Arsip Tag: Berita Keuangan

Jackpot Rezeki Menanti di Akhir Agustus 2025! 7 Weton Ini Bakal Terima Uang Fantastis

Prediksi Rezeki Besar untuk 7 Weton di Akhir Agustus 2025

Menjelang akhir bulan Agustus 2025, beberapa weton yang memiliki karakteristik unik dan keberuntungan alami diprediksi akan mendapatkan rezeki besar. Berdasarkan perhitungan Primbon Jawa, ada tujuh weton yang diperkirakan akan mengalami “jackpot” rezeki dengan nominal fantastis. Mereka tidak hanya akan merasakan aliran uang yang deras, tetapi juga pengakuan atas usaha dan ketekunan yang telah mereka lakukan sebelumnya.

Berikut adalah daftar weton yang diprediksi akan mendapatkan rezeki besar di akhir Agustus 2025:

1. Minggu Wage

Weton ini menggambarkan seseorang yang memiliki lautan rezeki, hati yang bijak, serta keteguhan hati yang kokoh. Mereka dikenal memiliki budi pekerti luhur, mampu menghormati siapa saja tanpa memandang status, dan selalu menjadi penengah yang adil ketika terjadi perbedaan. Sifat pengayom yang dimiliki membuat mereka dicintai dan disegani oleh banyak orang, sehingga rezeki sering kali datang dari bantuan atau kerja sama yang tulus. Di akhir Agustus 2025, mereka akan merasakan hasil dari jerih payah yang telah dilakukan dengan sabar, baik itu berupa keuntungan usaha, proyek besar yang cair, atau pemberian tak terduga dari orang yang pernah mereka tolong sebelumnya.

2. Minggu Pahing

Individu dengan weton ini memiliki sifat tekun, murah hati, lembut dalam bertutur, dan keteduhan hati yang menenangkan. Meskipun pernah mengalami masa sulit, mereka tidak pernah menyerah dan selalu berusaha bangkit. Pada akhir Agustus 2025, mereka diprediksi akan meraih rezeki besar dari hasil kerja keras yang tidak sia-sia. Proyek yang tertunda akhirnya selesai dan dibayar lunas, atau mungkin ada bonus besar yang tak pernah mereka duga sebelumnya.

3. Senin Wage

Lahir pada weton Senin Wage menjadikan seseorang memiliki ketekunan yang luar biasa, kemurahan hati, dan kelembutan budi. Orang dengan weton ini juga memiliki keberanian yang tinggi dan sifat mandiri yang membuat mereka tak takut mengambil langkah berani untuk meraih kesuksesan. Keberanian ini sering kali membuat mereka berani mengambil risiko yang pada akhirnya membawa keuntungan besar. Di akhir Agustus 2025, mereka akan merasakan “jackpot” rezeki dari langkah berani yang pernah mereka ambil sebelumnya, bisa berupa kesepakatan bisnis yang akhirnya menghasilkan profit besar atau peluang emas yang baru saja mereka terima.

4. Selasa Legi

Weton Selasa Legi melahirkan sosok-sosok yang memiliki jiwa yang kuat, keberanian yang luar biasa, dan kekuatan memimpin yang alami. Mereka mampu memotivasi orang di sekitarnya untuk berkembang bersama, dan hal inilah yang membuat mereka selalu dikelilingi oleh orang-orang yang siap membantu ketika dibutuhkan. Dalam urusan rezeki, mereka tidak hanya mengandalkan nasib, tetapi juga kepiawaian dalam melihat peluang. Menjelang akhir Agustus 2025, mereka diprediksi akan mendapatkan keuntungan besar dari usaha atau proyek yang selama ini dikerjakan dengan penuh dedikasi.

5. Rabu Kliwon

Para pemilik weton Rabu Kliwon memiliki kelebihan berupa kebijaksanaan dan kesabaran yang membuat mereka jarang tergesa-gesa dalam mengambil keputusan. Dalam urusan rezeki, sikap penuh kehati-hatian ini justru menjadi kunci keberhasilan mereka karena terhindar dari kerugian besar. Mereka merupakan sosok yang cerdas dalam mengelola pemasukan. Pada akhir Agustus 2025, mereka akan mendapat kejutan berupa pemasukan besar yang datang dari sumber yang sudah lama diupayakan. Bisa jadi kontrak bisnis besar akhirnya disetujui atau ada pembayaran yang tertunda kini cair tepat waktu.

6. Jumat Kliwon

Dalam Primbon Jawa, Jumat Kliwon terkenal dengan ciri khasnya yang berwibawa dan kharismanya yang memikat. Mereka mampu memimpin dengan ketegasan namun tetap bijaksana, sehingga orang di sekitarnya selalu percaya pada keputusan mereka. Kepercayaan inilah yang sering menjadi pintu masuk bagi datangnya peluang rezeki besar. Orang dengan weton ini diprediksi akan mendapatkan “jackpot” rezeki melalui kepercayaan yang diberikan orang lain, bisa berupa amanah besar yang mendatangkan keuntungan finansial signifikan atau hadiah tak terduga dari mitra kerja yang puas dengan hasil kerja mereka.

7. Kamis Legi

Mereka yang lahir pada weton Kamis Legi digambarkan sebagai pribadi yang memiliki keberanian tinggi, kekuatan jiwa yang besar, serta kemampuan memimpin yang dipadukan dengan kecerdasan dan kreativitas. Sifat kreatif ini membuat mereka mampu menemukan peluang rezeki di tempat yang tak pernah terpikirkan orang lain. Mereka sering memutar keadaan sulit menjadi sumber keuntungan. Individu dengan weton ini diprediksi akan meraih rezeki besar di akhir Agustus 2025 mendatang berkat ide kreatif atau terobosan yang baru mereka jalankan. Ini bisa berupa inovasi dalam bisnis atau peluang kerja sama unik yang langsung menghasilkan keuntungan besar.

Laba 24,12% Tahun Ini, Harga Emas Antam Anjlok (15 Agustus 2025)

Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Berikut Perhitungan Investasi Jangka Panjang

Pada hari Jumat (15 Agustus 2025), harga emas batangan bersertifikat di laman resmi Logam Mulia PT Aneka Tambang mengalami penurunan sebesar Rp 24.000 per gram. Sebelumnya, harga emas berada di kisaran Rp 1.933.000 per gram, namun kini turun menjadi Rp 1.909.000 per gram. Hal yang sama juga terjadi pada harga buyback oleh Logam Mulia, yang turun sebesar Rp 24.000 per gram dari sebelumnya Rp 1.779.000 per gram menjadi Rp 1.755.000 per gram.

Dengan demikian, selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini adalah sebesar Rp 154.000 per gram. Antam menetapkan dua jenis harga untuk emas batangan produksinya, yaitu harga emas dan harga beli kembali (buyback).

Berikut ringkasan penting mengenai harga emas Antam hari ini:

  • Harga emas Antam 24 karat logam mulia hari ini adalah Rp 1.909.000 per gram.
  • Harga emas Antam buyback hari ini adalah Rp 1.755.000 per gram.
  • Selisih antara harga emas Antam hari ini dan harga buyback adalah Rp 154.000 per gram.
  • Harga emas Antam yang tercantum adalah harga yang berlaku ketika membeli emas Antam dari gerai Logam Mulia.
  • Harga emas Antam buyback adalah harga yang berlaku ketika menjual emas kepada gerai Logam Mulia.

Emas hanya cocok untuk investasi dalam jangka panjang. Dalam jangka panjang, kita berharap harga emas naik jauh lebih tinggi sehingga mampu menutup selisih harga jual dan harga buyback, sekaligus memberikan laba.

Sebagai contoh, pembeli emas Antam setahun lalu (15 Agustus 2024) jika menjual emasnya dengan harga buyback saat ini akan mendapatkan keuntungan sebesar 24,12%. Pada waktu itu, harga emas dibeli sebesar Rp 1.414.000 per gram, tetapi bisa dijual dengan harga buyback saat ini.

Jika Anda membeli emas pada pagi hari, maka Anda harus membayar Rp 1.909.000 per gram. Namun, jika suatu saat Anda terpaksa menjual kembali emas tersebut pada siang atau sore hari, Anda hanya akan mendapatkan harga sebesar Rp 1.755.000 per gram. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan risiko dan manfaat investasi emas dalam jangka panjang.

Berikut beberapa ilustrasi potensi untung/rugi jika para investor emas membeli pada beberapa kurun waktu:

  • Membeli emas pada 08 Agustus 2025 (Rp 1.959.000 per gram) = -10.41% (rugi)
  • Membeli emas pada 15 Juli 2025 (Rp 1.914.000 per gram) = -8.31% (rugi)
  • Membeli emas pada 15 Mei 2025 (Rp 1.866.000 per gram) = -5.95% (rugi)
  • Membeli emas pada 15 Februari 2025 (Rp 1.678.000 per gram) = 4.59% (untung)
  • Membeli emas pada 15 November 2024 (Rp 1.470.000 per gram) = 19.39% (untung)
  • Membeli emas pada 15 Agustus 2024 (Rp 1.414.000 per gram) = 24.12% (untung)
  • Membeli emas pada 15 Mei 2024 (Rp 1.332.000 per gram) = 31.76% (untung)
  • Membeli emas pada 15 Februari 2024 (Rp 1.115.000 per gram) = 57.40% (untung)
  • Membeli emas pada 15 November 2023 (Rp 1.097.000 per gram) = 59.98% (untung)

Alamat Butik Emas Logam Mulia Antam di Berbagai Kota

Berikut alamat butik emas Logam Mulia Antam di berbagai kota:

Jakarta:
– Butik Emas Logam Mulia Pulogadung: Gedung Graha Dipta Antam, Jl. Pemuda No.1 Jatinegara Kaum, Pulo Gadung, Jakarta Timur 13250
– Butik Emas Logam Mulia Jakarta 01 (Gd. ANTAM): Gedung Aneka Tambang, Lantai 1 Jl. Let.Jen. T.B. Simatupang No.1 Tanjung Barat, Jakarta Selatan 12530
– Butik Emas Logam Mulia Jakarta 02 (Ravindo): Menara Ravindo, Lantai Dasar, Jalan Kebon Sirih Raya, No. 75, Menteng, Jakarta Pusat 10340
– Butik Emas Logam Mulia Jakarta 03 (Ambassador): Mall Ambassador Lt. Dasar No.57, Jl. Prof. DR. Satrio, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan 12940

Bandung:
– Butik Emas Logam Mulia Bandung: Jalan Ir. H. Djuanda, No.151 Dago, Lebak Siliwangi, Coblong, Bandung, Jawa Barat 40132

Yogyakarta:
– Butik Emas Logam Mulia Yogyakarta: Jl. Laksda Adisucipto 26 Gondokusuman, Demangan, Yogyakarta 55221

Semarang:
– Butik Emas Logam Mulia Semarang: Ruko DP Mall Blok A Kav.A/7, Jl. Pemuda No.150, Sekayu, Semarang Tengah, Semarang, Jawa Tengah 50132

Surabaya:
– Butik Emas Logam Mulia Surabaya 01 (Pemuda): Gedung Medan Pemuda Lt. 2, Jl. Pemuda No.27-31 Genteng, Surabaya
– Butik Emas Logam Mulia Surabaya 02 (Mall CITO): Mall City of Tomorrow (CITO) Lt. GE 23 & GS 06/16, Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 288 Surabaya

Balikpapan:
– Butik Emas Logam Mulia Balikpapan: Jl. Jenderal Sudirman No.328 Markoni, Balikpapan Selatan, Kalimantan Timur 76114

Banjarmasin:
– Butik Emas Logam Mulia Banjarmasin: Jl. A. Yani Km.2 Sungai Baru, Banjar Tengah, Banjarmasin – Kalimantan Selatan 70233

Medan:
– Butik Emas Logam Mulia Medan: Komplek Centre Point Jl. Timor, Blok M No.04, Medan – Sumatera Utara 20231

Palembang:
– Butik Emas Logam Mulia Palembang: Gedung Samudra Indonesia, Jl. Jenderal Sudirman No.3528/2083 Km.3.5, Palembang, Sumatera Selatan 30126

Makassar:
– Butik Emas Logam Mulia Makassar: Kantor Perwakilan Antam Makassar, Jl.Ratulangi No.60 Makassar

Denpasar:
– Butik Emas Logam Mulia Bali: Jl. Teuku Umar 2-4 Blok 7 Dauh Puri Klod, Denpasar, Bali 80113

Berita Utama: IHSG Mendekati Level 8.000 dan COIN 43% Setelah IPO

Perkembangan Pasar Saham dan Kinerja Perusahaan Terkini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat kenaikan signifikan sebesar 1,3% pada penutupan perdagangan Rabu (13/8), dengan posisi indeks mencapai rekor tertinggi sepanjang masa yaitu 7.892. Kenaikan ini didorong oleh nilai transaksi saham yang mencapai Rp 21,07 triliun dan kapitalisasi pasar yang mencapai Rp 14.233 triliun. Sebanyak 346 saham menguat, sementara sembilan dari sebelas sektor terpantau naik, dipimpin oleh sektor teknologi.

Di tengah lonjakan IHSG, beberapa saham juga mencatat kenaikan signifikan, seperti PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), meskipun ada juga saham yang terkoreksi, seperti PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI). Selain itu, terjadi sejumlah transaksi crossing besar, termasuk pada saham PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS).

Free Float Saham COIN Melonjak Jadi 43% Usai IPO

Saham PT Indo Kripto Semesta Tbk (COIN) mencatat lonjakan drastis dalam porsi free float, meningkat dari 15% saat penawaran umum perdana (IPO) menjadi 43,05%. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan di kalangan investor terkait penyebabnya, karena free float biasanya merujuk pada saham yang dimiliki publik kurang dari 5% per individu, tidak termasuk pemegang saham pengendali atau direksi.

Direktur Keuangan COIN, Abraham Nawawi, menjelaskan bahwa kenaikan free float ini bukan karena penjualan saham, melainkan hasil rekategorisasi sesuai Peraturan Bursa Efek Indonesia Nomor I-A. Aturan tersebut mengklasifikasikan seluruh pemegang saham dengan kepemilikan di bawah 5% sebagai saham masyarakat, asalkan bukan pengendali, afiliasi, komisaris, direksi, atau saham treasury.

Kinerja Emiten Kawasan Industri Konglomerasi

Perusahaan pengembang kawasan industri menunjukkan kinerja yang beragam selama semester pertama tahun 2025. PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) mencatat kenaikan laba bersih sebesar 523,54% menjadi Rp 310,65 miliar, didorong oleh lonjakan penjualan dan pendapatan jasa. Penjualan tanah matang menjadi kontributor utama pendapatan KIJA pada periode ini.

Sebaliknya, PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) mencatat penyusutan laba bersih sebesar 46,09% menjadi Rp 433,01 miliar, meskipun segmen industri masih mendominasi pendapatannya. Sementara itu, PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) membukukan rugi Rp 32,34 miliar, berbalik dari laba tahun sebelumnya, akibat penurunan pendapatan dan peningkatan beban dari entitas ventura bersama.

Rekomendasi Saham Pilihan Analis

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu (13/8) setelah mencetak kenaikan harian tertinggi sepanjang tahun ini. Proyeksi ini didukung sinyal teknikal bullish seperti golden cross pada indikator MACD dan potensi pengujian level resistance berikutnya.

Analisis dari BinaArtha Sekuritas memprediksi IHSG dapat mencapai 8.025, sementara Phintraco Sekuritas menargetkan 7.910. Beberapa sekuritas terkemuka telah mengeluarkan daftar saham pilihan mereka untuk perdagangan hari ini, lengkap dengan rekomendasi level support dan resistance. Beberapa saham yang direkomendasikan antara lain BBRI, RATU, WIFI, dan GOTO.

Telkom Indonesia Akan Gelar RUPSLB

PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 3 September 2025 dengan agenda utama perubahan jajaran pengurus perseroan. Agenda ini menjadi perhatian lantaran pada tahun yang sama, manajemen telah melakukan pergantian direksi melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Maret 2025 lalu.

Dalam RUPST tersebut, Dian Siswarini resmi diangkat sebagai Direktur Utama Telkom, menggantikan Ririek Adriansyah, dan Muhammad Awaluddin ditunjuk sebagai Wakil Direktur Utama. Selain itu, RUPST juga mengukuhkan Angga Raka Prabowo sebagai Komisaris Utama Telkom, menggantikan Bambang Brodjonegoro yang mengundurkan diri untuk fokus pada jabatan barunya di Asian Development Bank Institute (ADBI).

Perubahan kepemimpinan ini menunjukkan dinamika signifikan dalam struktur korporasi Telkom Indonesia yang merupakan salah satu BUMN strategis.

Pengungkapan Sukarela dalam Kesulitan Keuangan

Penyebab Perusahaan dengan Ekuitas Negatif Menghindari Pengungkapan Informasi

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia per 20 Juni 2025, tercatat sebanyak 53 perusahaan yang memiliki notasi E, yang berarti memiliki ekuitas negatif. Kondisi ini menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan tersebut sedang mengalami kesulitan keuangan akibat berbagai faktor seperti utang yang berlebihan, pengelolaan bisnis yang tidak efektif, atau industri yang terganggu oleh perubahan besar. Dalam situasi seperti ini, manajemen sering kali cenderung untuk menyembunyikan informasi negatif atau mencoba meminimalkan skala masalah, dengan harapan bahwa kondisi akan membaik tanpa intervensi. Namun, pendekatan ini justru bisa memperparah krisis dan mengurangi kepercayaan dari pemangku kepentingan.

Alasan Manajer Enggan Melakukan Pengungkapan Sukarela

Ada beberapa alasan psikologis yang membuat manajer enggan melakukan pengungkapan sukarela, terutama saat menghadapi kesulitan keuangan. Memahami bias-bias ini dapat membantu investor dalam mengambil keputusan yang lebih tepat.

Pertama, manajer yang memiliki rekam jejak sukses atau posisi kepemimpinan kuat cenderung terlalu percaya diri (overconfidence) pada kemampuan mereka untuk mengatasi masalah tanpa campur tangan pihak luar. Contohnya adalah Garuda Indonesia (GIAA), di mana optimisme berlebihan terkait pemulihan pasar penerbangan pasca-pandemi atau keberhasilan restrukturisasi tanpa transparansi penuh menjadi hambatan dalam pengungkapan informasi. Meskipun ada sinyal jelas dari penurunan jumlah penumpang dan pembatasan perjalanan global, komunikasi awal GIAA masih mempertahankan narasi pemulihan cepat. Bias optimism ini membuat manajer cenderung “merapikan” laporan keuangan agar tampak lebih baik.

Kedua, adanya kecenderungan untuk mencari dan menafsirkan informasi yang sesuai dengan keyakinan yang sudah ada (bias konfirmasi). Manajer mungkin hanya fokus pada data positif, seperti peningkatan kecil pada rute tertentu, sementara mengabaikan indikator yang lebih mengkhawatirkan seperti utang yang tidak terkendali atau kurangnya kepercayaan dari lessor. Dalam kasus GIAA, ini bisa berarti terlalu fokus pada potensi pasar domestik sementara mengabaikan dampak jangka panjang dari biaya operasional tinggi dan utang yang belum diselesaikan.

Ketiga, kecenderungan loss aversion, yaitu perasaan sakit akibat kerugian secara psikologis jauh lebih kuat daripada keuntungan yang setara. Hal ini mendorong manajer untuk menghindari pengungkapan informasi negatif yang bisa menyebabkan penurunan harga saham, penarikan investasi, atau reaksi negatif dari kreditur. Bagi GIAA, ancaman delisting, tuntutan pailit, atau kehilangan dukungan pemerintah sangat ditakuti. Ketakutan ini seringkali memicu penundaan pengungkapan atau upaya untuk “membungkus” berita buruk dengan narasi yang lebih positif.

Dampak Hubungan dengan Pemangku Kepentingan

Hubungan antara perusahaan dan pemangku kepentingan seperti pemerintah, regulator, atau serikat pekerja sangat memengaruhi perilaku pengungkapan. GIAA sebagai BUMN memiliki tekanan tambahan untuk menjaga citra dan tidak mempermalukan pemerintah. Hal ini bisa mendorong manajemen untuk membatasi pengungkapan demi menjaga reputasi. Di sisi lain, ketika hubungan dengan pemangku kepentingan memburuk, tekanan untuk mengungkapkan lebih banyak informasi meningkat.

Pentingnya Framing Effects

Cara menyampaikan informasi juga sangat penting. Bagaimana informasi disajikan dapat memengaruhi bagaimana informasi tersebut diterima dan ditafsirkan. Misalnya, jika masalah keuangan GIAA dibingkai sebagai “tantangan operasional sementara akibat pandemi”, tanggapan yang diharapkan mungkin berbeda dibandingkan jika dibingkai sebagai “krisis keuangan struktural yang membutuhkan restrukturisasi radikal”. Pada awal pandemi, informasi sering dibingkai sebagai masalah temporer akibat force majeure, tetapi seiring waktu, para pemangku kepentingan mulai menyadari bahwa masalah GIAA lebih dalam dan struktural, bukan hanya akibat pandemi. Pembingkaian yang tidak lengkap ini menciptakan diskoneksi antara persepsi manajemen dan realitas yang dilihat oleh kreditur dan lessor, yang pada akhirnya memicu ketidakpercayaan dan mempersulit negosiasi.

Peran Pemangku Kepentingan dalam Pemulihan Perusahaan

Pemulihan perusahaan dalam kondisi sulit tidak mungkin terjadi tanpa dukungan dari berbagai pemangku kepentingan. Strategi komunikasi dan pengungkapan yang lebih baik sangat penting dalam proses ini.

Dukungan penuh dari pemegang saham, seperti pemerintah melalui Kementerian BUMN, memberikan sinyal kuat kepada pasar dan kreditur. Data menunjukkan bahwa pemerintah menyuntikkan PMN sebesar Rp7,5 triliun setelah proses restrukturisasi, sebuah bukti kepercayaan yang kembali tumbuh. Dukungan dari kreditur juga sangat penting. Setelah komunikasi yang intensif dan transparan dari GIAA mengenai skema homologasi dan rasionalisasi utang, mayoritas kreditur menyetujui proposal restrukturisasi. Dukungan karyawan juga penting. Dengan komunikasi internal yang jujur tentang tantangan dan rencana perusahaan, GIAA diharapkan bisa menjaga semangat karyawan di tengah kondisi sulit. Selain itu, dukungan publik dan media juga perlu diraih. Setelah GIAA menunjukkan komitmen restrukturisasi dan transparansi, liputan media menjadi lebih konstruktif, dan opini publik mulai melihat upaya pemulihan yang serius.

Kesimpulan

Ilmu perilaku mengingatkan kita bahwa manajer bukanlah manusia yang sepenuhnya rasional. Oleh karena itu, penting bagi investor untuk mengenali dan mengatasi bias seperti overconfidence, bias konfirmasi, dan loss aversion yang dapat menghalangi pengungkapan informasi. Di Indonesia, di mana persepsi memengaruhi pasar, kemampuan untuk membangun kembali dan mempertahankan kepercayaan melalui komunikasi berkualitas adalah aset tak ternilai. Dengan komunikasi dan transparansi yang tepat, perusahaan yang sedang mengalami kesulitan keuangan bisa lebih mendapat dukungan dari pemangku kepentingan. Pada akhirnya, reputasi dan kepercayaan yang dibangun di masa sulit adalah fondasi utama bagi keberlanjutan dan keberhasilan jangka panjang perusahaan.