Arsip Tag: Musik dan lirik

Ahmad Dhani dan Tompi Kritik Royalti Musik, Cabut dari WAMI

Penagihan Royalti Musik dan Kontroversi yang Muncul di Indonesia

Penagihan royalti musik kepada pelaku usaha seperti kafe, restoran, dan hotel belakangan menjadi sorotan utama di Indonesia. Kasus yang menarik perhatian publik adalah Mie Gacoan yang ditagih membayar royalti sebesar Rp 2,2 miliar. Hal ini memicu diskusi luas mengenai keadilan dalam sistem pengelolaan royalti.

Meski kasus tersebut berakhir dengan damai, banyak pelaku usaha kini merasa khawatir akan kewajiban mereka dalam membayar royalti. Isu ini juga menarik perhatian sejumlah musisi ternama, termasuk Ahmad Dhani dan Tompi, yang memberikan kritik terhadap sistem yang berlaku saat ini.

Kritik dari Ahmad Dhani terhadap WAMI

Ahmad Dhani, pentolan grup musik Dewa 19, melontarkan kritik tajam terhadap Wahana Musik Indonesia (WAMI), lembaga yang mengelola royalti musik. Ia menilai bahwa WAMI tidak adil dalam menagih royalti karena hanya menyasar pelaku usaha, sementara musisi besar yang juga menggunakan karya tanpa izin justru tidak dikenakan konsekuensi.

Dhani menulis di akun Instagramnya bahwa “kenapa WAMI tajam ke cafe, resto, hotel? Tapi tumpul ke penyanyi/band kaya raya yang menolak fee komposer.” Ia menyatakan bahwa baik pelaku usaha maupun musisi yang menolak membayar royalti sama-sama tidak sudi membayar, namun hanya pelaku usaha yang ditindak.

Tarif Royalti di Acara Pernikahan dan Hajatan

Ahmad Dhani juga menyoroti kebijakan WAMI terkait royalti musik di acara pernikahan dan hajatan. Menurut Robert Mulyarahardja, Head of Corporate Communications & Memberships WAMI, tarif royalti ditetapkan sebesar 2 persen dari biaya produksi acara, sesuai aturan LMKN dan Peraturan Menkumham.

Namun, hal ini masih menjadi pertanyaan bagi banyak pihak, terutama mengenai transparansi dan kesesuaian tarif dengan nilai karya musik yang digunakan.

Pertanyaan Tompi tentang Sistem Penghitungan Royalti

Tompi, musisi sekaligus dokter bedah plastik, turut mengangkat suara mengenai ketidakpuasan terhadap sistem penghitungan dan pembagian royalti. Ia mengaku telah lama mempertanyakan transparansi lembaga pengelola royalti, bahkan sejak berdiskusi dengan mendiang Glenn Fredly.

“Belum pernah puas dan jelas dengan jawaban dari semua yang saya tanyai. ‘Emang ngitungnya gimana? Ngebaginya atas dasar apa?’ Jawabannya ya gitu, ‘Aaa ii uu eee 00oo’ lah,” tulis Tompi di akun Instagramnya.

Ia menyatakan bahwa rasa penasaran dan keingintahuannya tentang konsep penghitungan hingga pembagian royalti belum mendapatkan jawaban yang memuaskan.

Tompi Cabut dari WAMI dan Gratiskan Lagu-Lagunya

Karena merasa sistem semakin kisruh dan tidak transparan, Tompi memutuskan keluar dari keanggotaan WAMI. Ia bahkan mengizinkan semua pihak menyanyikan lagu-lagunya tanpa pungutan royalti, termasuk di konser, kafe, dan festival musik.

“Silahkan yang Mau Menyanyikan lagu-lagu baik dari konser semua panggung atau pertujukan konser kafe mainkan, saya gak akan ngutip apapun sampai pengumuman selanjutnya,” tulis Tompi.

Mengenal WAMI dan Sistem Royalti Musik di Indonesia

WAMI adalah Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) nirlaba yang mewakili pencipta dan penerbit lagu/musik. WAMI memberi lisensi kepada pengguna musik di ruang publik dan mengelola penghimpunan serta pendistribusian royalti.

Sistem royalti di Indonesia berada dalam ekosistem LMK–LMKN. LMKN adalah lembaga bantu pemerintah yang menarik dan mendistribusikan royalti berdasarkan tarif resmi dari Kemenkumham, lalu menyalurkannya ke LMK seperti WAMI.

Peran utama WAMI mencakup memberikan lisensi kepada pengguna musik, menghimpun data penggunaan, dan menyalurkan royalti kepada pencipta/penerbit sesuai laporan penggunaan. Dengan demikian, WAMI menjembatani kebutuhan pengguna musik akan perizinan yang sah, sekaligus memastikan hak ekonomi pencipta terpenuhi.

Lirik Lagu My Jinji Sunset Rollercoaster

Lirik Lagu My Jinji – Sunset Rollercoaster

Lirik dari lagu My Jinji yang dinyanyikan oleh band indie Taiwan, Sunset Rollercoaster, mengandung makna yang dalam meskipun terdengar sederhana. Berikut adalah lirik lengkapnya:

  • Every time you lie in my place

    I do want to say

    It’s you, you my babe

    I won’t be too late

    My Jinji, don’t you cry

    This world out of time

    Of time out of mind

    My Jinji, please don’t cry

    In this world out of time

    Time out of mind

    Out of mind

  • Every time you lie in my place

    I do want to say

    It’s you, you my babe

    I’m down to the drain

    Oh Jinji, don’t you cry

    This world out of time

    Old time out of mind

    My Jinji, please don’t lie

    In this world out of time

    Time out of mind

    Out of mind

  • Every time you lie in my place

    I do want to say

    It’s you, you my babe

    It won’t be too late

    Oh, don’t leave me behind

    Without you, I’ll cry

    ‘Cause only you, my baby

    Only you can conquer time

    Only you can conquer time

  • Oh, sometimes I

    Without you, I would cry

    ‘Cause only you, my baby

    Only you can conquer time

    Oh, don’t leave me behind

    Without you, I will cry

    ‘Cause only you my baby

    Only you can conquer time

    Only you can conquer time

  • Oh, sometimes I

    Without you, I will cry

    ‘Cause only you, my baby

    Only you can conquer time

    Only you can conquer time

Lirik ini menggambarkan perasaan cinta yang mendalam dan penuh rindu. Frasa “Only you can conquer time” menjadi inti dari pesan yang ingin disampaikan, yaitu bahwa cinta bisa mengatasi segalanya.

Makna Lagu My Jinji – Sunset Rollercoaster

Lagu My Jinji tidak hanya menyajikan lirik yang indah, tetapi juga memiliki makna yang dalam. Kata “Jinji” sendiri merupakan istilah buatan yang tidak memiliki arti baku dalam bahasa apa pun. Namun, keunikan ini justru membuatnya menjadi simbol dari sesuatu atau seseorang yang sangat berarti, namun sulit dijelaskan.

Lirik lagu ini sangat minimalis, dengan pengulangan frasa-frasa yang terkesan sederhana namun penuh makna. Pendengar diajak untuk merasakan emosi yang terkandung dalam lagu, bukan sekadar memahami secara langsung. Lagu ini mencerminkan perasaan jatuh cinta yang campuran antara rindu, kekaguman, dan kebingungan.

Makna dari lagu ini juga terbuka untuk berbagai interpretasi. Beberapa orang melihatnya sebagai lagu tentang seseorang yang belum bisa dilupakan, ada yang menganggapnya sebagai bentuk cinta platonis, dan ada pula yang melihatnya sebagai fase kehidupan ketika seseorang hadir tapi tak pernah benar-benar dekat. Elemen dreamy dan retro yang dibalut dalam alunan city pop modern menciptakan ruang emosional yang luas.

Fakta Menarik Lagu My Jinji – Sunset Rollercoaster

Meskipun Sunset Rollercoaster berasal dari Taiwan, banyak orang awalnya mengira mereka adalah band Jepang karena pengaruh city pop yang kental dalam musik mereka. Lagu My Jinji dirilis dalam mini album Jinji Kikko pada tahun 2016 tanpa promosi besar atau strategi marketing yang agresif. Namun, kekuatan atmosfer lagu dan estetika visualnya yang unik membuat lagu ini meledak secara organik.

Lagu ini sering muncul dalam berbagai konten visual seperti video diary, vlog, hingga reels dan TikTok dengan tema yang melankolis. Bahkan hingga hari ini, My Jinji masih menjadi salah satu lagu dengan jumlah stream terbanyak dalam katalog Sunset Rollercoaster.

Lagu My Jinji juga menjadi representasi dari kebangkitan genre city pop di generasi baru. Sunset Rollercoaster sering disebut sebagai pionir gelombang city pop modern Asia bersama musisi lain seperti Phum Viphurit dan Nulbarich. Dalam proses kreatifnya, band ini menggabungkan unsur jazz fusion, soul, dan soft rock dengan nuansa vintage yang kental.

Video klip My Jinji sangat merefleksikan hal ini dengan menampilkan grainy footage, simbolisme visual, dan tone warna hangat yang seolah datang dari kaset VHS tahun 1980-an. Lagu ini juga sering dijadikan lagu pembuka atau penutup di konser mereka, menciptakan momen paling emosional bagi para penonton.

Lirik lagu My Jinji dari Sunset Rollercoaster adalah bukti bahwa kekuatan musik tidak selalu terletak pada kerumitan lirik. Lewat kesederhanaan lirik, atmosfer musik, dan emosi yang terkandung, lagu ini mampu menjangkau banyak hati di berbagai belahan dunia. Lagu ini seolah memberikan pengalaman mendengarkan yang bisa memunculkan perasaan rindu yang tidak sempat diucapkan. Jika kamu mencari lagu untuk menemani momen sunyi, kenangan lama, atau sekadar ingin larut dalam perasaan tanpa banyak kata, My Jinji bisa jadi teman terbaikmu di kala malam.

11 Lagu Taylor Swift yang Viral di TikTok, Favoritmu?

Taylor Swift dan Lagu-Lagunya yang Viral di TikTok

Taylor Swift menjadi salah satu penyanyi yang sangat populer di TikTok. Banyak lagu-lagunya sering kali muncul sebagai background atau challenge dalam video-video pengguna platform ini. Bahkan, beberapa lagu lama miliknya kembali booming setelah viral di TikTok. Setelah satu lagu viral, lagu-lagu Taylor secara bergantian menjadi trending di TikTok.

Berikut adalah daftar lagu Taylor Swift yang viral di TikTok dan patut kamu ketahui:

1. All To Well

Pernah mengikuti tren curhat “Mbak Taylor” di TikTok? Lagu All To Well menjadi background untuk video challenge tersebut. Lirik seperti “And maybe we got lost in translation” dan “I remember it all too well” sangat ikonis. Lagu ini juga relatable dengan keresahan hidup yang dialami sebagian orang.

2. Snow On The Beach

Lagu ini dibawakan oleh Taylor Swift bersama Lana Del Rey. Suara mereka berpadu apik dan harmonisasi yang keren membuat lagu ini menjadi tren di TikTok. Lirik seperti “Now it’s like snow at the beach” menambah kesan indah dari lagu ini.

3. Anti-Hero

Lagu Anti-Hero memang bikin seseorang introspeksi diri. Lirik seperti “It’s me, hi, I’m the problem, it’s me” mengajak pendengar untuk tidak menyalahkan orang lain, tetapi lebih fokus pada diri sendiri.

4. You’re On Your Own, Kid

Lagu ini cocok bagi siapa saja yang merasa sendirian dan kesepian. Lirik seperti “You’re on your own, kid” menggambarkan perasaan kehilangan dan kesedihan. Lagu ini bisa relate dengan apa yang kamu rasakan.

5. Cruel Summer

Melodi awal lagu ini sangat familiar. Lagu Cruel Summer sering muncul di TikTok dan media sosial lain. Lirik seperti “It’s a cruel summer” mencerminkan perasaan cinta yang penuh tantangan.

6. Daylight

Lagu Daylight mengisahkan pengalaman Taylor dalam hubungan masa lalu. Lirik seperti “Like daylight, like daylight” mengajak pendengar untuk fokus pada hubungan saat ini dan merasa bahagia.

7. Foolish One

Lagu Foolish One sering digunakan sebagai challenge di TikTok. Selain enak didengarkan, lagu ini juga memiliki makna yang bagus. Ia mengingatkan pendengar untuk tidak melakukan kesalahan yang sama berulang kali.

8. Bejeweled

Lirik “Nice!” menjadi bagian yang mudah diingat. Lagu ini tentang seseorang yang menghargai dirinya sendiri. Judul lagu yang berarti “berhiaskan berlian” sesuai dengan makna liriknya.

9. Dress

Meski sudah dirilis lima tahun lalu, Dress berhasil menjadi viral di TikTok. Lagu ini menggambarkan gejolak cinta seseorang. Dugaan kuat menyebutkan bahwa lagu ini terinspirasi dari mantan Taylor Swift, Joe Alwyn.

10. Slut!

Kalimat terakhir dalam lirik Slut! pasti sudah tidak asing lagi. Lagu ini sering digunakan sebagai background video TikTok, sehingga viral. Lagu ini bercerita tentang seorang wanita yang berdandan untuk cowok yang disukainya, tetapi dipandang negatif oleh banyak orang.

11. 22

Lagu 22 yang dirilis pada 2013 kembali booming di TikTok. Lagu ini bernuansa ceria dengan melodi upbeat. Banyak pengguna TikTok suka menggunakannya sebagai background untuk video-video yang penuh semangat.

Banyak lagu Taylor Swift yang viral di TikTok. Lagu-lagunya tidak hanya enak didengarkan, tetapi juga memiliki makna yang dalam. Apakah kamu pernah ikut tren lagu-lagunya dengan membuat video TikTok juga?

9 Lagu Lama yang Kembali Hits karena Stranger Things

Stranger Thingsdi Netflix bukan hanya sukses sebagai serialsci-fidengan nuansa misteri, tetapi juga memiliki kemampuan untuk menghidupkan kembali lagu-lagu lama menjadi hits lagi! Setiap musimnya, serial ini selalu menyisipkan musik dari era 70-an hingga 80-an yang membuat penonton ikut terbawa.flashback. Dan banyak juga yang baru mengetahui dan langsung menyukai lagunya, lho!

Berkat Stranger Things, banyak lagu yang sebelumnya hanya dikenal oleh kalangan tua kini kembali masuk ke daftar lagu populer global, diputar jutaan kali di Spotify, bahkan menjadi viral di TikTok. Lagu-lagu ini berperan sebagai jembatan antar generasi dan membuat penonton muda menyadari bahwa lagu-lagu lama juga bisa tetap menarik dan sesuai dengan zaman. Lagu-lagu lawas apa saja yang kembali hits? Simak artikel ini hingga selesai, ya!

1. ‘Running Up That Hill’ – Kate Bush (1985)

https://www.youtube.com/watch?v=bV0RAcuG2Ao&pp=ygUUUnVubmluZyBVcCBUaGF0IEhpbGw%3D

Lagu ini menjadi pusat perhatian diStranger Thingsmusim 4. Diputar berulang kali saat Max berusaha melarikan diri dari cengkeraman Vecna, adegan ini langsung menjadi salah satu momen paling ikonik dalam sejarah serial Netflix! Dentumanbeatdan suara Kate Bush mampu menciptakan suasana yang penuh ketegangan sekaligus penuh perasaan.

Efeknya sangat luar biasa, lagu ini langsung menjadi viral di berbagai tempat. Di TikTok digunakan sebagai suara viral, di Spotify juga naik ke posisi puncak global, bahkan masuk Billboard Hot 100 kembali setelah 37 tahun dirilis. Kate Bush sendiri terharu karena lagunya diapresiasi oleh generasi baru. Dapat dikatakan, ‘Running Up That Hill’ adalah bukti nyata bagaimana kekuatan serial ini mampu menghidupkan kembali musik lawas dengan megahnya!

2. ‘Master of Puppets’ – Metallica (1986)

https://www.youtube.com/watch?v=E0ozmU9cJDg&pp=ygURTWFzdGVyIG9mIFB1cHBldHM%3D

Salah satu momen paling epic di Stranger Things musim keempat merupakan saat Eddie Munson memainkan lagu ‘Master of Puppets’ di dunia Upside Down. dengan gitar listriknya, Eddie tampil sepertirockstaryang menghadapi monster untuk menyelamatkan teman-temannya. Aksi tersebut bukan hanya menarik, tetapi juga membuat lagu klasik dari Metallica kembali naik ke permukaan.

Akibat adegan ini, ‘Master of Puppets’ kembali viral. Lagu ini mengalami peningkatan signifikan di berbagaiplatformMusik dan band Metallica turut merayakan momen ini dengan bangga. Banyak generasi Z yang sebelumnya belum pernah mendengar Metallica kini menjadi penggemar setia. Bahkan, beberapa di antara mereka mulai tertarik belajar bermain gitar karena Eddie Munson!

3. ‘Should I Stay or Should I Go’ – The Clash (1982)

https://www.youtube.com/watch?v=BN1WwnEDWAM&pp=ygUcU2hvdWxkIEkgU3RheSBvciBTaG91bGQgSSBHbw%3D%3D

Lagu ini memiliki peran yang sangat penting diStranger Thingsmusim pertama. Diputar berulang kali oleh Will Byers saat terjebak di dunia Upside Down, lagu ini menjadi tanda khusus bagi keluarga dan teman dekatnya. Lirik yang terdengar seperti menggambarkan perasaan bimbang Will membuat suasana semakin penuh emosi.

Padahal sebelumnya lagu punkdari The Clash ini hanya dikenal oleh penggemar musik rock. Namun setelah muncul diStranger Things“Should I Stay or Should I Go” langsung menarik perhatian generasi baru. Banyak orang akhirnya penasaran dan mulai mencari tahu lagu-lagu The Clash yang lain. Dapat dikatakan, ini adalah contoh sempurna bagaimana sebuah lagu bisa kembali hidup berkat cerita yang kuat.

4. ‘Time After Time’ – Cyndi Lauper (1983)

https://www.youtube.com/watch?v=VdQY7BusJNU&pp=ygUPVGltZSBBZnRlciBUaW1l

Jika kamu menyukai momen romantis dan mengharukan diStranger Things, pasti sangat mengingat sekali tentanglaguini. ‘Time After Time’ diputar dalam sebuah adegan penuh perasaan antara Eleven dan Mike. irama lagunya yangmellowini menciptakan suasana yang sangat hangat. Meskipun bukan adegan utama, momen ini justru menjadi salah satu yang paling melekat di hati penonton.

Setelah episode tersebut ditayangkan, lagu ini langsung menjadi populer di YouTube dan Spotify. Banyak orang mengatakan mereka baru mengetahui lagu ini dan langsung jatuh cinta. Lagu cinta yang sederhana namun dalam ini membuktikan bahwaStranger Thingstidak hanya mahir dalam membuat adegan horor dan aksi, tetapi juga sangat emosional, ya!

5. ‘Psycho Killer’ – Talking Heads (1977)

https://www.youtube.com/watch?v=CJ54eImz88w&pp=ygUNUHN5Y2hvIEtpbGxlcg%3D%3D

Lagu ini muncul di musim 4 sebagai bagian darimontage saat geng Stranger Thingsmenyusun strategi dan mulai bertindak menghadapi ancaman dari Vecna. Dengan ritme yangcatchynamun lirik yang agak menyeramkan, ‘Psycho Killer’ berhasil menciptakan suasana tegang namun tetapgroovysangat. Ciri khas lagu tersebut membuat banyak penonton penasaran dengan lagu-lagunya.

Menciptakan generasi baru, lagu ini mungkin terdengar ‘aneh’, tetapi justru hal itu yang membuatnya menarik. Setelah muncul dalam serial, ‘Psycho Killer’ mengalami peningkatan popularitasstreamingdan juga banyak digunakan di media sosial. Talking Heads ini adalah sebuah bandnew waveberbeda, akhirnya mendapatkan banyak penggemar baru yang berasal dari generasi Z.Stranger Thingssangat mampu mengenalkan kembali band-band legendaris kepada penonton saat ini, ya!

6. ‘Every Breath You Take’ – The Police (1983)

https://www.youtube.com/watch?v=6cucosmPj-A&pp=ygUVRXZlcnkgQnJlYXRoIFlvdSBUYWtl

Lagu ini diputar di akhir musim kedua saat adegan dansa sekolah menjadi penutup yang menyentuh hati. Lagu ini menjadi latar belakang kisah cinta Eleven dan Mike yang mulai berkembang, lengkap dengan suasana lampu diskotik danslow dancekhas era 80-an. Meskipun lagu ini sebenarnya sudah populer, tetapi berkatStranger Things, lagu ini kembali naik pada tahun 2017.

Segera, lagu ini menjadi bahan pencarian di internet danstreaming platform. Banyak orang mulai menyadari bahwa ‘Every Breath You Take’ memiliki melodi yang indah, meskipunriffgitar terasa sangat sulit dimainkan. Namun justru hal itu menjadi keunikan tersendiri, karena lagu ini mampu terdengar romantis sekaligus penuh misteri. Dan melaluiStranger Things, lagu ini berhasil menarik perhatian generasi baru yang sebelumnya mungkin belum pernah mendengar The Police.

7. ‘Child In Time’ – Deep Purple (1970)

https://www.youtube.com/watch?v=UEjAaLu8Dhs&pp=ygUNQ2hpbGQgSW4gVGltZQ%3D%3D

Ketika trailer Stranger Thingsmusim 5 dirilis di YouTube, salah satu hal yang langsung menarik perhatian penonton adalah pemilihan lagunya. Ternyata adalah ‘Child In Time’ dari Deep Purple. Lagu ini sangat sesuai dengan nuansatrailer terkini di musim kelima ini. Karena dari segi susunan, lagu ini dimulai dengan nada awal yang tenang, lalu berubah menjadi teriakan di tengah lagu yang membuatnya lebih gelap dan penuh makna.

Lagu ini memiliki suasana yang seakan ‘memprediksi’ kehancuran atau perang besar. Ketika dikaitkan dengan adegan-adeganteaseryang menggambarkan pertempuran dan kerusakan di Hawkins, lagu ini seolah menjadisoundtrack dari akhir sebuah masa. Meski belum menjadi lagu yang sangat populer, tetapi berkatStranger Things, lagu ini berhasil disampaikan kepada generasi terbaru. Terasa, serial ini memang kegemarannya menghidupkan kembali lagu-lagu klasik, ya!

8. ‘Material Girl’ – Madonna (1984)

https://www.youtube.com/watch?v=3j4jx9jGei4&pp=ygUNTWF0ZXJpYWwgR2lybA%3D%3D

Lagu ikonik milik Madonna ini muncul diStranger Thingsmusim 3, khususnya ketika Eleven dan Max sedang menikmati hari berbelanja di pusat perbelanjaan. Momen ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menunjukkan sisi ceria dan kebebasan dari dua tokoh perempuan yang tangguh. ‘Material girl’ menjadi latar yang sangat cocok untuk menggambarkan antusiasme remaja dan gaya hidup mewah khas tahun 80-an.

Lagu ini sebelumnya sudah sangat terkenal, tetapi berkat munculnya di serial tersebut, banyak generasi Z akhirnya mulai menyukai Madonna dan gaya uniknya. Bahkan, setelah episode itu tayang, permintaan terhadap lagu ini meningkat drastis di Spotify dan YouTube. Lagu ‘Material Girl’ yang dulu menjadi simbol budaya, kini berhasil dihidupkan kembali olehStranger Things ke generasi masa kini!

9. ‘Never Ending Story’ – Limahl (1984)

https://www.youtube.com/watch?v=O5HQ1sZseKg&pp=ygUeTmV2ZXIgRW5kaW5nIFN0b3J54oCZIC0gTGltYWhs

Siapa yang bisa melupakan adegan yang lucu namun menggemaskan ketika Dustin dan Suzie menyanyikan ‘Never Ending Story’ diStranger Thingsmusim 3. Kesempatan duet tersebut terjadi di tengah situasi yang penuh tekanan, dan menjadi momen hangat yang bisa sedikit mengurangi ketegangan yang ada. Lagu ini bercerita tentang film fantasi ikonik tahun 80-an dan mampu membawa penonton larut dalam rasa nostalgia.

Setelah episode tersebut tayang, lagu ini segera menjadi viral di TikTok sertaplatformlainnya. Banyak orang meniru adegan duet Dustin dan Suzie, lengkap dengan ekspresi dramatisnya. Bahkan pencarian lagu ini di Spotify dan YouTube langsung meningkat tajam. Terasa, ‘Never Ending Story’ memang cocok sekali untuk adegan romantis Dustin dan Suzie itu, ya!

Kehadiran Stranger Thingstidak hanya menghadirkan hiburan yang menarik khassci-fi dan mysterynamun juga menyajikan kejutan musikal yang membangkitkan kenangan sekaligus menambah kesanplaylist baru. Tidak heran jika serial ini sering dianggap sebagai jembatan antara generasi tua dan muda melalui musik. Jadi, dari tujuh lagu tadi, mana yang langsung masuk keplaylist kamu?

3 Hal Menarik dari Trailer Pertama Stranger Things 5, Vecna Kembali! 7 Bintang Serial Stranger Things yang Ternyata Jadi Musisi, Sudah Merilis Lagu!