Arsip Tag: kesehatan dan olahraga

34 Hobi Menarik untuk Pria: Temukan Aktivitas Sesuai Kepribadianmu

Aktivitas Luar Ruangan yang Menyenangkan

Banyak pria kini memilih aktivitas luar ruangan sebagai hobi mereka, karena tidak hanya memberikan kesenangan tetapi juga manfaat bagi kesehatan fisik dan mental. Berikut beberapa contoh aktivitas yang bisa dicoba:

  • Hiking dan Camping: Menghabiskan waktu di alam bebas dengan mendaki gunung atau berkemah di tempat yang tenang dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan dan menenangkan.
  • Bersepeda: Mencoba rute pedesaan atau jalur pegunungan sambil menikmati pemandangan indah bisa menjadi olahraga yang menyenangkan sekaligus mengasah kebugaran.
  • Selancar: Bagi yang menyukai tantangan, selancar di laut bisa menjadi pengalaman yang sangat seru dan menantang.
  • Berlayar: Menjelajahi laut menggunakan kapal layar adalah cara yang menenangkan sekaligus mendalam untuk merasakan ketenangan alam.
  • Memanjat Tebing: Merasakan sensasi menaklukkan puncak tebing setelah berjuang keras bisa menjadi pengalaman yang sangat memuaskan.
  • Berkuda: Melintasi medan yang indah sambil berinteraksi dengan kuda bisa menjadi aktivitas yang damai dan menyenangkan.
  • Off-Roading: Menavigasi medan berbatu menggunakan kendaraan 4×4 memberikan pengalaman tak terlupakan dan meningkatkan keberanian.
  • Kite Surfing: Menggunakan angin sebagai teman untuk berselancar di udara bisa menjadi aktivitas yang sangat mengasyikkan.
  • Disc Golf: Jika mencari olahraga santai namun tetap melatih kemampuan, disc golf di taman bisa menjadi pilihan yang tepat.

Hobi Kreatif yang Buka Peluang Baru

Hobi kreatif bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga bisa menjadi sarana untuk mengasah keterampilan dan membuka peluang baru. Beberapa contohnya adalah:

  • DIY dan Peningkatan Rumah: Mengerjakan proyek rumah bisa menjadi cara untuk mengasah kreativitas dan mengubah ruangan sesuai keinginan.
  • Pertukangan Kayu: Dengan alat yang tepat, kamu bisa menciptakan berbagai barang berguna sekaligus menyalurkan hobi.
  • Musik: Baik itu bermain alat musik atau mencoba produksi musik, hobi ini bisa membuka dunia baru dalam diri kamu.
  • Seni Lukis dan Patung: Melukis atau memahat adalah cara terbaik untuk mengekspresikan perasaan dan menciptakan sesuatu yang indah.
  • Fotografi: Menangkap keindahan dunia di sekitarmu melalui lensa kamera menjadi cara yang menyenangkan untuk mendokumentasikan hidup.
  • Menulis Kreatif: Baik itu cerita, puisi, atau artikel, menulis bisa menjadi cara luar biasa untuk melampiaskan imajinasi dan ide-ide kreatif.
  • Keramik dan Peniupan Kaca: Jika menyukai seni tangan, membuat keramik atau seni kaca bisa jadi hobi yang menantang.
  • Kaligrafi: Menulis dengan indah tidak hanya menenangkan, tetapi juga memberi kesempatan untuk menciptakan karya seni tulisan yang elegan.
  • Stand-Up Comedy: Jika suka menghibur orang, mengasah kemampuan komedi bisa jadi hobi yang menyenangkan.
  • Rekonstruksi Sejarah: Untuk pencinta sejarah, mencoba merasakan kembali masa lalu melalui kostum dan peran bisa menjadi hobi menarik.

Hobi Intelektual yang Menantang Pikiran

Bagi yang suka menguji kemampuan otak, hobi intelektual bisa menjadi pilihan yang sangat menarik. Contohnya termasuk:

  • Catur dan Permainan Papan: Bersaing dalam permainan strategi ini tidak hanya menyenangkan, tapi juga melatih kecerdasanmu.
  • Puzzle dan Teka-Teki: Jika suka menguji ketajaman otak, menyelesaikan teka-teki adalah pilihan yang sangat mengasyikkan.
  • Membaca Buku: Menyelami dunia baru dalam buku adalah cara terbaik untuk memperkaya wawasan dan melatih imajinasi.
  • Astronomi dan Stargazing: Jika suka bertanya tentang alam semesta, menjelajahi langit malam bisa jadi pengalaman yang memukau.
  • Robotika: Merakit dan memprogram robot adalah cara fantastis untuk memasuki dunia teknologi dan rekayasa.
  • Orienteering dan Geocaching: Keterampilan bertahan hidup yang mengasah kemampuan navigasi dengan peta dan kompas.
  • Sulap: Menguasai seni sulap adalah cara yang mengasyikkan untuk membuat orang terkesima dan mengasah keterampilan manipulasi.

Hobi Petualangan Ekstrem untuk Menguji Adrenalin

Jika mencari pengalaman yang sangat menantang, berikut beberapa hobi ekstrem yang bisa dicoba:

  • Scuba Diving: Menyelam ke dunia bawah laut dan menjelajahi kehidupan laut yang menakjubkan akan memberi pengalaman tak terlupakan.
  • Skydiving: Jika berani, skydiving adalah cara yang luar biasa untuk merasakan sensasi terjun bebas dari langit.
  • Bersepeda Motor: Menjelajahi jalanan dengan sepeda motor memberikan rasa kebebasan yang sulit ditemukan dalam aktivitas lainnya.
  • Airsoft: Jika suka aktivitas tembak-tembakan yang aman, airsoft adalah pilihan yang sangat seru dan tak kalah menegangkan.

Hobi Sosial yang Memberi Manfaat untuk Semua

Beberapa hobi sosial bisa memberi dampak positif bagi masyarakat:

  • Volunteering: Memberikan waktu dan tenaga untuk kegiatan sosial adalah cara terbaik untuk memberikan dampak positif bagi komunitas.
  • Merawat Burung: Bagi pecinta alam, memelihara dan mengamati burung menjadi cara yang menyenangkan untuk berinteraksi dengan dunia alami sekaligus merawat hewan peliharaan yang menawan.

Menjaga Kesehatan dengan Hobi Kebugaran

Aktivitas kebugaran juga bisa menjadi hobi yang sangat bermanfaat:

  • Yoga dan Meditasi: Latihan ini membantu menenangkan pikiran dan tubuh, memberikan keseimbangan dalam hidup.
  • Olahraga: Baik itu angkat beban, lari, padel, atau olahraga lainnya, menjaga tubuh tetap aktif penting untuk kebugaran jangka panjang.

Memiliki hobi bagi pria bukan hanya tentang mengisi waktu luang, tetapi lebih pada cara untuk mengekspresikan diri, menemukan passion, dan meraih kebahagiaan dalam hidup. Hobi-hobi ini tidak hanya meningkatkan kualitas hidup secara fisik dan mental, tetapi juga memberi peluang untuk belajar hal baru, menambah keterampilan, dan bahkan membangun hubungan sosial yang lebih kuat. Dengan berbagai pilihan aktivitas yang ada, setiap pria memiliki kesempatan untuk menemukan hobi yang sesuai dengan kepribadian dan minat mereka, dan pada akhirnya, hidup lebih produktif dan menyenangkan.

Pagi atau Malam, Mana yang Lebih Baik untuk Tidur dan Kesehatan?

Manfaat Mandi Malam dan Pagi untuk Kesehatan dan Kebiasaan Harian

Selama berabad-abad, manusia memiliki kebiasaan yang berbeda dalam menentukan waktu mandi. Beberapa budaya memilih mandi pagi sebagai cara untuk menyucikan diri sebelum melakukan aktivitas spiritual, sementara yang lain lebih suka mandi malam sebagai momen relaksasi setelah seharian bekerja.

Pada malam hari, tubuh membutuhkan penurunan suhu agar bisa tidur nyenyak. Dari sudut pandang evolusi, ini logis karena nenek moyang manusia hidup di lingkungan alami yang semakin dingin saat malam tiba. Namun, kini dengan adanya pengaturan suhu ruangan, tubuh kita cenderung tetap hangat meski sudah malam. Hal ini justru dapat mengganggu proses tidur.

Meskipun terdengar bertentangan dengan logika, mandi air hangat di malam hari ternyata bisa membantu tubuh menurunkan suhunya. Air hangat memberi sinyal bahwa tubuh sedang berada di lingkungan panas, sehingga darah dari bagian dalam tubuh dialirkan ke permukaan kulit. Proses ini membuat tubuh menjadi lebih dingin dan sesuai dengan ritme biologisnya.

Hasilnya, Anda bisa lebih cepat tertidur dan tidur lebih nyenyak. Menurut Matthew Ebben, profesor psikologi klinis di Cornell University, mandi malam dapat mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk tertidur dan meningkatkan kualitas tidur. Ia juga menambahkan bahwa kemampuan tidur bisa dimanipulasi melalui pengaturan suhu tubuh.

Waktu Terbaik dan Suhu yang Direkomendasikan

Menurut Haghayegh, ada cara tepat untuk melakukan mandi malam. Ia menemukan bahwa waktu ideal adalah minimal 10 menit dan waktu terbaiknya adalah 1-2 jam sebelum tidur. Jika mandi terlalu dekat dengan jam tidur, tubuh belum punya cukup waktu untuk menurunkan suhunya.

Suhu air yang disarankan adalah sekitar 104 derajat Fahrenheit (40 derajat Celsius) yang hangat dan nyaman. Ini membutuhkan beberapa hari untuk menyesuaikan ritme sirkadian tubuh. “Jam biologis tubuh tidak mudah berubah,” ujar Haghayegh. Oleh karena itu, ia mencoba mandi malam selama beberapa hari sambil memajukan jam tidurnya 30 menit setiap malam untuk mengubah kebiasaan begadang.

Namun, ini tidak bekerja untuk semua orang. Ebben mengingatkan bahwa tips tidur di internet biasanya hanya membantu sebagian orang, dan bisa jadi mengganggu jika dilakukan secara berlebihan. Menurutnya, menjaga kebiasaan tidur yang konsisten jauh lebih penting.

Jika Anda merasa lebih segar di pagi hari setelah mencobanya selama seminggu, anggap saja itu sebagai keberhasilan dan tanda bahwa kualitas tidur Anda semakin baik.

Manfaat Mandi Malam dan Pagi

Meningkatkan Kreativitas

Mandi malam juga bisa meningkatkan kreativitas. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mandi memberikan ruang rileks dan kebebasan, dua hal yang sangat penting bagi kreativitas. Banyak orang juga menjadi lebih terbuka terhadap ide-ide spontan di malam hari, ketika otak sudah tidak terlalu fokus atau terhambat.

Untuk menemukan ide kreatif, mandi malam bisa diibaratkan seperti memancing di waktu subuh: Anda seperti punya peluang lebih besar untuk menangkap “ikan” yang tidak terduga saat kondisinya mendukung. Sama seperti ikan yang naik ke permukaan saat air tenang, ide-ide terbaik bisa muncul saat pikiran Anda tenang dan mengembara di bawah guyuran air hangat.

Kebersihan Tubuh

Mandi malam juga bermanfaat untuk kebersihan tubuh. Menurut Dr. Ranella Hirsch, dokter kulit di Boston, mandi malam membersihkan kotoran yang menempel dari sepanjang hari, termasuk debu, alergen, keringat, dan polusi. Jika langsung tidur tanpa mandi, kotoran ini bisa mengiritasi kulit dan berpindah ke kasur Anda.

Hirsch mencatat bahwa masih sedikit penelitian yang membandingkan mandi malam dan mandi pagi dari sisi kebersihan, sehingga belum ada kesimpulan ilmiah yang pasti. Namun, ia melihat potensi efek lanjutan dari mandi malam yang setidaknya menarik untuk dibahas. Secara teori, menurut Hirsch, mandi malam bisa memberi kulit kesempatan untuk memperbaiki sel-sel sepanjang malam.

Ia menambahkan, mandi malam juga bisa menjadi pilihan terbaik bagi pemilik kulit berminyak, yang cenderung tidak baik-baik saja jika dibiarkan kotor semalaman. Namun, jika Anda ingin tetap mempertahankan mandi pagi, Hirsch menyarankan untuk membersihkan kulit sebelum tidur.

Sementara itu, “mandi pagi punya keuntungan jelas, yaitu membersihkan sel-sel kulit mati yang rontok semalaman,” ujarnya. Rata-rata, manusia melepaskan sekitar 200 juta sel kulit setiap jam. Aktivitas ini meningkat di malam hari saat tidur, sehingga mandi pagi dapat membantu membilas sel kulit mati tersebut.

Dalam hal kebersihan, sama seperti kualitas tidur, Hirsch menegaskan bahwa ada faktor lain yang lebih penting dibanding waktu mandi. “Jika Anda rutin mandi pagi tetapi tidur di seprai kotor, maka manfaatnya akan hilang,” jelasnya.

Praktis dan Penampilan

Tentu saja, tidur yang nyenyak dan tubuh yang bersih itu penting, tetapi penampilan juga tidak kalah berharga. Banyak orang memilih mandi pagi karena rambut mereka akan berantakan dan tidak pantas untuk dipamerkan di depan umum.

“Beberapa orang lebih suka mencuci rambut di pagi hari agar lebih mudah ditata,” ujar Dr. Shelby Harris, psikologi klinis.

Kesegaran di Pagi Hari

Mandi pagi juga bisa membuat Anda lebih segar. Harris mencatat, ada produk untuk shower steamer (aromaterapi) dengan aroma yang memberi energi dan membantu orang terbangun. Misalnya, lavender dan rosemary, yang diyakini dapat meningkatkan kesegaran. (Meski begitu, tetap perhatikan kemungkinan adanya bahan kimia yang kurang sehat pada beberapa produk tersebut.)

Efek mandi pagi terhadap rasa segar ini sejalan dengan mekanisme alami tubuh saat bangun tidur. Faktanya, menurut Haghayegh, mandi pagi bisa memperkuat ritme sirkadian di awal hari jika dilakukan dengan cara yang tepat, mirip seperti mandi malam yang membantu tidur.

Anda bayangkan saja kembali ke kehidupan nenek moyang di alam bebas. Saat mereka bangun bersama terbitnya matahari, dan suhu mulai menghangat. Tubuh manusia pun berubah untuk terjaga ketika suhu meningkat. Sama halnya seperti suhu tubuh yang turun dan bertahan di suhu rendah saat malam hari, lalu suhu tubuh juga secara alami meningkat di pagi hari.

Mandi bisa membantu mempercepat proses tersebut. “Sekarang kita melakukan kebalikan dari apa yang dilakukan di malam hari,” jelas Haghayegh.

“Kita mandi air dingin di pagi hari, sehingga tubuh mengira berada di lingkungan dingin,” tambahnya.

Tubuh kemudian berusaha mempertahankan panas, dan setelah mandi, suhu tubuh meningkat. Secara teori, Anda akan merasa lebih berenergi. Beberapa penelitian kecil menunjukkan bahwa mandi air dingin di pagi hari dapat membuat orang lebih aktif dan suasana hati mereka menjadi lebih baik.

Haghayegh menyimpulkan, semuanya kembali pada tujuan Anda. Jika Anda sering merasa mengantuk di pagi hari, coba mandi air dingin. Namun, jika ingin benar-benar mengikuti ritme sirkadian dan punya waktu luang, Anda bisa mandi air hangat di malam hari dan air dingin di pagi hari.

Pilih Satu Waktu Antara Pagi atau Malam

Entah Anda mandi pagi, malam, atau keduanya, yang penting konsisten. Tubuh Anda mencari isyarat seputar tidur, dan jika Anda menjaga kebiasaan mandi di waktu yang sama, kebiasaan itu akan menjadi salah satu isyarat tersebut.

“Apapun yang Anda lakukan di sekitar waktu tidur, bisa saja menjadi faktor pembentuk kebiasaan,” ujar Ebben.

Jangan berlebihan. Tidak perlu dua jam penuh untuk ritual persiapan tidur atau bangun, tetapi “Saya selalu mendorong kebiasaan semacam ini karena kita semua butuh sebuah rutinitas dalam hidup,” ujar Harris.

Sehari Bersama Ibu: Kesehatan Gratis dan Gado-Gado Lezat

Pengalaman Menemani Ibu Check-Up Kesehatan

Pekan lalu, ibu mengajak saya untuk menemani kegiatannya pada hari Senin, 11 Agustus, yaitu cek kesehatan. Ibu hanya ingin ditemani oleh anak perempuannya satu-satunya. Dari pengalaman masa kecil, saya ingat bahwa setiap kali ibu mengajak beraktivitas, ia selalu memberi iming-iming atau bujukan agar kami semangat. Misalnya, “nanti kita beli jajan, ya.”

Kini, kebiasaan itu masih terasa. Ibu berkata, “nanti selesai check-up kita makan gado-gado, ya. Ada juga mie ayam, atau bubur dan gorengan. Sampingnya juga ada minuman, tinggal pilih. Nanti kita makan di sana, ya,” rayuan yang penuh semangat.

Sepanjang hari setelah ibu mengajak, saya senyum-senyum terus. Pikiran saya terus-menerus mengingat bahwa dari kecil, ibu selalu menemani kegiatan kami tanpa diminta. Tapi, sekarang sudah dewasa, kenapa harus diminta jauh-jauh hari?

Ibu adalah orang yang pengertian, terutama tentang kegiatan anak-anaknya. Permintaan ini terdengar sederhana, tapi justru membuat hati merasa malu karena belum bisa menjadi pengertian seperti dirinya.

Pemeriksaan Kesehatan di Puskesmas

Tujuan kami pagi itu adalah Puskesmas Kebayoran Baru. Seperti biasa, kawasan Jakarta Selatan ramai dengan pengendara yang sedang berangkat kerja. Kami tiba pukul 7.30, pikir saya masih pagi banget, tapi rupanya itu jam kesiangan bagi ibu-ibu. “Yah dapet nomer antrian 27, datengnya udah siang sih,” gumam ibu.

Setelah verifikasi data lengkap, termasuk daftar akun satu sehat dan skrining identitas, semua dibantu oleh petugas sampai beres. Semua sangat ramah.

Begitu nama ibu dipanggil, langsung cek berat badan dan tensi. “Seratus tiga puluh delapan tensinya. Cukup tinggi ya bu,” kata suster. Itu hanya cek permulaan, lalu ibu diarahkan masuk ruang dokter.

Dokter memperhatikan tekanan darah sebagai masalah utama. Meski tidak memiliki riwayat darah tinggi atau keturunan, tensi ibu selalu turun-naik. Dokter bertanya mengenai rutinitas, salah satunya jam tidur. Rupanya, jam tidur ibu tidak teratur, sehingga menjadi penyebab tekanan darah naik. Anjuran dokter adalah tidur cukup dan teratur, serta obat tensi untuk beberapa waktu ke depan.

Pemeriksaan Lainnya

Tidak hanya tensi, ada pengecekan lain seperti gula darah dan kolesterol. Hasilnya normal. PR ibu adalah menurunkan tensi dan kadar kolesterol. Kolesterol kembali normal, jadi PR-nya tinggal satu saja, yaitu tensi. Gula darah ibu rendah namun dalam batas normal, jadi dokter menyarankan stabilisasi.

Dokter detail sekali, bertanya keluhan apa saja. Ibu mengeluh nyeri pada tangan kanan. Setelah anjuran diberikan, kami bergegas ke ruang obat. Ada dua jenis obat, yakni obat tensi 5mg dan suplemen kalsium 500mg.

Kebersihan dan Rasa Makanan

Setelah cek kesehatan, kami melipir ke belakang puskesmas. Di sana ada penjual makanan. Kami pesan gado-gado + nasi. Toping gado-gado berisi kangkung, bayam, labu siam, toge, kol, jagung, goreng tempe dan tahu, plus pare yang baru saya temui.

Bumbu kacangnya kental dengan perpaduan rasa manis gula merah dan gurih yang pas. Level pedas sedang, rasanya enak banget! Penyajian higienis, dan ibu sepakat soal rasa dan kebersihannya. Tempat ini menjadi favorit ibu, yang selalu dikunjungi setiap check-up.

Lokasi dan Rekomendasi

Meski jualannya di dalam komplek sepi, lokasi dagang ini terhimpit rumah gedong yang dijadikan kantor, serta bank di ujung komplek. Pembeli pasti ramai saat jam masuk kantor dan jam makan siang.

Jika ingin mencoba gado-gado dan aneka makanan sederhana, bisa langsung ke Jl. Iskandarsyah II Melawai, atau lihat Google Maps dengan patokan Bank BNI KCU Melawai.

Kesadaran akan Kehadiran Ibu

Menemani ibu berkegiatan di luar rumah mengingatkan saya pada masa kecil, yang tak pernah lepas dari genggaman ibu. Dahulu, pergi kemana pun selalu ditemani ibu dan saya selalu memperkenalkan kegiatan baru agar ibu tahu.

Kini, masa berganti. Ibu ingin ditemani beraktivitas dan memperkenalkan rutinitasnya. Sederhana, tapi seringkali kita sebagai anak cuek atau hanya menikmati lewat cerita ibu.

Beruntungnya ketika ibu tak malu-malu mengajak beraktivitas. Tak berat meluangkan waktu untuk diri ibu. Ini momen sederhana yang selalu saya kumpulkan dan peluk, selagi ibu masih ada dan sehat.

Salam sehat dan hormat untuk seluruh ibu di dunia, kalian hebat! Terima kasih banyak yaa, sudah mau mampir membaca aktivitas saya bersama ibu. Salam sehat dan bahagia selalu untuk dirimu yang lagi membaca.

Pemeriksaan kesehatan gratis tak cukup atasi masalah kesehatan di pesantren

Program Cek Kesehatan Gratis di Pesantren: Diperlukan Pendekatan Komprehensif

Program cek kesehatan gratis yang diberlakukan pemerintah untuk pelajar di Indonesia, termasuk para santri di pesantren, bertujuan untuk memastikan bahwa setiap siswa memiliki akses layanan kesehatan. Namun, meskipun langkah ini penting, program tersebut tidak cukup untuk menangani masalah kesehatan secara menyeluruh tanpa adanya upaya pencegahan dan intervensi lainnya.

Pondok pesantren adalah lingkungan yang padat dan rentan terhadap berbagai gangguan kesehatan. Infeksi saluran pernapasan, kudis, tuberkulosis, gizi buruk, hingga gangguan mental sering kali muncul di sana. Oleh karena itu, cek kesehatan menjadi salah satu cara untuk mendeteksi dini kondisi kesehatan para santri sejak dini. Pemeriksaan mencakup berbagai aspek seperti perilaku merokok, status gizi, tingkat aktivitas fisik, serta kesehatan gigi dan mulut. Selain itu, terdapat pemeriksaan darah, skrining penyakit menular, talasemia, kesehatan reproduksi, dan kesehatan jiwa.

Namun, cek kesehatan tidak bisa bekerja sendirian. Berdasarkan Pedoman Pesantren Sehat 2019, tindakan pencegahan penyakit harus disertai dengan upaya lain. Salah satunya adalah penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). PHBS melibatkan kebiasaan seperti mencuci tangan pakai sabun, mengonsumsi makanan bergizi, menggunakan jamban bersih, berolahraga, serta menjaga kebersihan lingkungan. Studi tahun 2016 menunjukkan bahwa PHBS efektif dalam meningkatkan kesadaran santri tentang kebersihan pribadi dan mencegah penyebaran penyakit.

Sayangnya, penerapan PHBS masih menjadi tantangan di pesantren. Banyak santri yang tidak konsisten dalam menerapkannya, meskipun mereka telah menerima sosialisasi. Hal ini terjadi karena kurangnya partisipasi aktif dari santri husada, yaitu kader kesehatan di pesantren. Penelitian menunjukkan bahwa hanya sebagian kecil dari kader tersebut yang mempromosikan PHBS secara baik. Untuk meningkatkan partisipasi, tenaga kesehatan dari puskesmas perlu melakukan pendampingan dan pemantauan berkelanjutan. Selain itu, pengasuh dan orang tua juga perlu terlibat aktif dalam memotivasi santri.

Selain PHBS, jenis pemeriksaan kesehatan perlu diperluas agar lebih sesuai dengan kondisi nyata di pesantren. Misalnya, pemeriksaan kulit untuk mendeteksi kudis belum termasuk dalam cek kesehatan gratis yang tersedia. Kudis merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh tungau dan dapat menyebar cepat di lingkungan yang padat. Pada 2023, sekitar 84,8% penghuni sekolah asrama mengalami kudis, sehingga pemeriksaan kulit sangat penting untuk dimasukkan ke dalam program kesehatan.

Tantangan lain yang perlu diperhatikan adalah keterbatasan tenaga kesehatan. Jumlah santri di Indonesia mencapai 3,2 juta orang, namun jumlah tenaga kesehatan yang tersedia tidak cukup untuk menangani semua kebutuhan. Masalah ini bisa memengaruhi kualitas layanan dan meningkatkan beban kerja tenaga kesehatan. Selain itu, keterbatasan anggaran dan sarana prasarana juga menjadi hambatan dalam penerapan program promosi kesehatan.

Untuk memaksimalkan efektivitas program, peran santri husada perlu ditingkatkan. Mereka perlu dilatih dalam berbagai bidang seperti bantuan hidup dasar, antropometri, pengukuran tanda-tanda vital, dan manajemen pos kesehatan. Selain itu, alokasi anggaran sebaiknya tidak hanya berfokus pada cek kesehatan gratis, tetapi juga mencakup pemantauan PHBS, imunisasi, dan pengobatan bagi santri.

Integrasi sistem informasi kesehatan seperti Aplikasi SATUSEHAT milik Kemenkes juga bisa membantu dalam mempercepat data dan tindak lanjut penanganan kasus. Dengan begitu, hasil pemeriksaan tidak hanya berupa angka, tetapi bisa digunakan sebagai dasar untuk memberantas masalah kesehatan secara menyeluruh di pesantren.

Secara keseluruhan, cek kesehatan gratis adalah langkah penting, tetapi tidak cukup jika tidak diiringi dengan upaya pencegahan, pendidikan, dan partisipasi aktif dari berbagai pihak. Dengan pendekatan komprehensif, lingkungan pesantren dapat menjadi lebih sehat dan aman bagi para santri.

Hentikan! Minum Kopi dengan Suplemen Ini Berbahaya bagi Kesehatan

Kebiasaan Minum Kopi dan Pengaruhnya terhadap Penyerapan Suplemen

Secangkir kopi panas sering menjadi bagian dari rutinitas pagi banyak orang. Rasanya belum lengkap jika belum ada aroma kopi yang menyebar atau teh hangat yang menghibur. Namun, sering kali, momen ini juga dimanfaatkan untuk mengonsumsi suplemen harian. Ternyata, minuman yang kamu pilih untuk menelan suplemen bisa memengaruhi seberapa besar manfaat yang benar-benar diserap oleh tubuh.

Kopi, misalnya, tidak selalu menjadi pilihan terbaik untuk dikonsumsi bersama suplemen. Kandungan di dalamnya dapat mengganggu penyerapan beberapa vitamin dan mineral penting, sehingga tubuh tidak mendapatkan manfaat optimal dari suplemen yang dikonsumsi. Berikut ini adalah beberapa jenis suplemen yang sebaiknya tidak diminum bersamaan dengan kopi.

1. Suplemen Zat Besi

Zat besi merupakan mineral penting yang diperlukan tubuh untuk mendukung pertumbuhan, produksi hormon, dan fungsi sel. Karena kekurangan zat besi cukup umum, dokter sering merekomendasikan suplemen zat besi sebagai tambahan.

Namun, minum kopi bersamaan dengan suplemen zat besi atau makanan yang kaya akan zat besi seperti sereal bisa mengurangi penyerapan zat besi. Dalam jangka panjang, konsumsi kafein berlebihan juga bisa memengaruhi kesehatan tulang dan keseimbangan mineral tubuh.

Studi menunjukkan bahwa minum kopi bersamaan dengan zat besi bisa menurunkan penyerapan hingga 54 persen. Gangguan ini bukan disebabkan oleh kafein, melainkan oleh asam klorogenat, senyawa polifenol yang terdapat dalam kopi dan teh. Untuk memastikan penyerapan zat besi tetap optimal, sebaiknya memberi jeda setidaknya satu jam antara konsumsi kopi dan suplemen zat besi. Selain itu, konsumsi zat besi sebaiknya dipadukan dengan makanan tinggi vitamin C seperti jeruk atau lemon, karena vitamin C membantu meningkatkan penyerapan zat besi.

2. Suplemen Vitamin D

Vitamin D termasuk nutrisi yang sulit dipenuhi hanya dari makanan. Tubuh bisa memproduksi vitamin D sendiri dengan bantuan sinar matahari. Namun, kafein bisa memengaruhi kadar vitamin D dalam tubuh. Penelitian menunjukkan bahwa kafein bisa mengurangi ekspresi reseptor vitamin D, yang berpotensi menurunkan kadar vitamin D dalam darah.

Untuk memaksimalkan manfaat dari suplemen vitamin D, sebaiknya memberi jeda setidaknya satu jam antara minum kopi dan konsumsi suplemen. Karena vitamin D larut dalam lemak, kamu juga bisa mengonsumsinya bersama makanan yang mengandung lemak sehat seperti alpukat, telur, atau ikan berlemak agar penyerapannya lebih optimal.

3. Suplemen Magnesium

Magnesium memiliki peran penting dalam tubuh, mulai dari sintesis protein hingga pengaturan kadar gula darah dan tekanan darah. Meski bisa ditemukan dalam makanan seperti kacang-kacangan dan yoghurt, banyak orang tetap tidak cukup mendapatkan magnesium hanya dari makanan.

Kafein dapat meningkatkan pembuangan magnesium dan kalsium lewat urine. Jadi, jika kamu minum kopi atau teh berkafein terlalu dekat dengan waktu konsumsi suplemen, khasiat magnesium bisa berkurang. Terlebih jika kamu mengonsumsinya pada malam hari untuk membantu tidur, kafein justru bisa mengganggu tidurmu dan menghambat efek relaksasi dari magnesium itu sendiri. Oleh karena itu, hindari minuman berkafein menjelang malam jika ingin mendapatkan manfaat optimal dari suplemen ini.

4. Suplemen Vitamin B Kompleks

Kelompok vitamin B seperti B1, B2, B7, B9, dan B12 larut dalam air dan berperan penting dalam produksi energi, fungsi saraf, dan pembentukan sel darah merah. Karena sifatnya yang larut dalam air, tubuh tidak bisa menyimpan dalam jumlah besar, sehingga asupan rutin sangat dibutuhkan.

Kopi mengandung kafein yang memiliki efek diuretik ringan, yang bisa meningkatkan frekuensi buang air kecil. Makin banyak kamu mengonsumsi kafein, makin besar kemungkinan tubuh membuang vitamin B lewat urine. Sebaiknya hindari minum kopi atau teh saat mengonsumsi suplemen vitamin B. Beri jeda minimal satu jam. Vitamin yang larut dalam air (C, B) tidak apa-apa dikonsumsi dengan atau tanpa makanan, tetapi mungkin lebih mudah dicerna setelah makan.

5. Suplemen Kalsium

Kalsium juga bisa terdampak oleh efek diuretik dari kafein. Kafein mungkin mengurangi penyerapan kalsium, meskipun dampaknya secara klinis masih belum sepenuhnya jelas. Studi menunjukkan bahwa peserta yang mengonsumsi kafein mengeluarkan 77 persen lebih banyak kalsium lewat urine dibandingkan kelompok yang diberi plasebo.

Untuk mengurangi efek ini, menambahkan susu ke dalam kopi bisa membantu mengganti kalsium yang hilang. Selain itu, beri jeda minimal satu jam setelah minum kopi sebelum mengonsumsi suplemen kalsium, atau ambil suplemen dua jam sebelum ngopi agar penyerapannya lebih optimal.

6. Suplemen Seng

Seng adalah mineral penting yang berperan dalam mendukung sistem imun, penyembuhan luka, dan pertumbuhan sel. Minum kopi bisa mengganggu penyerapan seng dalam tubuh, meskipun pada tingkat yang lebih rendah dibandingkan dengan zat besi.

Hal ini disebabkan oleh tanin dan kafein dalam kopi yang bisa berikatan dengan seng, sehingga tubuh kesulitan menyerap mineral ini secara maksimal. Jika kamu rutin mengonsumsi suplemen seng, sebaiknya hindari langsung meminumnya bersamaan dengan kopi. Memberi jeda waktu bisa membantu tubuh menyerap manfaat seng dengan lebih baik.

Tips Umum untuk Mengoptimalkan Penyerapan Suplemen

Kopi bisa memengaruhi seberapa baik tubuh menyerap beberapa jenis nutrisi dari suplemen. Namun, ini bisa dengan mudah diatasi dengan memberi jeda sekitar satu jam antara minum kopi dan konsumsi suplemen. Dengan begitu, tubuh bisa menyerap kandungan nutrisi dengan lebih optimal.

Jika kamu sesekali lupa dan tetap minum suplemen bersama kopi, bukan berarti semua nutrisinya hilang. Tubuhmu kemungkinan tetap menyerap sebagian, hanya tidak sebanyak jika kamu memberinya jeda waktu.

Di sisi lain, penting juga untuk tahu bahwa tidak semua orang butuh suplemen. Suplemen sejatinya adalah pelengkap. Jika kamu dalam kondisi sehat dan pola makanmu sudah seimbang, suplemen mungkin tidak begitu dibutuhkan, kecuali kamu memang kekurangan zat tertentu. Sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter jika ingin mengonsumsi suplemen tertentu.

Olahraga di Cuaca Panas: Dampak pada Tubuhmu

Berolahraga dalam cuaca yang panas menawarkan tantangan berbeda bagi tubuh dibandingkan saat berolahraga di lingkungan yang lebih dingin. Tubuh memerlukan usaha tambahan untuk beradaptasi, hal ini dapat memengaruhi cara jantung, kulit, otot, serta sistem pendingin alami tubuh bekerja.

Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami bagaimana cuaca panas berdampak pada kondisi tubuh Anda. Mulai dari risiko kekurangan cairan, penurunan kekebalan tubuh, hingga kemungkinan gangguan akibat panas yang lebih parah sepertiheat stroke,semua hal tersebut harus dipersiapkan dengan tindakan pencegahan yang sesuai.

Bagi kamu yang suka berlatih di luar ruangan, pahamilah tips keselamatan dan hal-hal penting yang perlu diperhatikan sebelum berolahraga di bawah sinar matahari. Dengan demikian, kamu tetap bisa menjaga kebugaran tanpa mengorbankan kesehatan tubuhmu.

1. Kamu akan mengeluarkan banyak keringat

Tubuh seperti mesin yang selalu berupaya mempertahankan suhu yang ideal. Ketika panas, tubuh mengalirkan lebih banyak darah ke permukaan kulit agar panas dapat dilepaskan. Untuk menurunkan suhu lebih efektif, kelenjar keringat bekerja, mengeluarkan cairan yang kemudian mendinginkan kulit saat menguap.

Dalam jumlah yang wajar, berkeringat adalah hal yang alami dan tidak membahayakan. Namun, jikakeringat keluar terlalu banyak, tubuh dapat kehilangan cairan lebih cepat daripada yang kamu konsumsi, sehingga berisiko mengalami dehidrasi. Bahkan, keringat berlebihan terkadang menjadi tanda bahwa kamu mulai menghadapi risiko penyakit akibat panas.

Itulah sebabnya, saat berolahraga di bawah sinar matahari, mengonsumsi air dalam jumlah yang cukup sangat penting agar tubuh tidak kekurangan cairan. Karena keringat juga mengeluarkan garam dari tubuh, sesekali meminum minuman elektrolit dapat membantu memulihkan keseimbangan cairan dan garam yang hilang.

2. Performa kamu menurun

Saat kamu berlari atau mengayuh sepeda di bawah cuaca yang panas, tubuhmu sebenarnya berusaha keras untuk tetap menjaga keseimbangan dan kenyamanan.suhu tubuhtetap stabil. Pada saat itu, tenaga yang biasanya kamu gunakan untuk berlari kencang atau bersepeda jauh, justru digunakan terlebih dahulu untuk menenangkan diri.

Akibatnya, kecepatan berkurang, napas terasa lebih berat, dan jarak yang bisa ditempuh menjadi lebih pendek dari biasanya. Tubuh secara alami membatasi kemampuannya agar tidak terlalu lelah karena panas yang berlebihan.

Menariknya, penelitian mengungkapkan bahwa seseorang cenderung merasa telah menghabiskan lebih banyak energi dan waktu daripada yang sebenarnya. Hal ini menyebabkan sesi latihan menjadi lebih pendek dan intensitasnya berkurang, padahal sebenarnya kamu masih mampu bergerak lebih lama.

3. Mungkin kamu tidak membakar kalori sebanyak saat berolahraga ketika suhu lebih rendah

Mungkin kamu mengira bahwa berlari di bawah cuaca panas akan membuatmu berkeringat lebih banyak, sehingga akan membantu.menurunkan berat badan. Saat berlari dalam cuaca yang sangat panas, tubuh bekerja lebih keras untuk mencegah kelebihan panas. Padahal, ketika berolahraga di tempat dengan suhu udara yang lebih dingin, tubuh dapat berkonsentrasi lebih baik.membakar lebih banyak kaloriBeberapa penelitian justru menunjukkan bahwa berolahraga di cuaca dingin terkadang lebih efektif dalam menurunkan berat badan, meskipun tidak semua studi menyepakati hal tersebut.

Karena panas membuatmu mudah lelah, kamu mungkin berhenti lebih cepat atau mengurangi intensitas latihan lebih awal dibandingkan saat cuaca dingin. Akibatnya, jumlah kalori yang terbakar menjadi lebih sedikit dari yang kamu bayangkan.

Banyak orang setelah berlatih langsung melihat timbangan dan melihat angka berkurang, lalu mengira itu adalah lemak yang hilang. Faktanya, penurunan tersebut biasanya hanya berat air yang keluar melalui keringat. Ketika kamu minum air lagi dan tubuh kembali terhidrasi, angka pada timbangan akan kembali seperti semula.

4. Ada risiko dehidrasi

Ketika tubuh kekurangan cairan, terjadi dehidrasi. Keringat berlebihan, kurangnya asupan cairan, serta aktivitas fisik yang terlalu intensif dapat memicu kondisi ini.

Beberapa tanda dehidrasiyang semakin memburuk secara cepat mencakup:

  • Pusing.

  • Sakit kepala.

  • Kram otot.

  • Mual.

  • Kelelahan, kurang energi.

  • Detak jantung cepat.

  • Pernapasan cepat.

  • Pingsan.

Jika mengalami salah satu gejala berikut, penting untuk:

  • Berhenti berolahraga.

  • Beristirahat di bawah naungan atau area yang lebih dingin.

  • Minum cairan.

  • Minta bantuan medis jika gejala tidak segera membaik.

5. Mungkin bisa membantu dalam mengurangi ketegangan

Melakukan aktivitas fisik di lingkungan yang hangat sebenarnya bisa memberikan manfaat. Suhu yang hangat saat kamu bergerak, melakukan peregangan, bermeditasi, atau berlatih pernapasan dapat mengurangi ketegangan dan membantu melembutkan otot-ototmu.

Terkadang, suhu yang hangat bisa membantu meredakan kecemasan, memberikan perasaan tenang dan nyaman sebelum tidur atau ketika kamu ingin beristirahat.

Tips berolahraga dengan aman di bawah cuaca panas

Jika kamu memang ingin tetapberolahraga saat cuaca panas, ikuti panduan keamanan berolahraga di cuaca panas berikut ini:

  • Pakailah pakaian yang terbuat dari bahan ringan dan nyaman.

  • Gunakan pelembab matahari untuk melindungi kulit yang terpapar sinar matahari dari kerusakan akibat paparan sinar matahari.

  • Mengonsumsi air, minuman elektrolit, minuman olahraga, atau jus untuk menjaga kelembapan tubuh.

  • Makan camilan yang mengandung banyak air, misalnya buah-buahan.

  • Beristirahatlah di dalam ruangan atau temukan tempat yang teduh setiap 15–30 menit, atau kapan saja kamu mulai merasa terlalu panas.

  • Coba lakukan pendinginan awal sebelum beraktivitas fisik, seperti mengonsumsi minuman dingin atau memakai rompi penyejuk.

  • Hindari mengonsumsi minuman panas atau kafein sebelum melakukan aktivitas olahraga ketika cuaca sedang terik.

Referensi

Lindsay B. Baker, “Fisiologi Fungsi Kelenjar Keringat: Peran Berkeringat dan Komposisi Keringat dalam Kesehatan Manusia,”Temperature6, no. 3 (15 Juni 2019): 211–59,https://doi.org/10.1080/23328940.2019.1632145.

Julien D. Périard, Thijs M. H. Eijsvogels, dan Hein a. M. Daanen, “Olahraga di Bawah Stres Panas: Termoregulasi, Hidrasi, Implikasi Kinerja, dan Strategi Mitigasi,”Physiological Reviews101, nomor 4 (8 April 2021): 1873–1979,https://doi.org/10.1152/physrev.00038.2020.

Luke N. Belval dkk., “Solusi Hidrasi Praktis untuk Olahraga,”Nutrients11, nomor 7 (9 Juli 2019): 1550,https://doi.org/10.3390/nu11071550.

“Heat and athletes.” Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit. Diakses Agustus 2025.

S Racinais dkk., “Rekomendasi Konsensus Mengenai Pelatihan dan Kompetisi di Cuaca Panas,”Jurnal Medis Olahraga Inggris49, nomor 18 (11 Juni 2015): 1164–73,https://doi.org/10.1136/bjsports-2015-094915.

Gilles Roussey dan rekan-rekannya, “Interaksi Antara Persepsi Usaha dan Persepsi Panas di Lingkungan Panas pada Atlet Daya Tahan,”Journal of Thermal Biology76 (11 Juli 2018): 68–76,https://doi.org/10.1016/j.jtherbio.2018.07.006.

Hillary A. Yoder dkk., “Penyesuaian Tingkat Kerja yang Diperlukan untuk Mempertahankan Detak Jantung dan RPE Selama Latihan Interval Intensitas Tinggi di Lingkungan Panas,”Frontiers in Physiology 16 (February 6, 2025), https://doi.org/10.3389/fphys.2025.1506325.

Yan Meng dkk., “Olahraga Memperbaiki Perubahan Mikrobioma Usus Akibat Paparan Dingin dan Meningkatkan Kehilangan Berat Badan yang Dipicu oleh Dingin,”Frontiers in Physiology 11 (May 4, 2020), https://doi.org/10.3389/fphys.2020.00311.

Hillary A. Yoder dkk., “Penyesuaian Tingkat Kerja yang Diperlukan untuk Mempertahankan Detak Jantung dan RPE Selama Latihan Interval Intensitas Tinggi di Lingkungan Panas,”Frontiers in Physiology 16 (February 6, 2025), https://doi.org/10.3389/fphys.2025.1506325.

Seputar Panas dan Kesehatan Anda.Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit. Diakses Agustus 2025.

“Dehydration.” MedlinePlus. Diakses Agustus 2025.

Nicolas Bouscaren dan rekan-rekannya, “Aklimatisasi Panas, Strategi Pendinginan, dan Hidrasi Selama Ultra-Trail di Kondisi Hangat dan Lembap,”Nutrients13, nomor 4 (26 Maret 2021): 1085,https://doi.org/10.3390/nu13041085.

Bryant P. H. Hui dan rekan-rekannya, “Yoga Panas Meningkatkan Kesejahteraan yang Lebih Baik: Sebuah Studi RCT Pengalaman Enam Minggu pada Orang Dewasa Sehat,”Psychosocial Intervention31, nomor 2 (17 Februari 2022): 67–82,https://doi.org/10.5093/pi2022a4.

Apa yang Terjadi pada Tubuh Anda Saat Berolahraga di Cuaca Panas.Verywell Health. Diakses Agustus 2025.

Klinik Mayo Q dan A: Tips keselamatan untuk berolahraga di cuaca panas.Mayo Clinic. Diakses Agustus 2025.

7 Cara Mengamankan Jantung Saat Cuaca Panas 7 Cara Menghindari Sengatan Panas Saat Mendaki Di Cuaca Terik 7 Bahaya Mengonsumsi Minuman Berkafein Saat Cuaca Panas