mengoperasikan teknologi. Selain itu, keterbatasan infrastruktur dan persepsi masyarakat tentang fungsi pekarangan juga menjadi hambatan.

Namun, peluang pengembangan ecotechnofarming terbuka lebar. Program pemerintah dan gerakan urban farming sudah mulai menjadi bagian dari agenda ketahanan pangan nasional. Dukungan dari komunitas dan kemitraan dengan pihak swasta bisa mempercepat penyediaan teknologi tepat guna dan memberi pendampingan yang dibutuhkan.

Mulailah dari langkah sederhana. Tanam sayuran daun di vertikultur atau pot bekas, olah limbah dapur menjadi kompos, pasang sistem irigasi tetes berbasis gravitasi, atau integrasikan ikan dan tanaman dengan aquaponik sederhana. Tidak harus menunggu lahan luas atau modal besar. Yang terpenting adalah kemauan untuk memulai dan keberlanjutan dalam merawat.

Bayangkan jika setiap rumah di Indonesia memiliki pekarangan produktif berbasis ecotechnofarming. Kita akan mengurangi ketergantungan pada impor pangan, memperkuat ekonomi lokal, dan meninggalkan warisan lingkungan yang lebih sehat bagi generasi mendatang. Masa depan ketahanan pangan bukan hanya urusan kebijakan di meja pemerintah, tetapi dimulai dari halaman rumah kita sendiri.

Ulasan Yoga Pro 7i Aura Edition: Tipis, Elegan, dan Canggih dengan AI

Desain Premium, Portabel, dan Tangguh

Lenovo Yoga Pro 7i Aura Edition menawarkan desain yang elegan dan tangguh. Bodi dari bahan aluminium dengan warna Luna Grey memberikan kesan mewah sekaligus tahan lama. Bobotnya hanya 1,54 kg dengan ketebalan 16,9 mm, membuat laptop ini sangat mudah dibawa ke mana saja. Materialnya telah memenuhi sertifikasi ketahanan militer MIL-STD 810H, sehingga tahan terhadap benturan dan penggunaan jangka panjang.

Laptop ini juga dilengkapi dengan port koneksi lengkap, termasuk dua USB-C Thunderbolt 4, dua USB-A, HDMI 2.1, audio jack, dan SD card reader. Deretan port ini jarang ditemukan pada laptop dengan bodi setipis ini, sehingga memudahkan pengguna untuk menyambungkan berbagai perangkat eksternal tanpa perlu menggunakan dongle tambahan.

Layar OLED 3K yang Menyuguhkan Pengalaman Visual Maksimal

Layar sentuh 14,5 inci dengan resolusi 3K (3.072 x 1.920 piksel) menggunakan teknologi OLED PureSight Pro. Rasio aspek 16:10 memberikan ruang vertikal lebih luas, cocok untuk mengedit dokumen, multitasking, atau menonton film. Cakupan warna mencakup 100% sRGB, Adobe RGB, dan DCI-P3 dengan akurasi warna Delta E<1, menjadikannya ideal bagi desainer grafis dan editor video.

Dukungan refresh rate 120 Hz membuat tampilan lebih mulus, terutama saat scrolling atau menonton konten video beresolusi tinggi. Layar ini juga mendukung HDR dengan Dolby Vision yang mampu menghasilkan kontras tinggi dan detail luar biasa. Tingkat kecerahan hingga 1.000 nits membuatnya nyaman digunakan di luar ruangan atau di bawah cahaya terang.

Dilengkapi sertifikasi TÜV Low Blue Light dan Eyesafe, layar ini dirancang untuk melindungi mata dari paparan sinar biru berlebih. Fitur layar sentuh memungkinkan navigasi langsung dari layar, cocok untuk kolaborasi, presentasi, atau editing cepat. Engsel laptop yang bisa dibuka hingga 180 derajat memungkinkan layar ditempatkan rata di meja, berguna dalam sesi diskusi tatap muka atau kerja kolaboratif.

Performa Tinggi untuk Produktivitas

Yoga Pro 7i Aura Edition dibekali prosesor Intel Core Ultra 9 285H dengan 16 core dan 16 thread, clock boost hingga 5,4 GHz, serta cache 24 MB. GPU Intel Arc 140T, RAM LPDDR5X sebesar 32 GB, dan SSD PCIe Gen 4 berkapasitas 1 TB memberikan kecepatan baca-tulis data yang tinggi, booting dalam hitungan detik, dan performa multitasking yang mulus.

Selama pengujian, laptop ini mampu menjalankan aplikasi kreatif seperti Adobe Premiere Pro dan Photoshop dengan lancar. Preview video berjalan mulus, dan berpindah antaraplikasi tetap responsif tanpa ada jeda waktu yang mengganggu. Untuk pekerjaan kantor standar, seperti Office, Zoom, dan browsing, laptop ini terasa sangat mulus bahkan saat membuka puluhan tab browser sekaligus.

Teknologi AI yang Adaptif

Salah satu keunggulan utama Yoga Pro 7i adalah kehadiran NPU Intel AI Boost, chip AI khusus yang memungkinkan pemrosesan AI secara langsung di perangkat. Fitur ini tidak bergantung pada koneksi internet atau server cloud. Dengan kemampuan menjalankan sekitar 13 triliun aplikasi atau operasi AI per detik (TOPS), laptop ini menawarkan fitur AI yang sangat responsif.

Beberapa fitur AI bawaan seperti Collaboration Mode dapat menyesuaikan kamera agar fokus tetap pada wajah pengguna saat online meeting. Fitur eksklusif Lenovo AI Now menawarkan Knowledge Assistant dan PC Assistant untuk membantu pengaturan sistem dengan perintah sederhana. Dalam pengujian, AI ini bekerja cepat dan intuitif, bahkan dapat membuka aplikasi atau mencari file hanya dengan mengetik perintah dasar.

Daya Tahan Baterai dan Pengisian Cepat

Baterai berkapasitas 84 Whr memberikan daya tahan hingga 14 jam. Dalam penggunaan harian, laptop ini bisa bertahan sekitar 11 hingga 12 jam. Fitur Rapid Charge Express memungkinkan pengisian selama 15 menit cukup untuk digunakan selama 2–3 jam, sangat membantu saat mobilitas tinggi.

Webcam 5 MP dengan AI Auto-Framing menghasilkan kualitas video call yang tajam, lengkap dengan kemampuan latar buram secara otomatis. Suara yang jernih dan lantang didukung oleh empat speaker stereo dengan dukungan Dolby Atmos. Sistem operasi Windows 11 Home sudah terinstal, sehingga laptop siap digunakan begitu keluar dari boks. Adaptor USB-C 100W juga disediakan untuk pengisian cepat dan efisien.

Jaminan Perlindungan dan Layanan Purnajual

Lenovo menawarkan layanan purnajual yang komprehensif untuk Yoga Pro 7i Aura Edition, termasuk Accidental Damage Protection (ADP) selama dua tahun. Perlindungan ini mengantisipasi risiko-risiko tak terduga seperti layar retak atau kerusakan akibat tumpahan minuman. Layanan ADP meminimalkan downtime dan biaya perbaikan yang tinggi.

Ada juga layanan Lenovo Premium Care yang memberikan bantuan teknis tingkat lanjut secara cepat dan personal. Pengguna dapat menghubungi teknisi profesional melalui telepon, chat, maupun e-mail. Jika masalah tidak dapat diselesaikan dari jarak jauh, teknisi akan datang langsung ke lokasi pada hari kerja berikutnya.

Dengan harga mulai dari Rp 21.999.000, laptop ini menjadi investasi jangka panjang bagi para profesional dan kreator digital yang menginginkan lebih dari sekadar laptop.

15 Smartwatch Pria Terbaik 2025, Fitur Canggih

Rekomendasi Smartwatch Pria Terbaik 2025

Smartwatch kini menjadi salah satu produk lifestyle yang semakin diminati. Bukan hanya sebagai penunjuk waktu, tetapi fitur-fitur yang ditawarkan smartwatch semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat perkotaan. Produk ini dapat menunjang aktivitas harian, seperti olahraga dan bekerja, agar lebih produktif sekaligus tampil lebih stylish. Dengan smartwatch, seseorang bisa mengetahui waktu, mengangkat telepon, menghubungkan fitur dengan perangkat lain, hingga menghitung jarak dan detak jantung.

Ada banyak produk smartwatch dari berbagai merek yang bertebaran di pasaran. Berikut rekomendasi smartwatch pria terbaik 2025 dari berbagai merek dengan harga dan spesifikasi yang bervariasi:

1. Garmin Enduro 3

Garmin Enduro 3 adalah produk smartwatch yang dikenal memiliki ketahanan baterai sangat baik. Smartwatch ini bisa tahan hingga 90 hari karena didukung oleh layar MIP yang dapat menyerap cahaya matahari dan mengubahnya menjadi energi. Selain itu, Garmin Enduro 3 juga memiliki bobot yang sangat ringan, yaitu hanya 63 gram. Bagian bezel jam tangan ini terbuat dari titanium berkualitas dan dilengkapi strap UltraFit yang kuat. Jam tangan pintar dari Garmin ini dilengkapi fitur-fitur pemantau kesehatan seperti melacak status HRV, PulseOX, kualitas tidur, dan pemantau jetlag. Tersedia juga fitur navigasi seperti TopoActive, Multiband-GPS, dan SATIX.

2. Garmin Fenix 8

Garmin Fenix 8 merupakan salah satu rekomendasi smartwatch pria terbaik 2025 yang menawarkan kualitas material berkelas dengan fitur lengkap. Smartwatch ini menggunakan layar AMOLED dan MIP always-on display dengan tombol-tombol logam yang dilindungi bezel titanium dan lensa safir. Jam tangan ini memiliki baterai yang tahan hingga 29 hari untuk tipe standar dan 48 hari untuk tipe solar. Lalu, jam tangan ini juga memiliki fitur olahraga, salah satunya mode menyelam yang bisa dipakai hingga kedalaman air 40 meter.

3. Garmin Venu 2 Plus

Garmin Venu 2 Plus juga masih menarik untuk dimiliki di 2025, meski sudah dirilis sejak beberapa tahun lalu. Jam tangan pintar ini menawarkan desain elegan dan futuristik dengan layar AMOLED yang berkualitas. Meski baterainya hanya bisa bertahan dalam beberapa hari, tapi jam tangan Garmin ini dilengkapi fitur pengisian daya cepat atau fast charging. Selain itu, tersedia sekitar 25 mode olahraga dan pemantauan kesehatan yang bermanfaat.

4. Garmin Epix Pro Gen 2

Jika ingin smartwatch dengan desain yang lebih maskulin, kamu bisa mempertimbangkan Garmin Epix Pro Gen 2. Jam tangan Garmin ini merupakan sports watch premium yang menunjang penggunanya untuk melakukan berbagai aktivitas dan latihan lewat fitur-fitur yang dimiliki. Misalnya, GPS pada smartwatch ini lebih canggih dengan memberikan akurasi yang lebih impresif dan detail. Lalu, jam Garmin ini juga menyajikan grafik dan peta yang lebih jelas atau akurat lewat layar 1,3 inci AMOLED.

5. Amazfit T-Rex Ultra

Amazfit T-Rex Ultra merupakan smartwatch premium yang cocok dipakai untuk aktivitas outdoor. Smartwatch ini menggunakan material baja tahan karat dan sertifikasi militer (MIL-STD-810G), sehingga membuatnya lebih kokoh, tahan air, hingga tahan terhadap suhu ekstrem. Smartwatch Amazfit ini juga dilengkapi dengan GPS dual-band, sensor detak jantung, hingga pelacakan olahraga otomatis pada lebih dari 100 jenis aktivitas.

6. JETE Volt

Masih dari lini outdoor, smartwatch pria terbaik 2025 berikutnya adalah JETE Volt, yakni produk pertama dari JETE yang didesain khusus untuk aktivitas outdoor dan olahraga. JETE Volt menawarkan desain modern dengan layar AMOLED 1,43 inci dan sertifikasi ketahanan air 5ATM. Fitur-fitur yang dimiliki jam tangan pintar JETE ini, antara lain GPS, altimeter, barometer, pemantau detak jantung, kualitas tidur, kadar oksigen, pemantau stres, hingga lebih dari 100 mode olahraga.

7. JETE AM2 Series

Jika ingin smartwatch JETE yang lebih minimalis, kamu bisa memilih JETE AM2 Series dengan desain yang lebih modern. JETE AM2 Series merupakan salah satu smartwatch unggulan yang dilengkapi layar AMOLED 1,43 inci, fitur wireless charging, hingga berbagai fitur penunjang olahraga dan aktivitas harian.

8. Apple Watch 9 Series

Bagi pengguna Apple, belum lengkap rasanya jika belum memiliki produk Apple Watch. Salah satu produk yang direkomendasikan adalah Apple Watch 9 Series. Smartwatch ini cocok dipakai untuk kegiatan sehari-hari karena dilengkapi fitur-fitur seperti pemantau kesehatan dan desainnya yang minimalis-modern.

9. Apple Watch Ultra 2

Apple Watch Ultra 2 bisa jadi pilihan yang menarik jika kamu membutuhkan smartwatch dengan fitur lengkap dan canggih, tapi didukung dengan desain yang unik. Apple Watch Ultra 2 dibekali prosesor Apple S9, layar OLED, dan baterai hingga 36 jam pemakaian.

10. Apple Watch 8 Series

Apple Watch 8 Series masih menjadi salah satu smartwatch pria terbaik 2025 yang direkomendasikan untuk kamu miliki. Jam tangan pintar ini memiliki layar OLED 1,9 inci dan baterai yang tahan hingga 18 jam untuk mode normal.

11. Samsung Galaxy Watch 7

Beralih ke Samsung, rekomendasi smartwatch pria terbaik 2025 berikutnya adalah Samsung Galaxy Watch 7. Smartwatch Samsung ini menawarkan layar Super AMOLED 1,5 inci dengan dukungan prosesor Exynos W1000 yang disebut-sebut tiga kali lebih cepat dari seri sebelumnya.

12. Samsung Galaxy Watch Ultra

Samsung Galaxy Watch Ultra merupakan seri tertinggi smartwatch Samsung yang menawarkan panel AMOLED dan sistem operasi WearOS dengan dukungan Exynos W1000 yang tangguh. Lalu, jam tangan ini menggunakan material Titanium Grade 4 yang berstandar ISO 22810 serta standar militer MIL STD 810H.

13. Polar Grit X Pro

Polar Grit X Pro merupakan salah satu smartwatch pria terbaik 2025 yang ditujukan untuk aktivitas outdoor atau atlet profesional. Sebab smartwatch ini dilengkapi sertifikasi ketahanan militer MIL-STD-810G, fitur-fitur outdoor pendukung, hingga kemampuan anti air hingga 100 meter.

14. Coros Vertix 2

Coros Vertix 2 termasuk salah satu smartwatch pria terbaik yang mungkin belum banyak diketahui orang-orang. Meski begitu, jam tangan pintar ini memiliki desain yang menarik dan fitur-fitur unggulan untuk olahraga.

15. Huawei Watch GT 4

Rekomendasi smartwatch pria terbaik selanjutnya adalah Huawei Watch GT 4, jam tangan pintar dengan desain modern dan material stainless steel serta serat polimer yang berkualitas. Smartwatch ini menggunakan AMOLED dengan dilengkapi rating IP68 dan tingkat kekedapan air 5ATM.

Nah, demikianlah beberapa rekomendasi smartwatch pria terbaik 2025 dari berbagai merek ternama. Mau pilih yang mana?

Biomassa Kayu: Solusi Energi Bersih atau Ancaman Deforestasi?

Peran Indonesia dalam Pasar Pelet Kayu Asia Tenggara

Data perdagangan tahun 2023 menunjukkan bahwa Indonesia menjadi salah satu dari tiga penyuplai pelet kayu terbesar di kawasan Asia Tenggara. Di wilayah ini, Vietnam menjadi negara utama yang menyuplai, diikuti oleh Malaysia dan Indonesia. Pelet kayu dari Asia Tenggara banyak dipasarkan ke Asia Timur, terutama Korea Selatan dan Jepang, untuk memenuhi kebutuhan biomassa kayu.

Pada tahun 2023, permintaan pelet kayu di Korea Selatan mencapai 3,7 juta ton sementara di Jepang mencapai 5,8 juta ton. Prediksi mengatakan bahwa jumlah permintaan akan meningkat lebih dari dua kali lipat pada tahun 2030. Dengan situasi ini, negara-negara penyuplai seperti Indonesia terdorong untuk memproduksi lebih banyak pelet kayu.

Pelet kayu adalah bahan bakar alternatif yang dibuat dari serbuk kayu yang dipadatkan. Saat ini, pelet kayu dianggap sebagai substitusi bahan bakar fosil yang menawarkan solusi hijau. Bahan ini digunakan untuk berbagai keperluan seperti menghangatkan ruangan, memasak, hingga membangkitkan listrik.

Korea Selatan dan Jepang merupakan dua negara tujuan utama ekspor pelet kayu Indonesia. Dalam periode 2021-2023, sebanyak 61,1% dari total ekspor pelet kayu Indonesia dikirim ke Korea Selatan. Jumlahnya meningkat pesat dari 49,8 ton menjadi 68.025 ton selama tiga tahun dengan total ekspor mencapai 89.476,2 ton. Sementara itu, total ekspor pelet kayu ke Jepang mencapai 38,4%. Jumlahnya juga meningkat, dari 54 ton menjadi 52.734 ton. Selama tiga tahun, jumlahnya mencapai 56.229,4 ton.

Kebijakan subsidi energi terbarukan di Korea Selatan dan Jepang, termasuk untuk pelet kayu dan kayu serpih, mendorong peningkatan permintaan yang signifikan.

Isu Deforestasi Akibat Perdagangan Biomassa

Perdagangan yang menjanjikan ini meninggalkan jejak deforestasi di hutan Indonesia. Pengamatan oleh berbagai lembaga seperti Auriga Nusantara, Forest Watch Indonesia, Trend Asia, Solutions for Our Climate, dan Mighty Earth menunjukkan bahwa Hutan Tanaman Energi (HTE) menjadi ancaman baru bagi hutan alami yang membutuhkan restorasi dan perlindungan.

Saat ini, dari 1,2 juta hektar HTE di Indonesia, 400 ribu hektar di antaranya merupakan hutan tropis alami. Mandat co-firing 10% yang diterapkan di Indonesia akan meningkatkan kebutuhan 10,23 juta ton pelet kayu setiap tahun. Untuk memenuhi permintaan ini, dibutuhkan area seluas 3,27 juta lapangan sepak bola yang mendorong laju deforestasi hingga 2,1 juta hektar per tahun.

Salah satu wilayah yang terdampak aktivitas ini adalah Gorontalo. Sepanjang Januari-Agustus 2023, terjadi pembukaan lahan seluas 1.032 hektar oleh dua perusahaan untuk produksi pelet kayu. Hal tersebut juga tercantum dalam hasil riset gabungan pengamat bertajuk “Unheeded Warnings: Forest Biomass Threats to Tropical Forests In Indonesia and Southeast Asia” yang dirilis Oktober 2024.

Banyak perusahaan di Gorontalo yang awalnya memiliki izin usaha kelapa sawit, kemudian bergerak ke bisnis pelet kayu. Setelah membuka lahan di area penuh keanekaragaman hayati, para perusahaan menggantinya dengan pohon gaharu secara monokultur.

Kritik Terhadap Produksi Biomassa

HTE merupakan pemanfaatan area hutan untuk menghasilkan bahan baku biomassa, di antaranya adalah pelet kayu dan kayu serpih. Kepala Program Hutan dan Penggunaan Lahan Solutions for Our Climate (SFOC) Korea Selatan, Hansae Song, menyebut proses produksi, distribusi, hingga penggunaan biomassa sangat emisif, destruktif, dan sarat masalah hak asasi manusia.

“Ketika kayu dibakar untuk menghasilkan energi di pembangkit listrik, dengan jumlah energi yang sama, emisi karbon dioksidanya justru lebih besar daripada batu bara, gas, atau minyak,” ucap Song dalam diskusi di Jakarta.

Song menjelaskan bahwa sebelumnya Pemerintah Korea Selatan menggunakan pembakaran kayu utuh untuk suplai energi pembangkit listrik mereka. Tren kemudian bergeser ke utilitas swasta yang menggunakan pelet kayu dan kayu serpih untuk pembangkit listrik. Hal ini dilakukan setelah Pemerintah Korea Selatan menyadari bahwa pembakaran kayu utuh bukan solusi iklim sepenuhnya.

Setelah banyak audiensi dilakukan oleh SFOC, Song menyebut adanya respons positif dari pemerintah di negaranya. Impor biomassa Korea Selatan secara bertahap akan ditutup dan berlaku untuk jangka panjang.

Ambisi Penggunaan Biomassa di Indonesia

Co-firing biomassa di PLTU menjadi salah satu jalan mencapai transisi energi sektor ketenagalistrikan, tertulis dalam peta jalan yang disusun Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Targetnya, PLTU co-firing biomassa dan carbon capture storage mencapai 54 GW atau 12,2% bauran energi terbarukan non-variabel pada 2060.

Pada 2024 lalu, PLN mengimplementasikan teknologi co-firing pada 47 PLTU. Total konsumsi biomassa mencapai 1,62 juta ton dan diklaim menurunkan emisi karbon sebesar 1,87 juta ton CO2. Co-firing ini disebut menyumbang bauran energi terbarukan sebesar 1,86% pada 2024, meningkat dibandingkan tingkat baurannya pada 2023, yaitu 1,2%.

Sumber biomassa yang dimanfaatkan PLN adalah sawdust, wood chip, cangkang sawit, sekam padi, pelet sekam padi, bonggol jagung, bahan bakar jumputan padat, pelet tankos kelapa sawit, cangkang kemiri, dan limbah racik uang kertas. Tahun ini, penggunaan energi biomassa diperluas ke 52 PLTU dengan kebutuhan biomassa mencapai 10,2 juta ton.

Jika Seluruh Dunia Punya IQ di Atas 200, Bagaimana Nasibnya?

Dunia yang Berubah Total Jika Semua Orang Memiliki IQ di Atas 200

Bayangkan dunia di mana setiap orang memiliki kecerdasan di atas 200. Dalam skala IQ, angka ini jauh melampaui tingkat kejeniusan yang pernah dikenal manusia. Tokoh-tokoh seperti Albert Einstein, Leonardo da Vinci, atau Isaac Newton mungkin akan terlihat biasa saja dibandingkan dengan kemampuan mereka. Kehidupan akan berubah drastis, dan tidak selalu dalam bentuk yang lebih baik. Mari kita lihat bagaimana dunia akan menjadi jika semua manusia adalah jenius sejati.

Kualitas Hidup yang Lebih Baik

Salah satu dampak positif yang paling jelas adalah peningkatan kesehatan dan umur harapan hidup. Orang-orang dengan IQ tinggi cenderung hidup lebih lama dan lebih sehat. Studi dari Skotlandia pada tahun 1932 menunjukkan bahwa anak-anak dengan IQ 15 poin di atas rata-rata memiliki peluang hidup 21 persen lebih besar. Jika semua orang memiliki IQ di atas 200, maka hampir semua orang bisa hidup lebih lama dan sehat. Selain itu, jumlah dokter, peneliti, dan ilmuwan akan meningkat, mempercepat inovasi medis dan pengembangan pengobatan untuk penyakit kompleks.

Tantangan Baru dalam Kriminalitas

Meski kejahatan kecil mungkin berkurang, kejahatan kerah putih seperti manipulasi finansial atau penipuan farmasi bisa jadi lebih canggih. Namun, penegak hukum juga akan lebih pintar, sehingga pertarungan antara penjahat jenius dan penegak hukum jenius akan seimbang. Di sisi lain, masalah global seperti krisis energi atau kelangkaan air bersih bisa diselesaikan lebih cepat karena adanya banyak otak hebat.

Masalah Kesehatan Mental yang Meningkat

Sayangnya, kecerdasan tinggi juga memiliki sisi gelap. Banyak tokoh jenius seperti Nikola Tesla dan Emily Dickinson memiliki riwayat gangguan mental. Penelitian menunjukkan bahwa orang dengan IQ tinggi lebih rentan mengalami gangguan kecemasan atau bipolar. Jika semua orang memiliki IQ di atas 200, masalah kesehatan mental bisa semakin rumit dan sulit diatasi.

Perubahan dalam Keyakinan Agama

Orang dengan IQ tinggi cenderung lebih percaya pada logika daripada iman. Ini bisa menyebabkan penurunan keyakinan religius secara umum. Namun, tidak semua orang jenius meninggalkan agama. Sejarah mencatat banyak tokoh cerdas yang juga sangat religius. Secara umum, cara pandang manusia terhadap dunia akan bergeser.

Pendidikan dan Karier yang Berubah Total

Sekolah seperti yang kita kenal saat ini akan menjadi kuno. Sistem belajar akan lebih personal dan sesuai dengan minat serta kemampuan individu. Profesi akan lebih variatif, dan muncul bidang-bidang baru yang belum pernah ada sebelumnya. Rutinitas kerja akan beralih ke pemecahan masalah dan kreativitas, karena pekerjaan biasa bisa diselesaikan dengan mudah oleh “otak super”.

Inovasi Ilmiah dan Teknologi yang Melaju Kilat

Proyek-proyek sains yang biasanya memakan waktu puluhan tahun bisa diselesaikan dalam hitungan minggu. Jika semua orang bisa memahami sains, teknologi, dan matematika tingkat tinggi, kita bisa menemukan solusi untuk menjernihkan air laut, energi alternatif tanpa batas, atau bahkan menjelajah galaksi lain. Dunia akan melaju ke masa depan dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Interaksi Sosial yang Lebih Rumit

Walaupun semua orang cerdas, komunikasi antar manusia tidak selalu lebih mudah. Orang dengan IQ tinggi kadang kesulitan dalam hal empati dan emosi. Interaksi sosial mungkin terasa lebih “berat” karena semua orang menuntut pemahaman cepat dan diskusi mendalam. Namun, debat dan konflik karena ketidaktahuan bisa berkurang, karena diskusi akan lebih rasional.

Kesimpulan

Jika seluruh manusia memiliki IQ di atas 200, dunia akan menjadi lebih sehat, lebih inovatif, dan penuh keajaiban teknologi. Namun, di sisi lain, dunia juga akan lebih kompleks dari segi sosial dan emosional. Kecerdasan bukan jaminan dunia jadi lebih damai, tapi tetap bisa menjadi alat hebat untuk memperbaiki banyak hal, asal digunakan dengan bijak. Bagaimana pendapatmu? Lebih suka hidup di dunia saat ini atau dunia penuh orang jenius tapi penuh tantangan baru?

Nvidia dan AMD Sepakati Pemotongan Pendapatan dari Penjualan Chip AI Tiongkok

Kesepakatan Unik antara Nvidia dan AMD dengan Pemerintah AS

Nvidia Corp. dan Advanced Micro Devices Inc. (AMD) telah menyetujui pembagian 15% dari pendapatan penjualan chip AI di Tiongkok kepada pemerintah Amerika Serikat dalam kesepakatan yang tergolong tidak biasa dan memicu pertanyaan hukum. Kesepakatan ini mencerminkan keinginan pemerintahan Trump untuk melunakkan pembatasan ekspor dalam tukar menukar pembayaran finansial.

Nvidia berencana membagikan 15% pendapatan dari penjualan H20 AI accelerator di Tiongkok, menurut pernyataan Presiden Donald Trump dalam briefing dengan para jurnalis pada hari Senin. Sementara itu, AMD akan memberikan bagian yang sama dari pendapatan MI308, menurut sumber yang mengetahui situasi tersebut, meskipun tidak ingin disebutkan secara identitas.

Trump mengatakan bahwa ia awalnya menawarkan 20% bagi pemerintah AS jika H20 diizinkan untuk dijual ke Tiongkok, tetapi akhirnya menyetujui 15%. Kedua perusahaan berunding “sebuah kesepakatan kecil,” kata Trump.

Keinginan perusahaan chip untuk menyediakan produk bagi pelanggan di negara terbesar kedua dunia ini menunjukkan pentingnya pasar Tiongkok. Pemerintah AS telah membatasi penjualan chip AI tercanggih, dengan alasan bahwa Tiongkok mungkin menggunakan mereka untuk tujuan militer, dan hanya mengizinkan pengiriman produk yang lebih terbatas. Namun, pemerintahan Trump sering kali melunakkan kondisi perdagangan dalam tukar menukar kontribusi finansial — dan dalam kasus ini, pejabat mengatakan bahwa chip tersebut bukan yang paling canggih, sehingga mengurangi implikasi keamanan nasional.

Tidak ada jaminan bahwa kesepakatan ini akan berhasil. Para ahli perdagangan mengatakan bahwa kesepakatan ini rentan terhadap tantangan hukum karena bisa dianggap sebagai pajak ekspor, yang tidak diperbolehkan oleh Konstitusi. Perusahaan-perusahaan sendiri mengatakan bahwa akan membutuhkan beberapa bulan untuk memulihkan produksi komponen-komponen tersebut — asalkan pelanggan Tiongkok benar-benar memilih komponen lama.

Pemerintah Tiongkok semakin bersikap tidak ramah terhadap ide bahwa perusahaan Tiongkok menggunakan H20 dan sudah tidak mungkin merasa nyaman dengan ide pajak chip. Akun media sosial Yuyuantantian, yang terkait dengan CCTV, mengecam apa yang mereka anggap sebagai kerentanan keamanan dan ketidakefisienan chip Nvidia.

Harga saham AMD naik kurang dari 1% menjadi $173,05 di New York pada hari Senin. Saham Nvidia sedikit berubah.

“Kedua Nvidia dan AMD sudah menyatakan bahwa mereka akan mulai mengirim ke Tiongkok, jadi reaksi pasar sudah terjadi,” kata Jay Goldberg, analis dari Seaport Global Securities. Pertanyaan besar adalah kapan mereka benar-benar akan mulai mengirim ke Tiongkok kembali, terutama sekarang setelah ada syarat-syarat tambahan, kata Goldberg.

Kesepakatan ini juga berpotensi merusak argumen AS bahwa beberapa kontrol perdagangan diperlukan untuk menjaga keamanan nasional, kata Jacob Feldgoise, peneliti dari Center for Security and Emerging Technology di Washington DC. “Ini merupakan imbalan yang tidak biasa dari perspektif kontrol ekspor,” katanya. “Kesepakatan ini berisiko menghilangkan alasan keamanan nasional untuk kontrol ekspor AS.”

Saat pemerintahan Trump awalnya memutuskan untuk memberikan lisensi ekspor kepada Nvidia dan AMD bulan lalu, Menteri Keuangan Scott Bessent mengatakan bahwa ekspor chip H20 termasuk dalam pembicaraan dagang dengan Tiongkok dan digunakan sebagai “alat tawar.” Penasihat AI Gedung Putih David Sacks menekankan saat itu bahwa produk tersebut bukanlah “yang terbaru dan tercanggih.”

Trump mengulangi poin-poin ini dalam briefing pada hari Senin, menyebut H20 Nvidia sebagai “chip lama” dan memuji Blackwell chip terbaru sebagai “sangat canggih.” Ia juga menunjukkan bahwa ia terbuka untuk membahas kesepakatan lain dengan CEO Nvidia Jensen Huang untuk menjual versi terbatas dari Blackwell chip tercanggih ke Tiongkok. “Saya pikir dia akan datang lagi untuk membicarakan itu,” kata Trump.

Seorang juru bicara Nvidia mengatakan perusahaan mengikuti aturan ekspor AS, menambahkan bahwa meskipun mereka belum mengirimkan chip H20 ke Tiongkok selama beberapa bulan, mereka berharap regulasi akan memungkinkan perusahaan AS bersaing di Tiongkok. AMD juga mengatakan dalam pernyataan hari Senin bahwa mereka mematuhi semua hukum kontrol ekspor AS.

Pemerintah AS telah mulai menyetujui lisensi ekspor untuk chip-chip tersebut. Aplikasi lisensi awal AMD telah disetujui, perusahaan mengatakan hari Senin. Financial Times sebelumnya melaporkan tentang kesepakatan pembagian pendapatan.

Trump telah menargetkan produsen chip dalam seminggu terakhir dengan serangkaian pernyataan yang ringkas dan membuat perusahaan dari Silicon Valley hingga Asia kewalahan. Pada Rabu, Trump mengancam pajak 100% atas impor chip, kecuali perusahaan juga melakukan investasi di tanah air. Namun, tarif baru ini sebenarnya akan berlaku pada hampir tidak ada siapa pun karena kebanyakan produsen chip besar tampaknya sudah tertutup oleh investasi yang ada atau kesepakatan dagang terpisah.

Pada Kamis, Trump meminta CEO Intel Corp. Lip-Bu Tan untuk mengundurkan diri, menggambarkan wirausaha kelahiran Malaysia itu sebagai “sangat bertentangan” tanpa memberikan detail. Tan, yang mengirim surat kepada karyawan menjamin bahwa ia telah berinteraksi dengan pemerintahan, diharapkan akan bertemu dengan Trump pada hari Senin, menurut sumber yang mengetahui situasi tersebut. Wall Street Journal pertama kali melaporkan pertemuan tersebut.

Tan telah menjadi target Senator Partai Republik Tom Cotton atas hubungan bisnis historisnya dengan Tiongkok.

Dampak Finansial dan Perspektif Pasar

Tarif ini diharapkan akan mengalirkan sejumlah modal ke AS — tapi tidak dalam jumlah besar relatif. Baik Nvidia maupun AMD telah menyatakan bahwa akan membutuhkan waktu untuk meningkatkan kembali produksi produk-produk Tiongkok mereka — bahkan jika tingkat pesanan kembali ke tingkat sebelumnya, yang masih dipertanyakan.

Nvidia mendapatkan pendapatan sebesar $4,6 miliar dari H20 dalam kuartal fiskal yang berakhir pada 27 April — beberapa hari setelah pembatasan baru untuk pengiriman AI accelerator ke Tiongkok diberlakukan.

Perusahaan juga mengatakan bahwa mereka tidak dapat mengirimkan $2,5 miliar pendapatan H20 Tiongkok dalam periode tersebut karena aturan baru. Ini berarti mereka akan mendapatkan lebih dari $7 miliar dalam penjualan H20 ke Tiongkok selama periode tersebut. Jika mereka kembali ke tingkat tersebut, pemerintah AS akan mendapatkan sekitar $1 miliar per kuartal dari kesepakatan mereka.

AMD dapat menghasilkan pendapatan antara $3 miliar hingga $5 miliar pada tahun 2025 jika pembatasan dicabut, menurut estimasi Morgan Stanley. Chip Ascend Huawei kini mencakup 20% hingga 30% permintaan domestik, menurut perkiraan mereka.

“Pemerintah AS jelas membutuhkan uang karena defisitnya dan antusiasme untuk mengumpulkan pajak,” kata Vey-Sern Ling, direktur manajemen di Union Bancaire Privee di Singapura. “Tantanganannya adalah tuduhan Tiongkok tentang chip H20 yang memiliki celah keamanan, yang bisa menjadi strategi negosiasi untuk menunjukkan bahwa negara itu tidak ‘terdesak’ untuk chip AS.”

Bagi Nvidia, perusahaan menekankan bahwa chip H20 “bukan produk militer atau untuk infrastruktur pemerintah.” Tiongkok memiliki pasokan cukup dari chip lokal, perusahaan mengatakan dalam pernyataan email. “Mereka tidak dan pernah bergantung pada chip AS untuk operasi pemerintah, sama seperti pemerintah AS tidak akan bergantung pada chip dari Tiongkok.”