Arsip Tag: film

Sinopsis Film Sitaare Zameen Par, Kemanusiaan di Lapangan Basket

Film Sitaare Zameen Par: Kembalinya Aamir Khan dengan Pesan Kemanusiaan yang Menginspirasi

Film terbaru Sitaare Zameen Par menandai kembalinya Aamir Khan ke layar lebar setelah tiga tahun vakum. Film ini membawa kisah yang memadukan semangat olahraga dan kehangatan kemanusiaan, menghadirkan pesan yang dalam dan menyentuh hati penonton.

Disutradarai oleh R.S. Prasanna, film ini menyoroti perjalanan seorang pelatih basket yang awalnya enggan melatih tim beranggotakan pemain berkebutuhan khusus. Alur cerita mengikuti transformasi sang pelatih dari sikap sinis menjadi penuh empati, menemukan arti kemenangan yang sesungguhnya.

Pemain yang Membawa Warna di Sitaare Zameen Par

Film ini menghadirkan 10 aktor berkebutuhan khusus yang memerankan anggota tim basket. Mereka adalah Aroush Datta, Gopi Krishna Varma, Samvit Desai, Vedant Sharma, Ayush Bhansali, Ashish Pendse, Rishi Shahani, Rishabh Jain, Naman Mishra, dan Simran Mangeshkar. Berbeda dari banyak film yang menjadikan karakter disabilitas sebagai figuran atau latar belakang, di sini mereka menjadi inti cerita. Setiap tokoh memiliki latar belakang, kepribadian, dan konflik pribadi yang menambah kedalaman narasi.

Selain itu, Genelia D’Souza juga hadir sebagai Suneeta, mantan istri Gulshan, yang terlibat dalam salah satu perubahan penting di hidup sang pelatih.

Kisah Utama Film Sitaare Zameen Par

Kisah Sitaare Zameen Par berpusat pada Gulshan Arora (Aamir Khan), asisten pelatih basket di Delhi Sports Association. Karakternya digambarkan arogan, temperamental, dan kurang menghargai orang lain. Kehidupannya berubah drastis ketika, dalam sebuah pertandingan National Basketball League, ia berselisih dan memukul pelatih kepala, Paswan. Akibatnya, Gulshan diskors. Masalahnya semakin runyam ketika di hari yang sama, dalam keadaan mabuk, ia menabrak mobil polisi.

Di pengadilan, hakim memutuskan hukuman pengabdian masyarakat. Tugasnya: melatih sebuah tim basket yang anggotanya adalah orang-orang neurodivergen, termasuk penyandang autisme dan down syndrome. Awalnya, Gulshan memandang tim ini dengan sinis. Baginya, mengajar mereka bukan hanya sulit, tapi sia-sia. Namun, seiring waktu, interaksi yang terjadi mulai mengubah pandangannya. Dari hubungan yang canggung menjadi keakraban yang tulus, ia belajar bahwa kekuatan sejati tak selalu datang dari keterampilan, tapi dari hati yang mau memahami.

Perbedaan dengan Taare Zameen Par

Banyak yang mengira Sitaare Zameen Par adalah kelanjutan dari Taare Zameen Par (2007), film Aamir Khan yang ikonik. Namun, hubungan keduanya hanya sebatas semangat tematik: sama-sama mengangkat isu kemanusiaan dan inklusivitas. Jika Taare Zameen Par cenderung emosional dengan nada sedih, Sitaare Zameen Par membawa pesan yang lebih ringan dan optimis. Film ini mengajak penonton tertawa bersama para tokohnya, sekaligus merenung tanpa harus larut dalam kesedihan.

Tantangan Produksi dan Sensor

Menjelang perilisan, film ini sempat terhambat oleh permintaan CBFC (Badan Sensor Film India) untuk memotong dua adegan. Tim produksi, termasuk Aamir Khan dan R.S. Prasanna, menilai adegan tersebut penting untuk menjaga keutuhan pesan. Meski sempat berencana berdialog ulang dengan pihak sensor, pada akhirnya film ini tetap mendapatkan lampu hijau untuk tayang, mempertahankan jadwal rilis 20 Juni 2025.

Nilai Sosial yang Dibawa Film Ini

Daya tarik Sitaare Zameen Par tidak hanya pada cerita atau akting para pemainnya, tapi juga pada pesan sosial yang dibawanya. Film ini menunjukkan bahwa kesempatan yang setara bisa membuka ruang bagi setiap orang untuk bersinar, tanpa memandang keterbatasan fisik atau mental. Pendekatan produksi yang inklusif memberikan peran utama pada aktor berkebutuhan khusus, menjadi langkah penting dalam representasi di layar lebar. Penonton diajak melihat mereka bukan sebagai “penderita”, melainkan individu dengan bakat, tekad, dan mimpi.

Respons Penonton terhadap Trailer dan Filmnya

Trailer resmi yang dirilis sebelum penayangan mendapat sambutan luar biasa. Dalam hitungan hari, jumlah penonton di YouTube menembus 70 juta. Antusiasme ini berlanjut saat filmnya dirilis, terutama karena ini adalah comeback Aamir Khan setelah tiga tahun vakum pasca Laal Singh Chaddha (2022). Banyak penonton mengaku terkesan dengan chemistry para pemain, alur yang menyentuh, serta pesan positif yang dihadirkan.

Pelajaran Hidup dari Sitaare Zameen Par

Lebih dari sekadar drama olahraga, film ini adalah kisah tentang transformasi diri. Gulshan Arora yang awalnya sinis belajar arti empati, kesabaran, dan penerimaan. Ia menemukan bahwa kebahagiaan sejati sering kali datang dari memberi, bukan hanya menerima. Hubungannya dengan para pemain juga memengaruhi kehidupan pribadinya, termasuk memperbaiki komunikasi dengan mantan istrinya.

Sitaare Zameen Par adalah potret kehangatan yang lahir dari pertemuan manusia dengan latar belakang berbeda. Dengan perpaduan humor, drama, dan pesan moral yang kuat, film ini menjadi ajakan untuk melihat bahwa bintang di bumi itu nyata, mereka ada di sekitar kita, menunggu untuk bersinar.

Daftar Film Sejarah Perjuangan Kemerdekaan Indonesia

Rekomendasi Film Sejarah Indonesia yang Bisa Menambah Wawasan

Film sejarah atau film tentang perjuangan bangsa sering kali menyajikan pesan-pesan penting yang bisa dijadikan teladan. Tidak hanya sebagai hiburan, film-film ini juga mampu memberikan wawasan tentang masa lalu yang memengaruhi kehidupan saat ini. Berikut beberapa rekomendasi film sejarah Indonesia yang patut ditonton, terutama saat memperingati hari kemerdekaan.

1. Perburuan (2019)

Film yang mengangkat cerita dari novel karya Pramoedya Ananta Toer ini berlatar belakang perjuangan Indonesia pada masa penjajahan Jepang. Diperankan oleh Adipati Dolken, film ini menceritakan perjalanan Hardo yang kembali ke kampung halamannya setelah pemberontakan PETA gagal. Ia harus bersembunyi dan menghadapi ancaman dari tentara Jepang. Cerita ini menunjukkan semangat perjuangan yang tidak pernah padam meskipun dalam kondisi sulit.

2. Sultan Agung: Tahta, Perjuangan dan Cinta (2018)

Dalam film ini, Hanung Bramantyo mengangkat kisah tokoh besar Sultan Agung. Film ini tidak hanya menyajikan perlawanan terhadap VOC Belanda, tetapi juga menyisipkan kisah cinta antara Sultan Agung dengan Lembayung. Kombinasi antara politik dan cinta membuat film ini menjadi lebih menarik dan mendalam.

3. Kartini (2017)

Film ini mengangkat kisah Raden Ajeng Kartini, salah satu pahlawan wanita nasional. Berbeda dengan film-film lainnya, Kartini berjuang melalui pendidikan. Film ini menampilkan alur cerita yang maju-mundur dan menggambarkan perjuangan Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan.

4. Rudy Habibie/ Habibie & Ainun (2016)

Film ini mengisahkan kisah hidup Rudy Habibie sebelum ia menjadi presiden. Film ini merupakan sekuel dari film sebelumnya yang lebih fokus pada hubungan romantis. Namun, versi 2016 ini lebih menyoroti kehidupan masa muda Habibie di Jerman dan konflik yang ia hadapi dalam mengambil peran untuk negara.

5. Jenderal Soedirman (2015)

Film ini menceritakan perjuangan Jenderal Soedirman selama masa kolonial Belanda. Meski mengalami sakit parah, ia tetap menjalani misi gerilya yang akhirnya berhasil melemahkan pasukan Belanda. Film ini cocok ditonton saat memperingati hari kemerdekaan.

6. Guru Bangsa: Tjokroaminoto (2015)

Film ini mengisahkan perjuangan HOS Tjokroaminoto dalam memperjuangkan martabat masyarakat Indonesia. Disutradarai oleh Garin Nugroho, film ini menampilkan kisah nyata tokoh penting yang memperjuangkan keadilan dan hak rakyat.

7. Soekarno: Indonesia merdeka (2013)

Film ini mengisahkan kisah perjuangan Presiden pertama RI, Soekarno. Diperankan oleh aktor ternama, film ini menyajikan pidato-pidato inspiratif seperti “Indonesia Menggugat”. Film ini juga menggambarkan peran tokoh-tokoh nasional lain dalam proses proklamasi.

8. Bumi Manusia (2019)

Film ini bercerita tentang percintaan antara Minke dan Annelies Mellema. Hubungan mereka banyak mendapat hambatan dari masyarakat Belanda. Meski akhirnya menikah, mereka tetap menghadapi tantangan dari pihak keluarga dan pemerintah kolonial.

9. Sang Pencerah (2010)

Film ini mengangkat kisah Ahmad Dahlan, pendiri organisasi Islam Muhammadiyah. Film ini mengajarkan nilai-nilai toleransi dan perubahan. Meskipun tidak berlatar belakang kemerdekaan, film ini tetap menyampaikan semangat perjuangan untuk melepaskan bangsa dari penindasan.

10. Kadet 1947 (2021)

Film ini mengisahkan perjuangan para Kadet yang melakukan aksi pengeboman untuk mempertahankan kemerdekaan. Dengan semangat jiwa muda, film ini menjadi daya tarik bagi penonton milenial. Film ini juga menggambarkan perjuangan tujuh orang Kadet dalam menghadapi agresi militer Belanda.

Film-film sejarah Indonesia tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran tentang perjuangan dan nilai-nilai luhur bangsa. Dengan menonton film-film ini, kita dapat lebih memahami sejarah dan menghargai perjuangan para pahlawan.

Sutradara Bicara Film Merah Putih: One For All dan Kontroversi

Penjelasan Endiarto Mengenai Film Merah Putih: One For All

Sutradara sekaligus produser eksekutif Endiarto akhirnya memberikan penjelasan terkait film animasi Merah Putih: One For All. Film ini akan tayang secara terbatas pada 14 Agustus 2025, tepat di momen perayaan kemerdekaan Indonesia. Namun, film ini mendapat berbagai kritik dari berbagai pihak, terutama terkait kualitas animasinya yang dinilai kurang memadai.

Endiarto menjelaskan alasan penggunaan judul dalam Bahasa Inggris. Meskipun film ini mengangkat tema kebangsaan dan dirancang untuk tayang pada momen penting tersebut, ia memilih judul Merah Putih: One For All karena dianggap lebih familiar bagi anak-anak, yang menjadi target pasar utamanya. “Kita kenapa pakai Bahasa Inggris, ini kan bahasa yang familiar dan mudah. Supaya familiar aja di telinga anak-anak, kan ini konsumsi untuk anak-anak, bukan untuk dewasa atau remaja,” ujarnya.

Selain itu, Endiarto juga menyampaikan harapannya untuk mengundang Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, serta Raffi Ahmad sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni. Sayangnya, ia mengaku tidak memiliki akses untuk mengirim undangan kepada mereka.

Terkait isu biaya produksi sebesar Rp 6,7 miliar, Endiarto membantahnya. Menurutnya, proyek ini dijalankan tanpa dana pasti. “Enggak ada catatan angka karena dari awal kita tidak dimulai dari angka, tapi niat hati masing-masing,” katanya. Semua orang yang terlibat dalam pembuatan film bekerja sesuai kemampuan masing-masing, dengan sistem gotong royong.

Endiarto juga menanggapi kritik Hanung Bramantyo yang merasa film ini terkesan terburu-buru dirilis. Ia menegaskan bahwa proses produksi dilakukan secara bertahap, mulai Mei tahun lalu. “Kita enggak ada buru-buru. Jadi kita sudah tahun kemarin, nah mulai Mei itu kita lakukan post-pro,” jelasnya.

Mengenai sumber dana, Endiarto kembali menegaskan bahwa proyek ini sepenuhnya mandiri tanpa bantuan dana dari pihak mana pun. “Kita ini sifatnya project gotong royong karena enggak ada dana, enggak ada bujet. Ditanya berapa bujet-nya, bujet-nya enggak ada, bujet-nya itu spirit,” katanya. Ia juga mengaku tidak menerima dana apapun dari pemerintah.

Film Merah Putih: One For All berhasil mendapatkan slot tayang di Cinema XXI meski banyak film lain sedang menunggu giliran. Endiarto mengatakan bahwa hal ini didasarkan pada pertimbangan momen spesial. “Kemungkinan, pertimbangan mereka juga seperti kami kali, melihat momen ini mereka ikut berpartisipasi, berkontribusi secara aktif mewarnai kemeriahan ini.”

Endiarto juga menjelaskan motivasi utamanya membuat film ini. Ia merasa prihatin karena tidak ada film bertema kebangsaan yang tayang di momen perayaan kemerdekaan. “Kami dari pekerja kreatif perfilman Indonesia di Pusat Usmar Ismail ini, kita terpanggil, masa kita enggak bisa sih, kita mampu kok, kita bisa,” katanya.

Meski sadar filmnya masih jauh dari sempurna, Endiarto ingin membuktikan bahwa para pekerja seni bisa menciptakan karya untuk anak-anak bangsa. Tujuan utamanya adalah untuk ikut memeriahkan perayaan HUT ke-80 RI. “Tujuan kita mewarnai. Ini hasil karya kami, sumbangsih kami, dana kami sendiri, effort kami sendiri, dan kami memberikan sumbangsih buat kemeriahan perayaan khusus 80 tahun ini.”

5 Film Thailand yang Menarik Dibintangi Kao Supassara

Kao Supassara Thanachart, Aktris yang Membawa Pesona dalam Berbagai Peran

Kao Supassara Thanachart telah lama menjadi sorotan publik berkat pesonanya dan kemampuan aktingnya yang luar biasa. Sejak awal kiprahnya di industri hiburan Thailand, ia berhasil membangun reputasi sebagai salah satu aktris paling menjanjikan. Kemampuannya dalam memerankan berbagai karakter membuatnya mudah disukai oleh penonton dari berbagai kalangan.

Tidak hanya aktif dalam drama televisi, Kao juga tampil memukau dalam beberapa film layar lebar. Jika kamu sedang mencari referensi tontonan untuk mengisi waktu luang, berikut ini adalah lima rekomendasi film Thailand yang dibintangi oleh Kao Supassara.

1. The Swimmers (2014)

Film pertama Kao Supassara yang terkenal adalah The Swimmers. Film yang dirilis pada tahun 2014 ini dibintangi oleh Tor Thanapob, March Chutavuth, Violette Wautier, dan lainnya. Sutradara film ini adalah Jim Sophon Sakdaphisit.

Cerita film ini mengisahkan Perth (March Chutavuth) dan Tan (Tor Thanapob), dua sahabat dekat sekaligus perenang profesional yang selalu bersaing. Meski tampak kompak, Perth merasa iri dengan kemampuan atletik Tan yang lebih unggul. Ia juga cemburu karena Tan berpacaran dengan Ice (Kao Supassara). Persaingan antara mereka berubah menjadi tragedi setelah Ice meninggal dunia. Hal ini membuat Tan terpuruk dalam kesedihan dan memutuskan untuk mundur dari dunia renang karena depresi.

Setelah kehilangan Ice, Tan terobsesi untuk mengungkap misteri di balik kematian Ice dan mencari tahu siapa yang bertanggung jawab. Di sisi lain, Perth mulai meraih kemenangan demi kemenangan di berbagai kompetisi. Popularitasnya melonjak drastis. Namun, kebahagiaan itu tidak berlangsung lama. Perth mulai dihantui oleh arwah Ice. Bayangan Ice yang terus muncul perlahan mengganggu ketenangan hidup Perth, membuka kebenaran yang tak bisa ia hindari lagi.

2. About Us (2014)

Film pendek berjudul About Us dirilis pada tahun yang sama dengan The Swimmers. Dalam film ini, Kao Supassara beradu akting dengan JJ Krissanapoom dan Jack Kittisak. Faktanya, film ini merupakan proyek ke-22 dari 33 karya Bang Channel Thailand yang sedang mengembangkan industri film pendek.

Ceritanya tentang Teh (JJ Krissanapoom) yang harus berhadapan dengan perasaan terlarang. Ia menyukai Rin (Kao Supassara), pacar dari Boom (Jack Kittisak), sahabatnya sendiri. Teh terjebak di antara hubungan persahabatan dan cinta yang telah ia pendam selama bertahun-tahun. Lalu, apa yang akan Teh pilih?

3. Buppha Ratree: A Haunting in Japan (2016)

Satu lagi film dengan cerita horor yang dibintangi Kao Supassara adalah Buppha Ratree: A Haunting in Japan. Film ini juga dibintangi oleh Nack Charlie dan Jack Chaleumpol. Film bergenre horor komedi ini sempat booming saat tayang pada 2016 lalu.

Ceritanya mengisahkan sebuah rock band Thailand yang melakukan perjalanan ke Jepang untuk syuting video musik berlatar salju. Mereka menginap di sebuah pondok sewaan resor ski Jepang yang indah. Tanpa mereka sadari, pondok tersebut ternyata berhantu dan dihuni oleh sejumlah arwah. Ada arwah seorang gadis Thailand bernama Ros (Kao Supassara) yang datang ke resor tersebut untuk menyembuhkan patah hatinya. Arwah Ros kemudian jatuh hati kepada vokalis band yang sangat mirip dengan mantan kekasihnya. Apakah arwah Ros akan membiarkan para anggota band tenang atau justru mengganggu mereka?

4. The Moment (2017)

Jika kamu penikmat film romantis seperti Love Actually (2003), cobalah menonton The Moment. Film yang booming pada 2017 ini dibintangi oleh Kao Supassara, Tony Rakkaen, Toey Jarinporn, Yoo Teo, Kan Kantathavorn, Peach Pachara, dan lainnya. Film romantis nan hangat ini diarahkan oleh sutradara Peed Panchapong Kongkanoi.

Film ini berisi kisah cinta dari tiga pasangan di tiga negara berbeda. Praew (Toey Jarinporn) baru saja pindah ke New York untuk melanjutkan studinya. Di sana, ia bertemu dengan Jim (Toni Rakkaen), cowok Thailand yang mencuri hati Praew. Ada juga cerita Ton (Peach Pachara) yang rela terbang ke London demi mencari kekasihnya. Siapa sangka ia bertemu orang baru, seperti Jeab (Kao Supassara) yang membantunya menikmati hidup setelah putus cinta.

Kisah terakhir datang dari kota Seoul. Karn (Kan Kantathavorn) kesulitan dengan dunia korporat di Korea. Sebagai orang asing, ia merasa sulit beradaptasi di negeri orang. Untungnya, ia bertemu Kim (Yoo Teo) yang menghadirkan kehangatan hidup Karn di tengah dinginnya perlakukan orang Korea terhadapnya.

5. Love and Run (2019)

Terakhir, ada film Love and Run yang rilis pada 2019 lalu. Dalam film ini, Kao Supassara beradu akting dengan Chanon Santinatornkul, Joke Gornpop, Blue Pongtiwat, dan masih banyak lagi. Drama komedi romantis ini diarahkan oleh K Chainarong Tampong.

Love and Run bercerita tentang Lin (Kao Supassara), seorang perawat yang kesulitan mencari pacar. Ternyata, Lin susah mendapatkan pacar karena ponakannya, Due (Chanon Santinatornkul), yang sangat protektif dan tak ingin Lin dekat dengan cowok lain. Setiap ada cowok yang mendekati Lin, mereka akan berhadapan dengan Due sehingga berpikir dua kali untuk berhubungan dengan Lin.

Dari kisah cinta yang manis hingga cerita horor, deretan film yang dibintangi Kao Supassara menunjukkan betapa tingginya kemampuan aktingnya. Setiap peran yang ia mainkan membawa warna tersendiri. Ini membuat penonton betah mengikuti alur cerita sekaligus jatuh hati pada karakternya. Jika kamu ingin menyelami dunia perfilman Thailand, film-film Kao ini bisa jadi pilihan tepat untuk ditonton!

Sinopsis Film Perayaan Mati Rasa: Drama Emosional Tentang Luka, Keluarga, dan Pengampunan

Dirilis secara resmi di bioskop mulai 29 Januari 2025, film Perayaan Mati Rasa dengan cepat mencuri perhatian publik dan menjadi buah bibir di berbagai platform media sosial. Diproduksi oleh Sinemaku Pictures, rumah produksi yang didirikan oleh Umay Shahab dan Prilly Latuconsina, film ini menawarkan kisah mendalam tentang kehilangan, keterasingan emosional, dan kekuatan keluarga dalam menghadapi trauma bersama.

Cerita lk21 film ini terinspirasi dari lagu berjudul sama yang dinyanyikan oleh Umay Shahab bersama Natania Karin pada tahun 2023. Lagu tersebut sempat viral di internet, digunakan dalam berbagai video pribadi yang menggambarkan rasa kehilangan, keterasingan, dan kerinduan. Dari situ, lahirlah sebuah gagasan untuk menerjemahkan esensi emosional lagu tersebut ke dalam bentuk sinema dengan pendekatan personal dan menyentuh.

Tentang Cerita: Perjalanan Emosi Seorang Kakak

Di pusat cerita adalah Ian Antono (diperankan oleh Iqbaal Ramadhan), anak pertama dalam keluarganya yang memiliki impian besar untuk menjadi seorang musisi ternama. Bersama grup band-nya, Midnight Serenade, Ian menapaki jalan musik dengan penuh keyakinan dan kerja keras. Namun di balik semangat itu, ia juga terjebak dalam bayang-bayang ambisinya sendiri—berusaha memenuhi ekspektasi semua orang, termasuk dirinya sendiri, sampai pada titik ia menjauh dari keluarganya tanpa sadar.

Hidup Ian berubah drastis ketika kedua orang tuanya meninggal mendadak dalam sebuah tragedi yang tak terduga. Dihantam rasa duka yang dalam dan kehilangan pegangan hidup, ia memilih untuk mematikan seluruh emosinya. Dalam usahanya menahan amarah dan kesedihan, Ian justru kehilangan koneksi dengan siapa pun, bahkan dengan dirinya sendiri.

Persaudaraan, Rasa Kalah, dan Proses Berdamai

Konflik semakin kompleks karena Ian memiliki seorang adik, Uta Antono, yang hidupnya terlihat sempurna. Diperankan oleh Umay Shahab sendiri, Uta adalah podcaster yang sukses dan menjadi kebanggaan orang tua. Ian yang sedang patah, terjebak dalam rasa bersalah dan perasaan inferior terhadap pencapaian adiknya. Hubungan mereka pun dipenuhi ketegangan pasif yang mengakar dari masa kecil.

Namun kehilangan yang sama menyadarkan mereka bahwa satu-satunya yang tersisa hanyalah mereka berdua. Dalam ruang luka yang belum sembuh, mereka perlahan belajar membuka diri, mengungkapkan perasaan yang selama ini dikubur, dan saling menguatkan. Perayaan Mati Rasa bukan hanya cerita tentang duka, tapi tentang bagaimana manusia mencoba berdamai—dengan masa lalu, dengan keluarga, dan dengan dirinya sendiri.

Sutradara dan Pemeran

Film ini disutradarai oleh Umay Shahab, yang juga mengambil peran penting dalam cerita. Dalam salah satu wawancaranya, Umay berkata:

Proses kehilangan orang tua itu menyakitkan, terutama ketika yang tersisa hanyalah saudara. Film ini ingin menunjukkan bahwa di balik semua konflik dan perbedaan, selalu ada ruang untuk saling menguatkan—karena kita hanya punya satu sama lain.

Film ini didukung oleh jajaran pemeran bintang seperti Dwi Sasono, Unique Priscilla, Devano Danendra, Randy Danistha, Abdul Qodir Jaelani, Priscilla Jamail, Lukman Sardi, Tj Ruth, Sadha Triyudha, Vonny Anggraini, Donny Alamsyah, Tissa Biani, dan Agus Kuncoro.

Catatan Akhir

Perayaan Mati Rasa adalah eksplorasi emosional yang halus namun tajam tentang bagaimana keluarga, seberapapun retaknya, tetap bisa menjadi ruang teraman untuk pulang. Dengan alur yang lirih, sinematografi yang intim, dan musik yang menggugah, film ini menggambarkan bahwa rasa sakit bukan akhir dari segalanya—kadang ia adalah pintu masuk menuju pengertian dan cinta yang lebih dewasa.

Daftar Film Bioskop Terbaru yang Rilis Februari 2025: Dari yang Romantis Sampai yang Horor

Judul-judul film baru siap meramaikan layar bioskop Indonesia yang dijadwalkan tayang pada Februari 2025. Ada banyak pilihan film beraneka genre yang bisa dinikmati, mulai dari horor, thriller, komedi romantis, drama, hingga action.

Di antara beberapa film horor Indonesia yang menghiasi layar lebar sepanjang Februari 2025, ada A Business Proposal yang penayangannya ditunggu-tunggu karena mengadaptasi karya webtoon dan drakor fenomenal. Untuk film luar negeri, akan tayang seri film pahlawan MCU Captain America: Brave New World dan film horor Nosferatu yang telah lama ditunggu-tunggu.

  1. A Business Proposal

Film A Business Proposal adalah adaptasi dari webtoon terkenal yang mendominasi perhatian di Korea. Film ini berkisar pada sebuah kisah cinta antara seorang CEO muda dan pegawainya. Dalam cerita ini, Sari—diperankan oleh Ariel Tatum—secara tidak sengaja terlibat kencan buta dengan Utama, CEO dari perusahaan tempatnya bekerja. Konflik muncul antara perasaan cinta dan tuntutan profesionalisme. Selain Ariel Tatum, film ini juga dibintangi oleh Abidzar Al Ghifari, Caitlin Halderman, dan Ardhito Pramono, yang semuanya hadir untuk menghadirkan pengalaman menonton yang menarik.

  1. Coto vs Konro

Film Coto vs Konro mengisahkan pertempuran bisnis dua warung makan yang saling bersaing. Karakter utama, Haji Matto, pengelola warung Coto, harus berhadapan dengan Daeng Sangkala, yang berusaha mendirikan warung Konro tepat di seberangnya. Haji Matto, yang terikat pada tradisi memasak warisan leluhur, dan Daeng Sangkala, yang modern dan ambisius, menciptakan ketegangan. Strategi pemasaran yang agresif dari Daeng Sangkala memicu persaingan yang kian sengit dalam dunia kuliner, dan menjadikan film ini menarik untuk diikuti.

  1. Petaka Gunung Gede

Petaka Gunung Gede menyajikan sebuah cerita horor yang terinspirasi dari pengalaman pendakian gunung yang penuh misteri. Maya dan Ita, dua sahabat, memutuskan untuk mendaki Gunung Gede bersama rombongan. Namun, hal-hal aneh mulai terjadi setelah Ita—yang dalam keadaan tidak seharusnya mendaki—terlibat dalam kepercayaan lokal yang melanggar mitos. Film ini mengedepankan tema persahabatan dan keberanian dalam menghadapi ketakutan dan tantangan di alam liar.

  1. Rumah Teteh: Story of Helena

Film Rumah Teteh: Story of Helena adalah pilihan menarik bagi penggemar horor. Film ini diangkat dari kisah nyata yang menjadi viral. Mengisahkan tentang hantu yang menghantui sebuah rumah kost, film ini dibintangi oleh bintang muda seperti Nova Eliza dan Erdin Werdayana. Cerita ini menjanjikan ketegangan yang bakal membuat penonton terjaga dari awal hingga akhir, menghadirkan suasana yang mencekam dan misterius.

  1. Rahasia Rasa

Rahasia Rasa berfokus pada seorang chef, Ressa, yang kehilangan kemampuannya mengenali rasa. Dalam pencariannya untuk menemukan kembali semangat memasaknya, Ressa berjumpa dengan sahabat masa kecilnya, Tika. Film ini menggambarkan perjalanan emosional dan profesional Ressa, sambil menyoroti betapa pentingnya dukungan dari orang terdekat. Akting Jerome Kurnia dan Nadya Arina menyempurnakan pengalaman sinematik yang menyentuh hati.

  1. Nosferatu

Nosferatu adalah remake dari film horor klasik yang sangat terkenal. Keseluruhan cerita berfokus pada Thomas Hutter, seorang agen properti yang ditugaskan untuk menemui Count Orlok. Mendeskripsikan ketegangan serta teror yang dialami Hutter dan istrinya, film ini dibintangi oleh bintang ternama seperti Lily-Rose Depp dan Nicholas Hoult. Dengan nuansa gotik yang kuat, “Nosferatu” menawarkan pengalaman menegangkan yang berakar pada cerita vampir yang klasik.

  1. Captain America: Brave New World

Film Captain America: Brave New World memperkenalkan petualangan baru Sam Wilson sebagai Captain America. Dalam plot yang penuh dengan konspirasi global dan aksi hebat, Wilson harus bertahan melawan ancaman yang datang dari berbagai arah. Diperankan oleh Anthony Mackie, film ini juga menampilkan bintang-bintang besar seperti Harrison Ford dan Gia Salvatore. Dengan cerita yang mendalam, film ini menjanjikan kepuasan bagi penggemar Marvel Cinematic Universe (MCU) di seluruh dunia.

Bulan Februari 2025 menjanjikan variasi film yang kaya, menyajikan kombinasi antara genre horor, komedi, dan drama. Dengan deretan film menarik ini, bioskop di Indonesia siap dikenal ramai oleh penonton yang menginginkan variasi kisah yang beragam.

Rekomendasi Film Action Terbaik dengan Alur Cerita Menggigit dan Rating Tinggi

Dalam industri film, genre action kerap kali menyajikan pengalaman yang mendebarkan dengan aksi-aksi luar biasa seperti perkelahian, kejar-kejaran mobil, dan ledakan yang memukau.

Film-film ini tidak hanya memberikan hiburan visual, tetapi juga menjadi daya tarik utama bagi penonton yang mencari pengalaman sinematik yang tak terlupakan.

Bintang-bintang besar seperti Dwayne Johnson, Jason Statham, dan Tom Cruise seringkali menjadi daya tarik utama dalam film action. Kehadiran mereka tidak hanya menjamin aksi yang memukau, tetapi juga meningkatkan minat penonton.

Tidak hanya tentang bintang-bintang besar, film action juga seringkali memanjakan penonton dengan efek khusus dan adegan spektakuler seperti ledakan yang mengguncang, mobil yang terbang, dan elemen-elemen lain yang menambah daya tarik film.

Kali ini, Yumin ingin berbagi rekomendasi film action terbaik yang tidak hanya menawarkan aksi spektakuler tetapi juga memiliki alur cerita yang menarik dan mendapat rating tinggi dari penonton.

  1. The Dark Knight (2008)

Sumber: BBC

 

The Dark Knight merupakan sekuel dari Batman Begins dan menjadi bagian dari The Dark Knight Trilogy. Ceritanya mengikuti perjalanan Batman dan Gordon yang berusaha menghadapi ancaman dari seorang psikopat bernama Joker.

Dengan genre action dan crime, film ini disutradarai oleh Christopher Nolan dan dibintangi oleh Christian Bale, Gary Oldman, dan Heath Ledger. Durasinya mencapai 2 jam 32 menit.

  1. Inception (2010)

Sumber: Film Stories.

 

Inception mengisahkan tentang seorang pencuri spesialis bernama Dom Cobb yang mencuri rahasia dari alam bawah sadar korbannya. Dengan genre action dan adventure, film ini disutradarai oleh Christopher Nolan dan dibintangi oleh Leonardo DiCaprio, Joseph Gordon-Levitt, Tom Hardy, dan Cillian Murphy. Durasinya adalah 2 jam 28 menit.

  1. Terminator 2: Judgment Day (1991)

Sumber: IMDb

 

Terminator 2: Judgment Day mengambil latar tahun 1997, 11 tahun setelah peristiwa film pertama. Ceritanya melibatkan John Connor yang harus dilindungi oleh Terminator T-800 dari ancaman Terminator T-1000 yang dikirim oleh Skynet.

Dengan genre action dan sci-fi, film ini disutradarai oleh James Cameron dan dibintangi oleh Arnold Schwarzenegger, Linda Hamilton, Robert Patrick, dan Edward Furlong. Durasinya adalah 2 jam 17 menit.

  1. Avengers: Infinity War (2018)

Sumber: Disney Hot Star.

 

Avengers: Infinity War menghadirkan semua superhero dari Marvel Cinematic Universe bersatu melawan musuh terbesar mereka, Thanos. Dengan genre action, adventure, dan sci-fi, film ini disutradarai oleh Anthony & Joe Russo dan dibintangi oleh Robert Downey Jr, Chris Evans, Chris Hemsworth, dan Mark Ruffalo. Durasinya mencapai 2 jam 29 menit.

  1. 1917 (2019)

Sumber: ANTARA.

 

1917 mengambil setting pada tahun 1917, masa Perang Dunia 1, dan mengisahkan tentang dua prajurit Inggris yang memiliki misi menyampaikan pesan penting untuk menghentikan serangan besar.

Dengan genre war, drama, dan action, film ini disutradarai oleh Sam Mendes dan dibintangi oleh George MacKay, Richard Madden, Andrew Scott, Benedict Cumberbatch, dan Dean-Charles Chapman. Durasinya adalah 1 jam 59 menit.

  1. Mission: Impossible Dead Reckoning: Part One (2023)

Sumber: bibli.com.

 

Mission: Impossible Dead Reckoning: Part One melibatkan Ethan Hunt dan pasukannya dalam misi sulit setelah dikhianati. Dengan genre action, adventure, dan thriller, film ini disutradarai oleh Christopher McQuarrie dan dibintangi oleh Tom Cruise, Rebecca Ferguson, Vanessa Kirby, dan Hayley Atwell. Durasinya mencapai 2 jam 43 menit.

  1. Die Hard (1988)

Sumber: The New York Times.

 

Die Hard menampilkan kisah petualangan polisi NYPD, John McClane, yang terperangkap dalam sebuah gedung oleh sekelompok teroris. Dengan genre action dan thriller, film ini disutradarai oleh John McTieran dan dibintangi oleh Bruce Willis, Alan Rickman, dan Bonnie Bedelia. Durasinya adalah 2 jam 12 menit.

  1. Top Gun: Maverick (2022)

Sumber: The New York Times.

 

Top Gun: Maverick mengambil latar tiga dekade setelah film pertama dan mengikuti petualangan Pete Mitchell sebagai instruktur pilot di Top Gun Maverick. Dengan genre action dan drama, film ini disutradarai oleh Joseph Kosinski dan dibintangi oleh Tom Cruise, Jennifer Connelly, dan Miles Teller. Durasinya adalah 2 jam 10 menit.

  1. Avengers: Endgame (2019)

Sumber: The New York Times.

 

Avengers: Endgame melanjutkan kisah setelah kejadian di Infinity War, di mana para Avengers berusaha membalikkan tindakan Thanos. Dengan genre action, adventure, dan drama, film ini disutradarai oleh Anthony & Joe Russo dan dibintangi oleh Robert Downey Jr, Chris Evans, Chris Hemsworth, dan Mark Ruffalo. Durasinya mencapai 3 jam 1 menit.

  1. John Wick: Chapter 3 Parabellum (2019)

Sumber: The New York Times.

 

John Wick: Chapter 3 Parabellum adalah sekuel dari John Wick dan John Wick: Chapter 2. Kisahnya melibatkan John Wick yang menjadi buronan setelah membunuh di Hotel Continental. Dengan genre action dan thriller, film ini disutradarai oleh Chad Stahelski dan dibintangi oleh Keanu Reeves, Halle Berry, dan Ian McShane. Durasinya adalah 2 jam 11 menit.

  1. Indiana Jones and the Raiders of the Lost Ark (1981)

Sumber: The New York Times.

 

Indiana Jones and the Raiders of the Lost Ark mengikuti petualangan Indiana Jones dalam mencari Tabut Perjanjian. Dengan genre action dan adventure, film ini disutradarai oleh Steven Spielberg dan dibintangi oleh Harrison Ford, Karen Allen, dan Paul Freeman. Durasinya adalah 1 jam 55 menit.

  1. Léon: The Professional (1994)

Sumber: The Times.

 

Léon: The Professional menceritakan tentang hubungan antara seorang pembunuh profesional, Léon, dan seorang gadis yatim piatu, Mathilda. Dengan genre action, crime, dan drama, film ini disutradarai oleh Luc Besson dan dibintangi oleh Jean Reno, Gary Oldman, dan Natalie Portman. Durasinya adalah 1 jam 50 menit.

  1. The Matrix (1999)

Sumber: The New York Times.

 

The Matrix berkisah tentang Neo yang menemukan bahwa dunia yang ia kenal hanyalah simulasi komputer yang dikenal sebagai Matrix. Dengan genre action dan sci-fi, film ini disutradarai oleh Lana & Lilly Wachowski dan dibintangi oleh Keanu Reeves, Laurence Fishburne, dan Carrie-Anne Moss.

Rekomendasi film-film di atas tidak hanya menawarkan aksi yang mengesankan, tetapi juga cerita yang mendalam dan menggigit. Dengan menggabungkan elemen-elemen tersebut, film-film ini menjadi pilihan yang sempurna untuk menikmati pengalaman sinematik yang memuaskan. Selamat menonton!

Film Action Terbaik dengan Rating Tertinggi, Penyuka Laga Wajib Nonton

begitu kata action terlontar, pikiran kita seringkali langsung melayang kepada gambaran aksi penuh adrenalin di layar lebar, dengan konflik antara pahlawan dan penjahat yang tak terelakkan. Meskipun mayoritas film action mengusung premis klasik yang kadang dianggap basi ini, jangan salah, karena di tengah derasnya aksi yang dipamerkan, terdapat deretan film action terbaik yang berhasil meraih pengakuan sekaligus rating tinggi dari penonton dan kritikus dengan plot-plot unik tersendiri.

Bukanlah suatu kebetulan jika daftar film action terbaik sepanjang masa telah menjadi topik perbincangan yang tak pernah usang. Terlebih lagi, Indonesia sendiri memiliki pangsa pasar film action yang tak kalah besar, dengan penikmat laga yang setia mengikuti perkembangan setiap karya.

Tak hanya sekadar menampilkan kekompakan antara pahlawan dan penjahat, film action terbaik juga mampu memainkan emosi penonton dengan mempertunjukkan intrik cerita yang tak terduga, pukulan-pukulan fisik yang memukau, serta dialog-dialog berbobot yang masih teringat dalam benak hingga saat ini.

Meskipun teknologi dalam perfilman terus berkembang, kejelian sutradara dalam menyusun koreografi aksi serta kemampuan para aktor dalam membawakan karakter tetap menjadi elemen penting yang mengantarkan sejumlah film action meraih tempat istimewa di hati para penonton.

Semakin Bunda mengenal ragam film action terbaik, semakin Bunda akan jatuh cinta pada keragaman cerita dan aksi yang ditawarkan. Melalui artikel ini, Bunda akan melihat beberapa daftar film action pilihan yang tak hanya mendebarkan, tetapi juga mampu menghadirkan perspektif baru tentang bagaimana dinamika film bergenre action dapat dibesut dengan cara yang selalu segar.

5 film action terbaru, bertabur bintang terbaik dengan rating tertinggi

Berikut film action terbaru di tahun 2023 dengan rating tertinggi:

1. Spider-Man: Across the Spider-Verse (2023)

Film action terbaik, Spider-Man: Across the Spider-Verse (2023)/ Foto: Sony
Film action terbaik, Spider-Man: Across the Spider-Verse (2023)/ Foto: Sony

Spider-Man: Across the Spider-Verse adalah film action terbaik tahun 2023 yang menawarkan pengalaman seru dan penuh kejutan bagi penggemar superhero. Mengikuti petualangan Miles Morales dan Gwen Stacy dalam multiverse yang kaya dengan visual yang mengagumkan, film ini berhasil memikat penonton dengan cerita mendalam dan aksi yang mendebarkan. Dengan gaya animasi yang berbeda untuk setiap multiverse, Spider-Man: Across the Spider-Verse memukau mata penonton dengan desain yang unik, mulai dari lukisan air impresionistik hingga gaya Renaissance yang spektakuler.

Pengembangan film ini telah lama ditunggu-tunggu sejak kesuksesan pendahulunya, dan film ini memenuhi semua ekspektasi. Rotten Tomatoes memberikan peringkat tinggi dengan ulasan positif, sedangkan Metacritic menilainya sebagai terbaik dengan skor tinggi.

Dengan semua prestasi yang telah dicapai, film yang seru ini telah membuktikan diri sebagai salah satu film action terbaik tahun ini, dan dengan sekuel dan spin-off yang sedang digarap, Spider-Verse masih akan memberikan banyak kebahagiaan dan cerita yang menyentuh hati para penggemar dalam waktu yang akan datang.

  • Rating IMDb: 8.8/10
  • Genre: action, animasi, pahlawan, drama, komedi, fiksi ilmiah
  • Pemeran: Shameik Moore, Hailee Steinfeld, Oscar Isaac
  • Situs atau platform streaming: Apple TV, Google Play

2. Guardians of the Galaxy Vol. 3 (2023)

Film action terbaik, Guardians of the Galaxy Vol. 3 (2023)/ Foto: Marvel
Film action terbaik, Guardians of the Galaxy Vol. 3 (2023)/ Foto: Marvel

Guardians of the Galaxy Vol. # adalah salah satu film action terbaik di tahun 2023 ini. Film ini memulai kisahnya dengan sebuah serangan mendebarkan di markas baru Guardians of the Galaxy, ketika mereka diserang oleh Adam, seorang prajurit Sovereign yang diciptakan oleh High Priestess Ayesha.

Adam ingin menghancurkan Guardians, tetapi situasi semakin rumit ketika Rocket yang terluka parah mengaktifkan sebuah kill switch yang tertanam dalam dirinya oleh Orgocorp, perusahaan yang dipimpin oleh ilmuwan gila, High Evolutionary. Untuk menyelamatkan Rocket, Guardians harus mencari kode override untuk kill switch tersebut, yang mengarah pada perjalanan epik mereka ke Counter-Earth.

Dengan karakter-karakter yang kompleks dan cerita yang mendalam, Guardians of the Galaxy Vol. 3 adalah film action terbaik yang tak hanya seru dan menarik, tetapi juga menghadirkan momen-momen penuh emosi yang akan membuat penonton terpesona. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan petualangan epik para Guardians ini di layar besar!

  • Rating IMDb: 8.0/10
  • Genre: action, komedi, pahlawan, drama, fiksi ilmiah
  • Pemeran: Chris Pratt, Bradley Cooper, Zoe Saldana, Dave Bautista
  • Situs atau platform streaming: Disney+

3. Mission: Impossible – Dead Reckoning, Part One (2023)

Film action terbaik, Mission: Impossible - Dead Reckoning, Part One/ Foto: Paramount
Film action terbaik, Mission: Impossible – Dead
Reckoning, Part One (2023)/ Foto: Paramount

Mission: Impossible – Dead Reckoning, Part One adalah salah satu film action terbaik di tahun 2023 ini. Disutradarai oleh Christopher McQuarrie, film ini adalah sekuel dari Mission: Impossible – Fallout dan merupakan bagian ketujuh dari franchise yang sudah terkenal. Dalam cerita ini, Tom Cruise kembali memerankan karakter Ethan Hunt, di mana ia harus menghadapi Entity, sebuah AI liar yang sangat kuat, dan berjuang keras untuk mencegah jatuh ke tangan yang salah.

Dengan anggaran besar yang mencapai US$291 juta, film ini adalah salah satu yang termahal dalam franchise ini. Namun, biaya ini sebanding dengan aksi dan kualitas cerita yang ditawarkan. Para pemain memberikan penampilan luar biasa, dan penonton akan terlibat dalam pertarungan sengit di berbagai lokasi eksotis.

Mission: Impossible – Dead Reckoning, Part One adalah pilihan terbaik bagi pencinta film action terbaik yang mencari pengalaman menarik dan seru. Meskipun mungkin tidak mencapai kesuksesan finansial yang diharapkan, film ini tetap merupakan karya seni dalam genre ini dan patut dinikmati oleh semua penggemar aksi yang mendebarkan.

  • Rating IMDb: 8.0/10
  • Genre: action, kriminal, thriller, petualangan, mata-mata
  • Pemeran: Tom Cruise, Haylet Atwell, Ving Rhames, Simon Pegg
  • Situs atau platform streaming: –

4. John Wick: Chapter 4 (2023)

Film action terbaik, John Wick: Chapter 4 (2023)/ Foto: Lionsgate
Film action terbaik, John Wick: Chapter 4 (2023)/ Foto: Lionsgate

John Wick: Chapter 4 adalah salah satu film action terbaik tahun 2023 yang bukan hanya populer, namun juga menghadirkan kisah yang berkualitas. Disutradarai oleh Chad Stahelski dan diperankan oleh Keanu Reeves, film ini mengikuti perjalanan epik John Wick yang haus akan balas dendam terhadap High Table dan penjahat-penjahat yang meninggalkannya mati.

Dengan lokasi syuting yang mencakup Perancis, Jerman, New York City, dan Jepang, film ini menghadirkan aksi spektakuler dan latar belakang yang memukau. Tidak hanya itu, Donnie Yen, Bill Skarsgard, dan Hiroyuki Sanada juga turut membintangi film ini, menambahkan lapisan lebih mendalam lagi pada cerita yang yang sudah memikat.

Dengan penghargaan luas dari para kritikus atas aksi, sinematografi, koreografi, dan penampilan para aktornya, film ini meraih kesuksesan besar di seluruh dunia dengan pendapatan lebih dari US$432 juta, menjadikannya film dengan pendapatan tertinggi dalam franchise ini. Jika Bunda sedang film action yang menarik dan seru, film ini adalah pilihan yang tidak boleh dilewatkan.

  • Rating IMDb: 7.8/10
  • Genre: action, neo-noir, kriminal, thriller
  • Pemeran: Keanu Reeves, Donnie Yen, Bill Skarsgård, Laurence Fishburn
  • Situs atau platform streaming: Lionsgate Play

5. Sound of Freedom (2023)

Film action terbaik, Sound of Freedom (2023)/ Foto: Angel Studios
Film action terbaik, Sound of Freedom (2023)/ Foto: Angel Studios

Film Sound of Freedom adalah contoh nyata dari film action terbaik di tahun 2023 ini. Disutradarai oleh Alejandro Monteverde dan diperankan oleh Jim Caviezel, Mira Sorvino, dan Bill Camp, film ini menceritakan kisah nyata Tim Ballard, seorang mantan agen pemerintah Amerika yang memulai misi heroik untuk menyelamatkan anak-anak dari perdagangan seks di Kolombia. Dengan plot yang penuh ketegangan dan emosi, film ini berhasil mengeksplorasi kompleksitas tantangan yang dihadapi oleh Ballard dalam menghadapi kejahatan ini.

Meskipun menerima tinjauan kritis yang bervariasi, film ini telah menjadi salah satu film independen paling sukses dalam sejarah, dengan pendapatan mencapai US$182 juta meskipun anggarannya hanya US$14,5 juta. Film ini juga telah menginspirasi perubahan nyata dalam upaya melawan perdagangan manusia, menyoroti urgensi masalah ini dan pentingnya kerja sama internasional.

Sound of Freedom adalah sebuah film yang bukan hanya menghibur, tetapi juga membawa pesan penting tentang perjuangan melawan perdagangan seks anak-anak. Film ini juga menggarisbawahi keberhasilan pendanaan melalui crowdfunding. Film ini adalah contoh nyata bagaimana film bisa menjadi alat untuk menciptakan kesadaran sosial dan memobilisasi perubahan positif dalam masyarakat.

  • Rating IMDb: 7.8/10
  • Genre: action, drama, kriminal, thriller
  • Pemeran: Jim Caviezel, Mira Sorvino, Bill Camp, Eduardo Verástegui
  • Situs atau platform streaming: –

5 rekomendasi film action Indonesia terbaik

Simak rekomendasi film action Indonesia terbaik dengan rating tertinggi:

1. The Raid 2: Berandal (2014)

Film action terbaik, The Raid 2 (2023)/ Foto: Sony
Film action terbaik, The Raid 2: Berandal (2023)/ Foto: Sony

The Raid 2: Berandal adalah film action terbaik asal Indonesia yang menampilkan aksi luar biasa dan cerita seru yang dikemas dengan baik. Disutradarai oleh Gareth Evans dan dibintangi oleh Iko Uwais, film ini adalah sekuel yang dinanti-nantikan sejak pengumumannya pada 2011, meskipun baru dirilis pada tahun 2014.

Setelah penampilan perdana di Festival Film Sundance, film ini memikat penonton dengan cerita intens antara kelompok kriminal ambisius dan polisi yang berjuang melawan korupsi.

Iko Uwais kembali memerankan karakter Rama yang harus bergabung dengan satuan tugas polisi ahli menyamar, dan plot yang penuh intrik ini menjadikannya salah satu film action terbaik dengan aksi tembak-menembak dan pertarungan sengit yang memukau.

Dengan aksi yang mendebarkan, plot yang menarik, dan pengembangan cerita yang rumit, The Raid 2: Berandal adalah film action terbaik yang patut ditonton dan merupakan salah satu prestasi gemilang dalam perfilman Indonesia.

  • Rating IMDb: 7.9/10
  • Genre: action, kriminal, bela diri, thriller
  • Pemeran: Iko Uwais, Arifin Putra, Oka Antara, Julie Estelle
  • Situs atau platform streaming: Vidio, Apple TV

2. The Raid: Redemption (2011)

Film action terbaik, The Raid (2011)/ Foto: PT. Merantau Films
Film action terbaik, The Raid (2011)/ Foto: PT. Merantau Films

Setelah memasukkan judul film keduanya, rasanya aneh kalau tidak menyebut film pencetusnya, The Raid , yang juga merupakan salah satu film action terbaik di Indonesia. Dengan bintang utama yang juga diperankan Iko Uwais, film ini menceritakan kisah sekelompok polisi elit yang harus menginfiltrasi gedung tinggi yang dikuasai oleh seorang penguasa narkoba kejam di Jakarta.

Adegan-adegan pertarungan yang luar biasa dan koreografi seni bela diri pencak silat membuat The Raid menjadi film action terbaik yang seru ditonton berkali-kali. Faktanya, setelah premier di Festival Film Internasional Toronto, film ini mendapatkan banyak pujian dari para kritikus, yang mana kemudian dirilis dengan judul The Raid: Redemption di Amerika Serikat.

Film ini adalah contoh sempurna dari bagaimana perfilman Indonesia mampu menghadirkan aksi yang tak tertandingi di dunia. Jika Bunda mencari film action terbaik yang menarik, The Raid adalah pilihan yang sempurna untuk pengalaman sinematik yang tak terlupakan.

  • Rating IMDb: 7.6/10
  • Genre: action, kriminal, bela diri, thriller
  • Pemeran: Iko Uwais, Joe Taslim, Ray Sahetapy, Yayan Ruhian
  • Situs atau platform streaming: Vidio

3. Mencuri Raden Saleh (2022)

Film action terbaik, Mencuri Raden Saleh (2022)/ Foto: Visinema
Film action terbaik, Mencuri Raden Saleh (2022)/ Foto: Visinema

Mencuri Raden Saleh merupakan film aksi dengan premis yang unik dan jarang ditemukan di kancah perfilman Indonesian, menjadikannya salah satu film action terbaik di Indonesia. Disutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko, film ini telah mencuri perhatian penonton sejak pengumumannya pada tahun 2019. Film ini memaparkan kisah sekelompok mahasiswa dengan julukan masing-masing, yang merencanakan pencurian lukisan bersejarah Penangkapan Pangeran Diponegoro karya Raden Saleh yang tak ternilai harganya.

Meskipun aksi pencurian ini penuh dengan tantangan, dengan lukisan yang tersembunyi di Istana Presiden yang dilengkapi sistem keamanan superketat, film ini berhasil memberikan pengalaman sinematik yang tak terlupakan. Sebelum produksi dimulai, para pemeran utama pun bahkan melakukan pendalaman karakter yang mengesankan, dengan Iqbaal Ramadhan bahkan melakukan perjalanan ke Yogyakarta untuk memahami kehidupan seorang pelukis, sementara Angga Yunanda menjalani workshop mengenai dunia hacker.

Mencuri Raden Saleh telah membuktikan dirinya sebagai salah satu film aksi terbaik yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengangkat genre perampokan dan sejarah Indonesia dengan penuh semangat, membuka jalan bagi peningkatan standar produksi perfilman di Indonesia.

  • Rating IMDb: 7.3/10
  • Genre: action, komedi, kriminal, petualangan, drama
  • Pemeran: Iqbaal Ramadhan, Angga Yunanda, Aghniny Haque, Rachel Amanda
  • Situs atau platform streaming: Netflix

4. The Night Comes for Us (2018)

Film action terbaik, The Night Comes for Us (2018)/ Foto: Netflix
Film action terbaik, The Night Comes for Us (2018)/ Foto: Netflix

Ditulis dan disutradarai oleh Timo Tjahjanto, The Night Comes for Us adalah film action terbaik dari Indonesia yang dirilis eksklusif di platform streaming Netflix pada tahun 2018. Awalnya konsepnya sebagai sebuah naskah, kemudian diadaptasi menjadi novel grafis, dan akhirnya menjadi sebuah film yang menggemparkan penonton dengan aksi seru dan menarik.

Film ini bercerita tentang seorang mantan pelaksana kejahatan yang berusaha menyelamatkan seorang gadis muda dari sindikat kejahatan yang mematikan. Film ini pertama kali ditayangkan di Fantastic Fest pada tahun 2018 dan kemudian diakuisisi oleh Netflix, meraih ulasan positif dari para kritikus atas aksi luar biasa, arahan yang cemerlang, dan penampilan para aktornya.

Film ini menghadirkan konflik intens, persahabatan yang retak, dan pertarungan brutal. The Night Comes for Us tidak hanya menjadi film action terbaik, tetapi juga sebuah karya yang menarik dengan plot yang menggigit. Berkat film ini, Timo Tjahjanto telah mengukir prestasi dengan karyanya yang luar biasa, dan penggemar film action pasti akan setuju bahwa film ini adalah salah satu yang terbaik dalam genre populer ini.

  • Rating IMDb: 6.9/10
  • Genre: action, neo-noir, thriller, drama, kriminal
  • Pemeran: Joe Taslim, Iko Uwais, Asha Kenyeri, Sunny Pang, Julie Estelle
  • Situs atau platform streaming: Netflix

5. Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas (2021)

Film action terbaik, Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas (2021)/ Foto: Match Factory
Film action terbaik, Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas (2021)/ Foto: Match Factory

Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas adalah salah satu film action terbaik dari Indonesia dengan karya seni sinematik yang mendalam. Disutradarai oleh Edwin dan diadaptasi dari novel Eka Kurniawan yang sama, film ini memukau penonton dengan aksi tak terlupakan.

Film ini bercerita tentang seorang pemuda Ajo Kawir, seorang jagoan yang tak kenal takut. Namun, rahasia besar yang menghantuinya adalah impotensi. Ketika ia berhadapan dengan petarung perempuan tangguh, Iteung, hidupnya berubah secara dramatis. Pertarungan mereka bukan hanya menghadirkan aksi yang luar biasa, tetapi juga menginspirasi sebuah kisah cinta yang penuh gairah.

Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas telah mendapat pengakuan internasional dengan penayangannya di Locarno International Film Festival dan Toronto International Film Festival. Jadi, jika Bunda sedang mencari pengalaman menonton yang menyuguhkan aksi yang menggemparkan dan cerita yang mendalam, film action ini pasti akan memenuhi dahaga Bunda.

  • Rating IMDb: 6.9/10
  • Genre: action, drama, romantis, kriminal
  • Pemeran: Marthino Lio, Ladya Cheryl, Reza Rahadian, Ratu Felisha
  • Situs atau platform streaming: Netflix

5 rekomendasi film action Korea terbaik rating tertinggi, seru dan menegangkan

Berikut rekomendasi film action Korea terbaik dengan rating tertinggi:

1. Oldboy (2003)

Film action terbaik, Oldboy (2003)/ Foto: Show East
Film action terbaik, Oldboy (2003)/ Foto: Show East

Dikenal sebagai film action terbaik dari Korea Selatan dan dalam genre action sendiri, Oldboy dirilis pada tahun 2003 dan disutradarai oleh Park Chan-wook. Film ini mendapatkan pujian kritis serta penghargaan di seluruh dunia. Cerita film ini mengikuti perjalanan Oh Dae-su yang dipenjara selama 15 tahun tanpa alasan yang jelas, yang kemudian mencari balas dendam setelah dibebaskan. Aksi dalam film ini juga memukau penonton, terutama adegan pertarungan koridor satu tembakan yang legendaris. Dalam film ini, Dae-su mengejar penculik misteriusnya, Lee Woo-jin, sambil menjalin romansa dengan seorang koki sushi, Mi-do.

Oldboy bukan hanya sekadar tontonan yang seru, namun juga menghadirkan cerita yang mendalam tentang dendam dan rahasia kelam. Kritikus film Roger Ebert menyebutnya sebagai film yang kuat bukan karena apa yang digambarkannya, tetapi karena kedalaman hati manusia yang diungkapkannya.

Film ini juga mendapatkan gelar di berbagai daftar terbaik oleh berbagai publikasi dan menjadi film kultus yang memengaruhi banyak karya lainnya. Dengan pengarahan yang brilian dan eksekusi yang mengesankan, Oldboy tidak hanya menjadi film action terbaik, tetapi juga salah satu film paling menarik dan berkesan dalam sejarah perfilman.

  • Rating IMDb: 8.4/10
  • Genre: actionthriller, kriminal, drama, neo-noir
  • Pemeran: Choi Min-sik, Yoo Ji-tae, Kang Hye-jung
  • Situs atau platform streaming: –

2. Taefukfi: The Brotherhood of War (2004)

Film action terbaik, Tae Guk Gi: The Brotherhood of War (2004)/ Foto: Showbox
Film action terbaik, Taegukgi: The Brotherhood of War (2004)/ Foto: Showbox

Taegukgi: The Brotherhood of War adalah film action terbaik asal Korea Selatan yang tak hanya seru, tapi juga menghadirkan kisah mendalam. Disutradarai oleh Kang Je-gyu, film ini mengisahkan perjuangan dua saudara, Lee Jin-tae dan Lee Jin-seok, yang terpaksa diwajibkan masuk ke dalam tentara Korea Selatan ketika Perang Korea meletus pada tahun 1950. Kang Je-gyu, yang telah sukses dengan film Shiri , mengeluarkan modal besar untuk proyek ini, dan hasilnya tak mengecewakan.

Taegukgi: The Brotherhood of War menjadi salah satu film Korea Selatan tersukses sepanjang masa, mengalahkan rekor penonton sebelumnya. Kisahnya berfokus pada Jin-tae yang berani melakukan misi berbahaya demi mendapatkan medali tertinggi bagi seorang tentara, dengan harapan bisa menyelamatkan adiknya. Namun, perjalanan perang mengubahnya menjadi seorang pembunuh tanpa perasaan, yang menghadapi saudaranya sendiri di medan perang yang kejam.

Film ini tidak hanya mendapatkan pengakuan di Korea Selatan, tetapi juga di seluruh dunia, dengan pujian atas penggambaran kekejaman kedua belah pihak dalam Perang Korea. Taegukgi: The Brotherhood of War memukau penonton dengan penceritaannya yang mendalam dan pesannya yang tak terlupakan, menjadikannya salah satu film terbaik dalam genre action yang wajib ditonton.

  • Rating IMDb: 8.0/10
  • Genre: action, drama, perang
  • Pemeran: Jang Dong-gun, Won Bin, Lee Eun-ju
  • Situs atau platform streaming: –

3. The Chaser (2008)

Film action terbaik, The Chaser (2008)/ Foto: Showbox
Film action terbaik, The Chaser (2008)/ Foto: Showbox

Film action terbaik Korea Selatan, The Chaser, adalah sebuah karya sinematik yang memukau karya sutradara Na Hong-jin dalam debutnya yang brilian. Dirilis pada tahun 2008, film ini dibintangi oleh Kim Yoon-seok dan Ha Jung-woo, film ini terinspirasi dari kisah nyata pembunuh berantai Korea, Yoo Young-chul.

The Chaser mengisahkan perjalanan Joong-ho, seorang mantan detektif yang beralih profesi menjadi mucikari. Ketika dua pelacur yang bekerja untuknya tiba-tiba menghilang, Joong-ho terlibat dalam pencarian berdarah yang melibatkan pembunuhan, penyanderaan, dan konflik antar-polisi yang membuat cerita semakin rumit.

Dengan plot yang mendebarkan, akting luar biasa, dan twist yang tak terduga, film ini meraih keuntungan besar di bioskop Korea Selatan. The Chaser juga berhasil mencuri perhatian penonton dengan rating yang tinggi, menjadikannya salah satu film action terbaik yang patut disaksikan. Kalau Bunda sedang mencari hiburan yang menarik, film ini sama sekali jangan lewatkan.

  • Rating IMDb: 7.8/10
  • Genre: action, kriminal, thriller
  • Pemeran: Kim Yoon-seok, Ha Jung-woo, Seo Young-hee
  • Situs atau platform streaming: Netflix

4. I Saw the Devil (2010)

Film action terbaik, I Saw the Devil (2010)/ Foto: Showbox
Film action terbaik, I Saw the Devil (2010)/ Foto: Showbox

I Saw the Devil juga merupakan salah satu film action terbaik asal Korea Selatan yang tayang pada tahun 2010, disutradarai oleh Kim Jee-woon dan ditulis oleh Park Hoon-jung. Film ini menceritakan tentang agen NIS, Kim Soo-hyun, yang memulai perjalanan berdarah untuk membalas dendam ketika istrinya menjadi korban brutal pembunuh berantai psikopat, Jang Kyung-chul.

I Saw the Devil menghadirkan aksi dan ketegangan yang seru dan menarik sejak awal hingga akhir. Film ini juga hadir dalam versi alternatif karena dewan peringkat media Korea memaksa beberapa pemotongan adegan akibat kontennya yang keras. Meskipun begitu, film ini menerima banyak pujian dari para kritikus dan mendapatkan perhatian di festival film internasional.

Rotten Tomatoes memberikan skor 81 persen dengan ulasan positif, menyebut film ini sebagai thriller memukau yang memuaskan para penonton yang suka cerita balas dendam dengan emosi mendalam. Pada intinya, I Saw the Devil adalah film yang menghadirkan action terbaik dengan plot yang mendebarkan dan mengundang perasaan intens. Film ini dijamin tidak akan membuat Bunda berkedip dan akan membuat Bunda terpikat hingga akhir.

  • Rating IMDb: 7.8/10
  • Genre: action, horror, thriller, kriminal, drama
  • Pemeran: Lee Byung-hun, Choi Min-sik, Oh San-ha, Jeon Gook-hwan
  • Situs atau platform streaming: –

5. The Man from Nowhere (2010)

Film action terbaik, The Man from Nowhere (2010)/ Foto: CJ Entertainment
Film action terbaik, The Man from Nowhere (2010)/ Foto: CJ Entertainment

Film action terbaik terakhir dari Korea Selatan yang memiliki alur yang seru dan wajib ditonton adalah The Man from Nowhere . Dirilis pada tahun 2010, film ini sukses besar di Korea Selatan dengan lebih dari 6,2 juta penonton. Dibintangi oleh aktor terkenal, Won Bin, dan disutradarai oleh Lee Jeong-beom, The Man from Nowhere menggabungkan unsur neo-noir dan thriller penuh aksi yang memikat.

Film ini mengikuti kisah Cha Tae-sik, seorang pria misterius yang menjalankan toko gadai di lingkungannya yang tenang. Satu-satunya temannya adalah seorang gadis kecil, So-mi. Namun, ketika ibu So-mi terjebak dalam perdagangan narkoba, dan So-mi diculik oleh para penjahat, Tae-sik memulai sebuah perjalanan berdarah untuk menyelamatkan So-mi dan mengungkap konspirasi di balik perdagangan narkoba.

Dengan aksi penuh ketegangan dan plot yang mendalam, The Man from Nowhere telah memenangkan hati para kritikus dan penonton. Film ini adalah salah satu film action terbaik yang pernah ada dan akan membuat Bunda terpaku di kursi selama penayangannya. Jadi, alangkah baiknya bagi Bunda untuk tidak melewatkan kesempatan untuk menyaksikan film ini dan merasakan petualangan emosional Cha Tae-sik dalam menghadapi kejahatan.

  • Rating IMDb: 7.7/10
  • Genre: action, kriminal, thriller
  • Pemeran: Won Bin, Kim Sae-ron, Kim Hee-won, Kim Sung-oh
  • Situs atau platform streaming: iQIYI

5 film action terbaik hollywood dengan rating tertinggi

Berikut rekomendasi film action hollywood terbaik dengan rating tertinggi:

1. The Dark Knight (2008)

Film action terbaik, The Dark Knight (2008)/ Foto: Warner Bros.
Film action terbaikThe Dark Knight (2008)/ Foto: Warner Bros.

The Dark Knight , salah satu film action terbaik sepanjang masa, adalah karya fenomenal dari Christopher Nolan yang dirils pada tahun 2008. Sebagai sekuel Batman Begins , film ini merupakan bagian terbaik dari The Dark Knight Trilogy yang tak terlupakan. Dalam ceritanya, Bunda akan menyaksikan perjuangan Batman, Letnan Polisi James Gordon, dan Jaksa Distrik Harvey Dent dalam melawan kejahatan terorganisir di Kota Gotham. Namun, Joker, seorang tokoh jenius yang anarkis, ingin menguji sejauh mana Batman akan melakukan apapun demi menyelamatkan kota Gothan dari kekacauan.

Dengan penampilan luar biasa dari Christian Bale, Heath Ledger, dan Aaron Eckhart, film ini tak hanya merupakan film action terbaik, tetapi juga berhasil meraup berbagai penghargaan, termasuk Oscar untuk Aktor Pendukung Terbaik yang diberikan secara anumerta kepada Heath Ledger atas perannya yang mengesankan sebagai Joker setelah ia tiada.

Dengan produksi yang spektakuler, The Dark Knight menghadirkan pengalaman sinematik tak terlupakan dengan penggunaan kamera IMAX beresolusi tinggi yang memukau. Kampanye pemasarannya yang inovatif dan respon positif dari penonton juga membuatnya menjadi film action terbaik yang wajib ditonton. Film ini bukanlah hiburan semata, namun juga sebuah karya seni menarik dengan tema-tema yang dipikirkan secara matang.

  • Rating IMDb: 9.0/10
  • Genre: action, pahlawan, thriller, drama, neo-noir
  • Pemeran: Christian Bale, Michael Caine, Heath Ledger, Gary Oldman
  • Situs atau platform streaming: Google Play

2. Inception (2010)

Film action terbaik, Inception (2010)/ Foto: Warner Bros.
Film action terbaik, Inception (2010)/ Foto: Warner Bros.

Inception adalah film action terbaik lainnya dari sutradara legendaris Christopher Nolan, yang menghadirkan pengalaman menarik dan seru bagi penonton. Film ini mengisahkan Cobb, seorang pencuri ulung yang menjalankan misi pencurian informasi dari alam bawah sadar targetnya. Namun, tawaran untuk melakukan inception, yaitu menanamkan ide dalam alam bawah sadar seseorang, membawa Cobb pada petualangan yang penuh risiko dan misteri. Dengan bantuan timnya yang berbakat, mereka menjelajahi lapisan-lapisan mimpi yang semakin dalam, dengan konflik emosional yang mendalam ketika rahasia kelam di masa lalu Cobb mulai menghantuinya.

Inception dikenal sebagai film action terbaik bukan hanya karena ceritanya, tetapi juga karena film ini adalah sebuah karya seni sinematik yang menggabungkan efek visual praktis yang mengesankan dengan cerita yang rumit tentang realitas, mimpi, dan ingatan. Dengan penampilan hebat dari para aktor utama dan pengarahan Nolan yang brilian, film ini berhasil meraih beberapa penghargaan bergengsi, termasuk empat Academy Awards dalam kategori teknis.

Inception adalah film yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengundang penonton untuk merenung tentang konsep realitas dan batasan antara mimpi dan kenyataan. Film ini adalah bukti nyata bahwa film action terbaik dapat menjadi pengalaman sinematik yang mendalam dan tak terlupakan.

  • Rating IMDb: 8.8/10
  • Genre: action, drama, fiksi ilmiah, thriller
  • Pemeran: Leonardo DiCaprio, Ken Watanabe, Joseph Gordon-Levitt
  • Situs atau platform streaming: Netflix

3. The Matrix (1999)

Film action terbaik, The Matrix (1999)/ Foto: Warner Bros.
Film action terbaik, The Matrix (1999)/ Foto: Warner Bros.

The Matrix adalah sebuah karya fenomenal dalam dunia perfilman yang disutradarai dengan brilian oleh Wachowskis. Film action terbaik ini menggambarkan masa depan yang suram di mana umat manusia terjebak dalam Matrix, sebuah realitas simulasi yang diciptakan oleh mesin cerdas sebagai sumber energi. Dengan Keanu Reeves sebagai pemeran utama, film ini menawarkan pengalaman menarik dan seru yang tak terlupakan.

The Matrix merupakan perpaduan sempurna dari aksi spektakuler, efek visual revolusioner, dan cerita yang mendalam. Dengan inovasi seperti bullet time dan pengaruh dari seni bela diri dan animasi Jepang, film ini mengukuhkan dirinya sebagai salah satu film terbaik dalam genre ini. Sukses besar di bioskop dengan pendapatan lebih dari US$460 juta, film ini memenangkan empat penghargaan Academy Awards, termasuk Efek Visual Terbaik dan Editing Film Terbaik.

Tidak hanya itu, The Matrix juga dianggap sebagai salah satu film fiksi ilmiah terbaik sepanjang masa dan telah dilestarikan dalam Registri Film Nasional Amerika Serikat. Kesuksesan ini bahkan melahirkan dua sekuel yang seru, serta ekspansi melalui komik, video game, dan film animasi. Dengan segala prestasinya, The Matrix tidak diragukan lagi adalah film action terbaik yang wajib ditonton bagi Bunda yang merupakan penggemar genre action.

  • Rating IMDb: 8.7/10
  • Genre: action, petualang, fiksi ilmiah, fantasi
  • Pemeran: Keanu Reeves, Laurence Fishburne, Carrie-Anne Moss
  • Situs atau platform streaming: Google Play

4. Terminator 2: Judgment Day (1991)

Film action terbaik, Terminator 2: Judgment Day (1991)/ Foto: Tri-Star
Film action terbaik, Terminator 2: Judgment Day (1991)/ Foto: Tri-Star

Terminator 2: Judgment Day , yang sering dianggap sebagai film action terbaik sepanjang masa, adalah karya spektakuler yang dirilis pada tahun 1991. Disutradarai oleh James Cameron dan dibintangi oleh Sang Legenda Arnold Schwarzenegger sebagai pemeran utama, film ini adalah sekuel yang dinanti-nantikan dari kesuksesan The Terminator tahun 1984.

Film ini menghadirkan konflik epik antara manusia dan kecerdasan buatan jahat bernama Skynet. Skynet mengirimkan Terminator, mesin pembunuh super canggih, ke tahun 1995 untuk menghancurkan pemimpin masa depan perlawanan manusia, John Connor, saat ia masih seorang anak. Dalam usaha untuk melindungi Connor, perlawanan pun dilakukan dengan mengirimkan kembali Terminator yang telah di-reprogram untuk memastikan keberlangsungan hidup manusia.

Meskipun awalnya terhambat oleh masalah produksi dan konflik hak cipta, Terminator 2: Judgment Day berhasil menjadi film terbaik di tahun 1991 dengan pendapatan lebih dari US$519 juta di seluruh dunia. Meskipun awalnya dianggap sebagai akhir dari waralaba tersohor ini, Terminator 2: Judgment Day mampu memicu rangkaian sekuel yang sukses dan tetap menjadi film terbaik dalam genre action, bahkan masih terus memukau penonton dengan kisahnya yang seru hingga saat ini.

  • Rating IMDb: 8.6/10
  • Genre: action, fiksi ilmiah, petualangan, thriller
  • Pemeran: Arnold Schwarzenegger, Linda Hamilton, Edward Furlong
  • Situs atau platform streaming: Prime Video

5. Gladiator (2000)

Film action terbaik, Gladiator (2000)/ Foto: Universal
Film action terbaik, Gladiator (2000)/ Foto: Universal

Gladiator adalah salah satu film action terbaik sepanjang masa yang disutradarai oleh Ridley Scott dan dibintangi oleh Russell Crowe serta Joaquin Phoenix. Film ini mengisahkan kisah epik seorang jenderal Romawi yang dikhianati, Maximus Decimus Meridius, yang berubah menjadi seorang gladiator yang tangguh. Dengan visual yang memukau, adegan aksi yang menggetarkan, dan akting luar biasa dari Crowe dan Phoenix, Gladiator mampu memikat hati penonton dengan kisahnya yang inspiratif dan dibalut emosi.

Meskipun produksi film ini tidak berjalan mulus, hasil akhirnya luar biasa. Kritikus memuji arahan Ridley Scott, naskah yang kuat, dan musik latar yang memukau. Film ini bahkan memenangkan lima Academy Awards, termasuk Best Picture, dan menghidupkan kembali minat terhadap genre seperti ini. Sejak dirilis, Gladiator tetap menjadi salah satu film terbaik dalam sejarah perfilman dan mengukuhkan statusnya sebagai film action terbaik yang penuh dengan ketegangan.

Tidak hanya itu, Gladiator juga menghidupkan kembali karier para pemeran dan kru filmnya. Dengan visual yang mengesankan dan cerita yang mendalam, film ini adalah pilihan terbaik bagi pecinta film action yang mencari pengalaman menonton yang benar-benar memikat. Jika Bunda mencari film action terbaik yang penuh sarat akan makna, Gladiator adalah pilihan yang sempurna.

  • Rating IMDb: 8.5/10
  • Genre: action, petualangan, sejarah, drama
  • Pemeran: Russell Crowe, Joaquin Phoenix, Connie Nielsen, Oliver Reed
  • Situs atau platform streaming: Netflix

5 film action yang bagus di Netflix

Berikut rekomendasi film laga Netflix terbaik dengan rating tertinggi:

1. Baby Driver (2017)

Film action terbaik, Baby Driver (2017)/ Foto: Sony
Film action terbaik, Baby Driver (2017)/ Foto: Sony

Baby Driver , salah satu film action terbaik karya Edgar Wright yang dikembangkan selama lebih dari dua dekade, mengisahkan perjalanan seorang pengemudi pelarian bernama Baby, yang memiliki tinnitus (penyakit yang menyebabkan telinga berdenging) akibat kecelakaan masa kecilnya. Ia mencari pelarian dari dunia kejahatan dengan kekasihnya, Debora.

Baby, yang menggunakan musik sebagai pelipur tinnitusnya, terlibat dalam perampokan yang dikoordinasikan oleh Doc, seorang dalang kriminal. Namun, semakin lama ia berkecimpung di dunia kriminal bersama rekan-rekan barunya, semakin ia terperosok ke dalam perangkap yang mengancam hidupnya dan orang-orang yang ia sayangi.

Meskipun beberapa kritikus mengkritik karakterisasi dan penulisan naskahnya, Baby Driver berhasil mencuri hati penonton dengan aksi penuh adrenalin, visual yang memukau, dan soundtrack yang luar biasa. Keberhasilannya dalam menggabungkan elemen-elemen ini menjadikannya salah satu film action terbaik yang wajib ditonton.

Dengan kinerja finansial yang kuat dan penerimaan positif, film ini membuktikan bahwa film action yang cerdas dan mendebarkan tetap bisa menjadi yang terbaik di tengah persaingan yang ketat dalam industri perfilman, terutama dalam genre populer ini.

  • Rating IMDb: 7.6/10
  • Genre: action, musik, pencurian, thriller, drama
  • Pemeran: Ansel Elgort, Lily James, Kevin Spacey, Jon Hamm
  • Situs atau platform streaming: Netflix

2. Nobody (2021)

Film action terbaik, Nobody (2021)/ Foto: Universal
Film action terbaik, Nobody (2021)/ Foto: Universal

Nobody , salah satu film action terbaik di tahun 2021, menampilkan aksi seru yang memukau. Disutradarai oleh Ilya Naishuller dan ditulis oleh Derek Kolstad, film ini mengikuti kisah Hutch Mansell, seorang pria biasa dengan kehidupan keluarga yang rumit. Namun, ketika keluarganya menjadi target sekelompok perampok yang berbahaya, Hutch terpaksa kembali ke masa lalunya sebagai seorang pembunuh bayaran.

Aksi brutal dan kinerja luar biasa Bob Odenkirk membuat Nobody menjadi sebuah pengalaman menarik. Produksi film ini melibatkan para profesional terbaik, dengan Odenkirk sebagai produser serta penulis naskah Derek Kolstad dari John Wick . Film ini juga mendapat pujian dari kritikus, yang mencatat aksi menghancurkan serta transformasi Odenkirk menjadi seorang bintang aksi yang memukau.

Setelah beberapa penundaan akibat pandemi, film ini akhirnya dirilis dengan sukses di seluruh dunia, meraih pendapatan mencengangkan. Dengan ulasan positif dan antusiasme untuk sekuelnya yang tengah dalam pengembangan, Nobody adalah film action terbaik yang pastinya akan memuaskan penggemar aksi dan cerita menarik.

  • Rating IMDb: 7.4/10
  • Genre: actionthriller, kriminal, drama
  • Pemeran: Bob Odenkirk, Aleksei Serebryakov, Connie Nielsen
  • Situs atau platform streaming: Netflix

3. Bullet Train (2022)

Film action terbaik, Bullet Train (2022)/ Foto: Sony
Film action terbaik, Bullet Train (2022)/ Foto: Sony

Bullet Train adalah film action terbaik tahun 2022 yang menggoda penonton dengan aksi seru dan cerita yang menarik. Disutradarai oleh David Leitch dan dibintangi oleh Brad Pitt, film ini menceritakan kisah pembunuh yang harus bertarung melawan sesama pembunuh saat berada di atas kereta peluru. Berdasarkan novel karya Kōtarō Isaka, film ini juga menampilkan sejumlah aktor ternama seperti Joey King, Aaron Taylor-Johnson, dan Sandra Bullock.

Kisahnya mengisahkan tentang aksi seru Yuichi Kimura dalam mencari penyerang anaknya sambil bersaing dengan pembunuh lainnya di dalam sebuah kereta peluru. Dengan intrik dan kejutan yang tak terduga dan absurd, film ini berhasil menjaga penonton terpaku pada layar setiap detiknya. Meskipun menerima ulasan beragam dari kritikus, Bullet Train membuktikan diri sebagai film action terbaik yang layak ditonton.

Dengan produksi yang dimulai di Los Angeles pada tahun 2020, Bullet Train berhasil meraih pendapatan lebih dari US$239 juta di seluruh dunia, membuatnya menjadi salah satu film action terbaik di tahun 2021. Dengan aksi yang memukau dan jajaran pemain yang kuat, film ini membawa penonton dalam perjalanan seru yang tak terlupakan dengan kisah seru dan lucunya.

  • Rating IMDb: 7.3/10
  • Genre: action, komedi, neo-noir, thriller, kriminal
  • Pemeran: Brad Pitt, Joey King, Aaron Taylor-Johnson, Brian Tyree Henry
  • Situs atau platform streaming: Netflix

4. Extreme Job (2019)

Film action terbaik, Extreme Job (2019)/ Foto: CJ Entertainment
Film action terbaik, Extreme Job (2019)/ Foto: CJ Entertainment

Extreme Job , salah satu film action terbaik asal Korea Selatan, telah mencuri hati penonton dengan alur ceritanya. Disutradarai oleh Lee Byeong-heon, film ini memanjakan penggemar film action secara global. Dirilis pada tahun 2019, film ini tidak hanya meraih kesuksesan besar di kancah perfilman Korea Selatan dengan pendapatan ₩91.5 miliar (US$81.6 juta) dari anggaran produksi yang terjangkau ₩6.5 miliar (US$5.8 juta), namun juga mencatat rekor sebagai film terlaris sepanjang masa di Korea Selatan hingga Juni 2022.

Extreme Job memadukan elemen komedi dengan aksi yang menghibur, membuatnya menjadi film yang tak hanya mengundang tawa tapi juga ketegangan. Di bioskop, Extreme Job tidak hanya mencetak rekor penjualan tiket dalam waktu singkat, tetapi juga mencatat prestasi sebagai film komedi tercepat yang mencapai angka 1 juta penonton dalam tiga hari setelah rilis.

Extreme Job juga berhasil mengukir prestasi sebagai film komedi terlaris sepanjang masa di Korea Selatan, melewati angka 10 juta penonton dalam waktu singkat dan mencatatkan rekor sebagai film komedi Korea terlaris sepanjang masa dengan lebih dari 12 juta penonton dalam waktu hanya 19 hari. Jika Bunda sedang mencari film action terbaik yang tidak hanya seru namun juga menghibur, Extreme Job adalah pilihan terbaik yang tak boleh dilewatkan.

  • Rating IMDb: 7.0/10
  • Genre: action, komedi, kriminal
  • Pemeran: Ryu Seung-ryong, Lee Hanee, Jin Seon-kyu
  • Situs atau platform streaming: Netflix

5. Extraction 2 (2023)

Film action terbaik, Extraction 2 (2023)/ Foto: Netflix
Film action terbaik, Extraction 2 (2023)/ Foto: Netflix

Extraction 2 , sebuah film action terbaik yang bisa ditemukan di Netflix, merupakan sekuel yang luar biasa dari film sukses tahun 2020. Film ini menghadirkan kembali Chris Hemsworth dalam peran utamanya sebagai Tyler Rake, bersama dengan sejumlah pemeran kelas atas lainnya. Disutradarai oleh Sam Hargrave dan ditulis oleh Joe Russo, film ini berdasarkan novel grafis Ciudad yang populer.

Dalam film ini, Tyler Rake awalnya dipekerjakan untuk menyelamatkan keluarga seorang bos kejahatan yang kejam dari penjara di Georgia. Setelah kesuksesan film pertamanya, Netflix mengumumkan sekuel ini pada tahun 2020, dan penggemar film action terbaik dapat menantikan pengembangan karakter yang mendalam dan mungkin lahirnya semacam alam semesta sinematik. Syuting film ini melibatkan lokasi eksotis dari Sydney hingga Praha, dan akhirnya Wina, memberikan pengalaman sinematik yang luar biasa.

Dengan tingkat ketegangan yang konstan dan kejutan yang menarik, film ini berhasil membuktikan diri sebagai salah satu film terbaik dalam genre ini, menggabungkan aksi spektakuler dengan plot yang mendalam dan karakter yang kompleks. Tidak mengherankan jika Netflix segera mengumumkan sekuel ketiga, menjadikan Extraction sebagai waralaba yang terus memukau para penggemar film action terbaik.

  • Rating IMDb: 7.0/10
  • Genre: action, drama, thriller
  • Pemeran: Chris Hemsworth, Golshifteh Farahani, Adam Bessa
  • Situs atau platform streaming: Netflix

Itulah beberapa judul film action terbaik yang memiliki rating tertinggi. Apakah ada yang ingin Bunda tonton sendiri atau bersama Sang Suami nanti?