Arsip Tag: politik

Tujuh Tokoh Tionghoa Pahlawan Kemerdekaan Indonesia

Peran Keturunan Tionghoa dalam Perjuangan Kemerdekaan Indonesia

Sejarah bangsa Indonesia tidak bisa dipisahkan dari peran berbagai elemen masyarakat, termasuk keturunan Tionghoa. Meski secara etnis dan budaya mereka berbeda, para pejuang ini memperlihatkan semangat yang sama untuk membebaskan tanah air dari cengkeraman penjajah. Mereka bekerja tanpa memandang ras atau suku, dan kontribusi mereka menjadi bagian penting dari kemerdekaan Indonesia.

Berikut ini adalah beberapa tokoh keturunan Tionghoa yang turut serta dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia:

  1. John Lie (Daniel Dharma)

    John Lie lahir di Manado pada tahun 1911. Ia adalah seorang perwira Angkatan Laut RI yang aktif selama masa penjajahan Jepang. Ia menempuh pendidikan di sekolah berbahasa Belanda dan kemudian melanjutkan studi militer di Batavia. Salah satu kontribusi besar John Lie adalah berhasil menembus blokade Belanda di Sumatra untuk menukar komoditas Indonesia dengan senjata. Pada tahun 2009, ia dianugerahi gelar Pahlawan Nasional karena jasa-jasanya dalam memperjuangkan kemerdekaan.

  2. Lie Eng Hok

    Lie Eng Hok lahir di Balaraja, Tangerang, pada tahun 1893. Ia aktif sebagai jurnalis di surat kabar Tionghoa bernama Sin Po pada awal abad ke-20. Ia terlibat dalam pemberontakan di Banten pada tahun 1926 dan memberikan informasi rahasia tentang pasukan Belanda kepada para pejuang. Selama pengasingannya di Boven Digoel, ia tetap menolak bekerja sama dengan pemerintah Belanda. Pada tahun 1959, ia diangkat sebagai Perintis Kemerdekaan RI dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Giri Tunggal, Semarang.

  3. Sho Bun Seng

    Sho Bun Seng adalah seorang penggiat seni yang juga aktif dalam perjuangan anti-Belanda. Ia bergabung dengan kelompok gerilya dan bertugas memata-matai Pao An Tui, yaitu kelompok Tionghoa pro-Belanda. Setelah kemerdekaan, ia terlibat dalam menumpaskan pemberontakan DI/TII. Sho Bun Seng meninggal pada usia 89 tahun dan dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.

  4. Tjia Giok Thwam (Basuki Hidayat)

    Basuki Hidayat lahir di Surabaya pada tahun 1927. Ia terlibat dalam pertempuran melawan Belanda sejak usia 18 tahun. Setelah pensiun dari dunia militer, ia melanjutkan studi di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. Ia menerima sejumlah tanda kehormatan atas jasa-jasanya sebagai pejuang kemerdekaan dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Suropati, Malang.

  5. Ferry Sie King Lien

    Ferry Sie King Lien lahir pada tahun 1933 dan ikut mengangkat senjata saat usia 16 tahun dalam pertempuran Solo. Ia bersama rekan-rekannya melakukan berbagai aksi untuk memotivasi rakyat dan menentang propaganda Belanda. Sayangnya, ia gugur dalam pertempuran tersebut. Ia menjadi satu-satunya keturunan Tionghoa yang dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Jurug, Solo.

  6. Ong Tjong Bing (Daya Sabdo Kasworo)

    Ong Tjong Bing berjuang sebagai dokter yang merawat korban pertempuran 10 November 1945 di Surabaya. Setelah menyelesaikan pendidikan sebagai dokter gigi, ia bergabung dalam militer dan aktif menumpas berbagai pemberontakan. Ia pensiun pada tahun 1976 dengan pangkat Letnan Kolonel.

  7. Soe Hok Gie

    Soe Hok Gie adalah aktivis reformasi yang sangat berpengaruh meskipun tidak terlibat langsung dalam pertempuran kemerdekaan. Ia menyuarakan kritik terhadap pemerintahan Soekarno melalui tulisan-tulisan di media massa. Ia meninggal pada usia 26 tahun, namun catatan-catatan harian dan pemikirannya terus diingat dan diteladani.

Selain tokoh-tokoh di atas, masih banyak lagi pejuang keturunan Tionghoa yang berkontribusi dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Kegigihan dan dedikasi mereka layak untuk dikenang dan dihargai. Dengan menjaga persatuan dan menghindari sentimen rasial, bangsa Indonesia dapat terus berkembang dan maju.

50 Kata-Kata Semangat Kemerdekaan 17 Agustus 2025 untuk HUT ke-80 RI

Perayaan HUT ke-80 RI dengan Semangat Kemerdekaan

Pada tahun 2025, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-80 akan jatuh pada hari Minggu, 17 Agustus. Tema yang diusung dalam perayaan kali ini adalah “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”. Momen ini menjadi saat yang tepat bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk mengenang perjuangan para pahlawan dalam meraih kemerdekaan serta memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa.

Ada banyak cara untuk ikut merayakan HUT ke-80 RI. Salah satunya adalah dengan berbagi kata-kata yang mampu membangkitkan semangat kemerdekaan melalui media sosial. Berikut ini beberapa kata-kata inspiratif yang bisa dibagikan untuk memeriahkan perayaan tersebut:

Kata-Kata Kemerdekaan 17 Agustus 2025

Berikut ini 50 kata-kata kemerdekaan yang dapat menjadi referensi untuk dibagikan di media sosial dalam rangka memperingati HUT ke-80 RI:

  • “Semangat kemerdekaan ada di hatimu. Jagalah agar tetap menyala selamanya.”
  • “Para pahlawan gugur agar kita hidup merdeka. Jangan sia-siakan pengorbanan itu.”
  • “Pahlawan tak pernah menyerah demi merah putih. Kita pun harus setia menjaganya.”
  • “Selalu jaga semangat patriotisme bersinar dalam dirimu, banggalah menjadi Indonesia.”
  • “Kemerdekaan adalah hasil perjuangan, bukan pemberian. Hargai dengan kerja kerasmu.”
  • “Bendera berkibar adalah tanda kebebasan. Pastikan ia berkibar dengan penuh harga diri.”
  • “Mereka berkorban untuk masa depan kita. Saatnya kita berjuang untuk masa depan bangsa.”
  • “Indonesia merdeka karena tekad yang tak tergoyahkan. Mari kita warisi tekad itu setiap hari.”
  • “Pahlawan berjuang tanpa pamrih. Kita membalasnya dengan menjaga Indonesia tetap berdiri.”
  • “Mari bersatu untuk menjaga, merawat, dan membangun negeri tercinta. Dirgahayu Indonesiaku!”
  • “Selalu ada rindu dan kasih untuk NKRI. Dirgahayu Republik Indonesia, sekali merdeka tetap merdeka!”
  • “Mari buktikan bahwa kita bisa membangun Indonesia yang lebih baik dengan semangat dan kerja keras.”
  • “Kita adalah generasi yang bergerak! Jadikan semangat kemerdekaan sebagai pendorong untuk berkarya!”
  • “Kemerdekaan adalah hadiah dari perjuangan, tugas kita sekarang adalah menjaganya dengan kerja nyata!”
  • “Indonesia telah bertambah usia, mari rayakan dengan penuh rasa syukur dan kebanggaan. Indonesia Jaya!”
  • “Merdeka adalah saat kita tidak takut untuk bermimpi dan berani mewujudkannya demi kebaikan bersama!”
  • “Merdeka adalah saat kita tidak takut untuk bermimpi dan berani mewujudkannya demi kebaikan bersama!”
  • “Indonesia tak muda lagi, namun perjuangan tak berhenti. Tetap majukan negeri dengan putra-putri sendiri!”
  • “17 Agustus bukan hanya perayaan, tapi pengingat untuk terus berjuang. Jangan biarkan semangatmu padam.”
  • “Berdirilah tegak untuk menunjukkan rasa hormat kepada orang-orang hebat yang mati demi kemerdekaan kita.”
  • “Kemerdekaan merupakan anugerah dari perjuangan, dan kini tugas kita adalah menjaganya dengan tindakan nyata!”
  • “Merdeka bukan berarti kita bisa hidup tanpa aturan, tetapi berarti kita hidup dalam aturan yang kita buat sendiri.”
  • “Mari menunjukkan aksi nyata untuk mengharumkan nama bangsa. Kami bangga menjadi anak Indonesia. Merdeka!”
  • “17 Agustus bukan sekadar tanggal, tapi pengingat bahwa kita adalah bangsa yang kuat, tangguh, dan penuh harapan!”
  • “Dirgahayu Indonesiaku! Mari kita kobarkan semangat persatuan dan terus melaju menuju masa depan yang gemilang!”
  • “Indonesia adalah satu. Rayakan kemerdekaan dengan perjuangan yang lebih keras untuk masa depan cemerlang.”
  • “Kemerdekaan nasional adalah bukan pencapaian akhir, tapi rakyat bebas berkarya adalah pencapaian puncaknya.”
  • “Tepat di momen saat merah putih dikibarkan, mari mengingatnya sebagai bentuk komitmen untuk merawat Tanah Air kita.”
  • “Rasa sakit akan perjuangan hanyalah sementara. Kobarkan semangat persatuan dan kesatuan untuk menjaga Ibu Pertiwi kita.”
  • “Mari gaungkan semangat kemerdekaan untuk mewujudkan kedamaian dan keharmonisan bagi negeri tercinta. Merdeka!”
  • “Jadilah generasi yang inovatif—yang tidak hanya mengkritik, tetapi juga memberikan solusi serta kontribusi nyata untuk bangsa!”
  • “Merdeka bangsaku, maka merdekalah pula pikiran, hati, dan jiwaku. Di mana pun aku berada hati selalu berada di Indonesia!”
  • “Kobarkan semangat, lumpuhkan rasa takut, dan mulailah bergerak menuju sebuah tujuan untuk terciptanya sebuah kemerdekaan.”
  • “Kemerdekaan bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk terus melakukan perubahan!”
  • “Kobarkan semangat kemerdekaan di setiap langkah. Indonesia memerlukan pemuda yang aktif bergerak, bukan hanya bersuara!”
  • “Mari tinggikan posisi Sang Dwiwarna sebagai pengingat perjuangan para pahlawan hingga titik darah penghabisan. Merdeka!”
  • “Kemerdekaan adalah hadiah terbesar dari perjuangan, jaga agar tak pernah hilang. Teruslah melangkah dengan penuh semangat.”
  • “Tanggal 17 Agustus bukan hanya sekadar angka, melainkan pengingat bahwa kita adalah bangsa yang kuat, tangguh, dan penuh harapan!”
  • “Satukan tangan dari Sabang sampai Merauke untuk mewujudkan Indonesia yang damai dan makmur. Dirgahayu Indonesia tercinta!”
  • “Jangan membuat perbedaan menjadi alasan untuk bertengkar dan melemahkan rasa kasih sayang kita. Jadikanlah itu sebagai kekuatan.”
  • “Hari ini kita tidak hanya memperingati sejarah, tetapi juga melangkah dengan tekad untuk membangun masa depan Indonesia yang lebih baik!”
  • “Sekali lagi bendera merah putih dikibarkan. Semoga momen ini menginspirasi rakyat Indonesia untuk menjunjung tinggi nilai-nilai leluhur bangsa.”
  • “Setiap langkah yang kita ambil hari ini akan menentukan masa depan Indonesia. Merdeka bukan hanya soal kebebasan, tetapi juga tentang tanggung jawab!”
  • “Merdeka bukan berarti berhenti, tetapi momen untuk terus berjuang. Ayo rawat rasa persatuan dan kesatuan demi Indonesia yang lebih baik. NKRI Harga Mati.”
  • “Nasib bangsa tidak akan berubah jika kita tak mengubahnya. Mari sama-sama berjuang. Memperbaiki diri agar bermanfaat untuk negeri. Sekali merdeka tetap merdeka!”
  • “Sakit dalam memperjuangkan kemerdekaan itu hanya sementara. Namun menyerah dalam mempertahankan kemerdekaan rasa sakitnya akan terasa selamanya. Merdeka!”
  • “Memperjuangkan kemerdekaan adalah sesuatu yang sulit, namun mempertahankannya lebih sulit lagi. Jadi, mari bergandengan tangan untuk terus melindungi Ibu Pertiwi.”
  • “Merah artinya berani dan putih berarti suci. Seperti halnya makna bendera kita, semoga Indonesia selalu berani dan jujur dalam membangun negeri ke arah yang lebih baik.”
  • “Kemerdekaan adalah anugerah, bukan hanya tentang fisik tetapi juga sikap dan cara berpikir. Ayo, isi kemerdekaan dengan momen berharga dan upaya untuk meraih kesejahteraan!”
  • “Sang Dwiwarna adalah lambang semangat juang, identitas bangsa, persatuan, dan kesatuan. Di momen kemerdekaan ini, mari merangkul rasa persatuan dan kesatuan tersebut untuk menjaga negeri Indonesia tercinta.”

Dengan berbagi kata-kata seperti di atas, masyarakat dapat turut serta dalam merayakan HUT ke-80 RI dengan penuh makna dan semangat.

10 Contoh Sambutan Singkat Ketua RT 17 Agustus dalam Bahasa Jawa untuk Perayaan HUT RI

Perayaan HUT ke-80 RI di Indonesia

Sebentar lagi, masyarakat Indonesia akan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus 2025. Di momen penting ini, berbagai kegiatan biasanya diselenggarakan untuk merayakan kemerdekaan bangsa. Mulai dari lomba-lomba, acara resmi lembaga hingga malam tirakatan menjadi bagian dari tradisi perayaan.

Di tingkat RT (Rukun Tetangga), biasanya ketua RT memberikan sambutan singkat sebagai pembuka acara. Sambutan ini umumnya menyampaikan semangat kemerdekaan dan rasa nasionalisme. Di beberapa daerah seperti Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur, sambutan ketua RT sering kali menggunakan bahasa Jawa, terutama dalam bentuk krama inggil sebagai wujud penghormatan kepada tamu undangan.

Berikut adalah beberapa contoh sambutan ketua RT dalam Bahasa Jawa yang bisa digunakan sebagai referensi:

Contoh Sambutan Ketua RT 17 Agustus

Sambutan 1

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Pertama-tama, saya mengucapkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, yang telah memberikan rahmat, nikmat, dan kesehatan sehingga kita semua dapat berkumpul di tempat ini dengan penuh kegembiraan untuk melaksanakan acara lomba peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia.

Saya selaku Ketua RT mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga yang telah mendukung, membantu, serta memberikan tenaga dan pikiran agar acara ini dapat berjalan lancar dan meriah.

Lomba ini bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga bentuk apresiasi kita kepada para pejuang bangsa yang telah berkorban besar demi kemerdekaan tanah air.

Semoga dengan acara ini, rasa persaudaraan, kekompakan, dan semangat gotong royong di antara masyarakat kita tetap terjaga dan langgeng. Saya mohon doa bagi seluruh warga agar dapat ikut serta secara sportif, menghargai setiap peserta, dan menjaga kerukunan.

Akhirnya, saya mohon doa bagi seluruh warga, semoga acara lomba 17 Agustusan di RT kita selalu dilancarkan dan diberkahi oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Sambutan 2

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Sugeng enjing, para hadirin yang saya hormati.

Yang kedua, marilah kita panjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah memberikan kesehatan kepada kita semua sehingga kita bisa berkumpul di tempat ini.

Bapak, ibu, dan para pemuda-pemudi yang saya cintai, hari yang baik ini, kita semua mengingat perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk meraih kemerdekaan bangsa. Tanpa perjuangan yang tak kenal lelah, kita tidak akan merasakan kemerdekaan yang baik seperti sekarang ini.

Kemerdekaan ini merupakan amanah yang sangat besar bagi kita semua. Kita harus mengisi kemerdekaan ini dengan cara melakukan amal kebajikan, tindakan yang baik, dan mengembangkan potensi diri.

Para pemuda sebagai generasi penerus bangsa memiliki peran yang sangat penting yang harus dipikul. Ayo kita wujudkan semangat gotong royong, persatuan, dan kesatuan. Mari kita bangun daerah kita Yogyakarta dan negara kita Indonesia menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera.

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan berkah dan rahmat kepada kita semua. Amin.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Sambutan 3

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Para pejabat yang dihormati, juga para tokoh dan sesepuh yang dihormati.

Lurah [nama wilayah] Bapak/Ibu … yang saya hormati.

Dukuh [nama wilayah] Bapak/Ibu … yang saya hormati.

Bapak-bapak, ibu-ibu warga [nama wilayah] yang mulia, serta sahabat dan rekan-rekan yang saya sayangi.

Alhamdulillahirobbil ‘alamin, wash-shalatu wassalamu ala Rasulillah wala haula walla quwwata illa billah amma ba’du.

Marilah kita bersama-sama mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang, yang senantiasa memberikan berbagai rahmat dan petunjuk, sehingga kita semua dapat berkumpul di tempat ini untuk menghadiri malam tirakatan 17 Agustus di [nama wilayah].

Shalawat dan salam semoga tercurah kepada junjungan kita semua, Nabi Muhammad SAW yang kita harapkan syafaatnya di hari akhir nanti.

Bapak-bapak dan ibu-ibu yang mulia, sebagai ketua RT, saya mengucapkan terima kasih yang tulus kepada warga [nama wilayah] yang telah memberikan bantuan kepada panitia, sehingga penyelenggaraan acara peringatan HUT RI ke-80 tahun 2025 dapat berjalan lancar dari awal hingga akhir.

Para hadirin yang saya hormati, saya juga mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak, ibu-ibu, dan adik-adik yang telah ikut serta dan memberikan dukungan dalam lomba 17 Agustus di [nama wilayah]. Semoga lomba-lomba ini dapat membuat warga [nama wilayah] lebih kompak dan guyub.

Bapak-bapak dan ibu-ibu, di akhir, saya juga mohon maaf jika ada kesalahan atau ketidaktahuan dalam penyelenggaraan acara peringatan HUT RI ini.

Sekian sambutan dari saya, dengan segala kerendahan hati, wabillahi taufiq wal hidayah, wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Sambutan 4

Assalamualaikum warrahmatullahi wabbarakatuh

Sugeng dalu para sahabat yang saya hormati. Pertama-tama marilah kita bersama-sama mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Wijaya, karena hanya berkat rahmat-Nya kita bisa berkumpul di tempat ini.

Kedua, shalawat juga salam tidak pernah terlewat untuk disampaikan kepada junjungan kita Nabi Muhammad yang kita harapkan syafaatnya di hari kiamat kelak.

Para sahabat yang saya hormati, saat ini kita berkumpul di balai RT ini untuk mengenang salah satu hari bersejarah bagi negara kita Indonesia yang merayakan hari kemerdekaannya yang ke-80 dengan melakukan malam tirakatan.

Kita perlu menyadari bahwa kemerdekaan yang kita rasakan sekarang ini bukanlah hasil dari bangsa sendiri, tetapi merupakan hasil dari perjuangan para pejuang kita yang telah mengorbankan nyawa untuk merebut kemerdekaan dari penjajah.

Banyak sekali para pahlawan yang telah gugur dalam pertempuran dan tidak sempat menikmati kemerdekaan.

Maka dari itu, dalam acara malam tirakatan ini, kita tidak boleh hanya sekadar merayakan, tetapi juga untuk mengingatkan agar kemerdekaan yang kita rasakan tetap lestari hingga akhir hayat.

Juga untuk mengirim doa kepada para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia, yang kini telah pulang ke pangkuan Tuhan Yang Maha Wijaya.

Semoga doa yang kita baca dapat membuat arwah para pahlawan diterima segala amal kebaikannya serta memperoleh ampunan atas segala kesalahan mereka.

Untuk Bapak (Sebutkan Nama) silakan Bapak memimpin doa untuk memulai acara malam tirakatan ini.

Sekian sambutan dari saya, jika ada kesalahan dalam ucapan dan kata-kata yang telah saya sampaikan, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Sambutan 5

Sugeng dalu, salam sejahtera bagi semua hadirin yang saya hormati.

Pada hari yang penuh berkah ini, marilah kita bersama-sama merayakan dan menghormati momen bersejarah bagi bangsa kita, yaitu hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79. Acara malam tirakatan ini merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para pahlawan yang telah berjuang dengan gigih demi kemerdekaan kita.

Kemerdekaan bukanlah sebuah keuntungan yang mudah didapat, tetapi hasil dari perjuangan, pengorbanan, dan semangat juang yang tidak pernah goyah. Pada hari ini, kita bersama-sama membangkitkan semangat nasionalisme untuk menghargai diri kita sendiri dan nilai-nilai yang mendasari kemerdekaan: persatuan, gotong royong, dan keberagaman.

Bangsa Indonesia terdiri dari berbagai suku, agama, dan budaya yang berbeda, namun kita bersatu dalam satu semangat kebangsaan. Marilah kita menjaga kebersamaan ini, menjaga kerukunan di antara sesama, dan menjalin harmoni antara perbedaan yang ada.

Di tengah dinamika zaman yang terus berubah, marilah kita memperkuat semangat gotong royong. Saat ini, kita ambil langkah lebih banyak untuk lingkungan kita, seperti menjaga kebersihan lingkungan, ikut dalam program sosial, atau memberikan usulan kepada sesama yang membutuhkan.

Acara malam tirakatan ini, marilah kita tingkatkan rasa cinta tanah air dan kebanggaan sebagai warga Indonesia. Marilah kita sambut masa depan dengan semangat optimisme, kontribusi aktif dalam kehidupan komunitas yang lebih baik dan tangguh.

Saya mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah hadir dalam acara ini, serta kepada semua yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan acara ini. Semoga semangat persatuan dan keberagaman ini terus menerangi langkah-langkah kita dan Anda menuju masa depan yang gemilang.

Terima kasih dan selamat merayakan hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80.

MERDEKA! MERDEKA! MERDEKA!

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Sambutan 6

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Bapak-bapak, Ibu-ibu, sahabat-sahabat yang saya hormati.

Puji syukur kepada Tuhan Allah SWT, yang telah memberikan rahmat dan petunjuk kepada kita semua. Sehingga dalam kondisi ini, kita bisa berkumpul dengan sehat dan utuh untuk melaksanakan karnaval yang telah kita impikan.

Saya selaku Ketua RT mengucapkan terima kasih yang tulus kepada panitia, para pemuda, dan warga yang telah mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran untuk menyukseskan acara ini.

Karnaval ini sejatinya bukan hanya arak-arakan biasa. Namun, dalam karnaval ini kita bisa menjadi sarana untuk membangkitkan rasa guyub rukun dan gotong royong yang sudah menjadi ciri khas bangsa kita.

Kita semua berkumpul, tidak melihat agama, suku, atau jabatan. Semua sama-sama berusaha membuat acara ini meriah.

Semoga dengan acara karnaval ini, kita bisa menanamkan rasa cinta terhadap bangsa dan negara. Kita harus bisa mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif dan bermanfaat. Seperti mengisi pembangunan, menjaga kerukunan, dan menghargai perbedaan yang ada di masyarakat.

Mari kita wujudkan lingkungan RT yang maju, sejahtera, aman, dan tentram. Semoga Indonesia selalu diberkahi dan kemajuan. Itulah yang bisa saya sampaikan. Jika ada kekurangan, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Sambutan 7

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Sugeng enjang/sonten/dalu bapak-bapak, ibu-ibu, dan seluruh warga RT 0X yang saya cintai. Alhamdulillah, kita semua bisa berkumpul bersama dalam acara peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia hari ini.

Pada hari ini, kita melaksanakan acara untuk merayakan ulang tahun kemerdekaan bangsa kita, Indonesia. Semoga dengan acara ini, rasa cinta dan bangga terhadap negara kita tetap tumbuh dan memperkuat semangat kebersamaan di antara warga.

Saya ucapkan terima kasih yang tulus kepada seluruh warga yang telah membantu menyediakan acara ini. Semoga Tuhan Allah memberikan pahala dan berkah bagi kita semua.

Tidak hanya itu saja, saya mohon maaf jika ada kekurangan dan kesalahan dalam acara ini. Mari kita nikmati acara ini dengan penuh rasa syukur dan keguyuban.

Sekian sambutan dari saya, yang terakhir saya ucapkan Dirgahayu Republik Indonesia! Merdeka!

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Sambutan 8

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Para sesepuh dari dusun [nama wilayah] yang selalu dihormati, juga para warga [nama wilayah] yang selalu saya cintai.

Pertama, marilah kita bersama-sama mengucapkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Wijaya yang telah memberikan banyak sekali kenikmatan bagi kita semua.

Karena hanya berkat rahmat dan kasih sayang dari Tuhan Allah yang Maha Asih, kita masih memiliki waktu dan kondisi yang baik untuk berkumpul di tempat ini dengan penuh kegembiraan.

Tidak pernah terlewat, sholawat dan salam semoga tercurah kepada junjungan kita semua, yaitu Nabi Muhammad SAW yang kita harapkan syafaatnya di hari kiamat kelak.

Para hadirin, kita berkumpul hari ini untuk melaksanakan malam tirakatan 17 Agustus. Tujuan dari acara ini adalah untuk mengenang perjuangan para pahlawan yang telah mengurbankan jiwa dan raga untuk merebut kemerdekaan yang kita rasakan sekarang ini dari para penjajah.

Para hadirin, kemerdekaan Indonesia tahun ini telah mencapai 80 tahun bukanlah hadiah dari bangsa sendiri.

Namun, para pahlawan kita yang telah berjuang sendiri. Maka dari itu, sekarang tugas kita bersama untuk menjaga agar kemerdekaan ini tetap lestari.

Proklamasi yang telah diperingati 80 tahun yang lalu sejatinya bukan akhir dari perjuangan.

Karena masih banyak tugas yang harus kita lakukan untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan.

Kita harus terus bekerja sama dengan guyub dan rukun agar kemerdekaan yang telah diraih bisa menjadi kehidupan yang lebih baik.

Selain itu, masih banyak pihak tertentu yang ingin melihat kita gagal sehingga kemerdekaan yang kita rasakan bisa hilang.

Maka dari itu, marilah kita terus menjaga persaudaraan agar tidak mudah terpecah belah dengan sesama.

Tidak pernah terlewat, marilah kita mengirim doa kepada para pahlawan yang telah pulang ke pangkuan Tuhan Allah.

Semoga dengan doa yang kita kirim bisa membuat arwah para pahlawan diterima segala amal kebaikannya serta memperoleh ampunan atas segala kesalahan mereka.

Akhirnya, sekian sambutan dari saya, jika ada kesalahan dalam ucapan, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Sambutan 9

Assalamualaikum Wr. Wb.

Terima kasih kepada adik pranatacara atas bantuan waktu yang diberikan. Saya ucapkan terima kasih kepada para alim ulama yang dihormati, serta seluruh warga ageng … yang mulia di sini.

Saya berharap para tamu yang telah duduk di sini, khususnya saya berdiri di sini sebagai panitia perayaan hari kemerdekaan RI yang ke-79.

Lebih lanjut saya mengucapkan rasa syukur kepada Allah dan berdoa semoga negara kita diberkahi usia yang panjang dan selalu diberi kebijaksanaan dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

Selanjutnya, saya mengucapkan terima kasih yang tulus atas kehadiran warga … di sini yang telah hadir dalam acara ini dan memberikan bantuan dalam bentuk apa pun yang tidak bisa saya ungkapkan satu per satu, sehingga acara perayaan hari kemerdekaan 17 Agustus ini dapat berjalan dengan lancar.

Dan jika dalam acara ini panitia tidak dapat menyampaikan sesuatu yang tepat dan sesuai dengan keinginan Anda semua, panitia hanya memohon maaf atas kesalahan tersebut.

Semoga dengan perayaan hari ini, bersama-sama kita berdoa agar negara Indonesia selalu diberkahi keamanan, kesejahteraan, kekayaan yang berlimpah, pertumbuhan yang stabil, pemerintahan yang adil dan benar, tidak terjadi perpecahan, pergulatan politik yang tidak sehat, serta terhindar dari krisis yang mengganggu.

Allahuma amin.

Akhirnya, mohon izinkan saya untuk berterima kasih kepada pranatacara. Terima kasih.

Wassalamualaikum Wr. Wb. Semoga sehat dan selalu berbahagia.

Sambutan 10

Asssalamualaikum Wr. Wb. Yang dikasihi Bapak RW ….

Bapak-Bapak, Ibu-ibu yang mulia dan para remaja desa yang saya cintai.

Yang pertama, marilah kita panjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah memberikan kesehatan kepada kita semua sehingga kita bisa berkumpul dalam acara ini dengan sehat dan utuh.

Selanjutnya, saya mengucapkan selamat datang dalam acara malam tirakatan kemerdekaan Indonesia yang ke-79. Bapak-Ibu dan sahabat-sahabat yang dihormati, seperti yang sudah kita ketahui bersama, pada tanggal 17 Agustus 1945, Indonesia merdeka.

Para pemimpin bangsa telah berhasil membacakan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia dan memiliki cita-cita luhur yaitu sila-sila dalam Pancasila.

Bapak-Ibu yang mulia, saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran Anda dalam acara ini, untuk bersama-sama menyampaikan doa kepada Tuhan Allah, semoga negara Indonesia selalu lebih baik dibandingkan sebelumnya.

Bapak-Ibu, mari kemerdekaan ini diisi dengan pembangunan serta watak nasionalisme yang tumbuh dalam hati. Akhirnya, sekian sambutan dari saya. Jika ada kesalahan dalam penyampaian saya, saya mohon maaf.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

10 Fakta Unik Kemerdekaan Indonesia 1945 yang Tersembunyi!

Fakta-Fakta Menarik di Balik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Tahun 1945

Proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 adalah momen penting dalam sejarah bangsa. Namun, ada banyak fakta yang mungkin tidak banyak diketahui oleh masyarakat luas. Berikut beberapa fakta menarik yang terkait dengan peristiwa bersejarah ini.

Menu Sahur Saat Menjelang Proklamasi

Pada malam sebelum proklamasi, Soekarno, Hatta, dan Achmad Soebardjo sedang berkumpul untuk merancang teks proklamasi di rumah Laksamana Muda Tadashi Maeda. Saat itu, mereka sedang menjalani puasa Ramadan. Setelah teks proklamasi selesai disusun, mereka merasa lapar dan membutuhkan makanan untuk sahur. Nyonya Satsuki Mishima, asisten Maeda, membuatkan hidangan seperti nasi goreng, ikan sarden, telur, dan roti. Mereka semua menikmati santapan tersebut sebelum melanjutkan persiapan proklamasi.

Soekarno Sedang Sakit Saat Proklamasi

Ternyata, saat waktu proklamasi tiba, Soekarno sedang mengalami sakit malaria. Ia terbaring di kamarnya di Jalan Pegangsaan Timur 56, Cikini. Dokter Soeharto memberikan pengobatan dengan chinineurethan intramusculair dan brom chinine. Meski masih meriang, Soekarno bangun pagi hari dan langsung bersiap untuk membacakan proklamasi.

Upacara Proklamasi yang Sederhana

Upacara proklamasi dilakukan secara sederhana tanpa adanya protokol keamanan atau musik. Tiang bendera hanya menggunakan batang bambu kasar, dan katrolnya terbuat dari gelas bekas. Meski sederhana, upacara ini menjadi momen yang sangat penting dalam sejarah bangsa.

Bendera Merah Putih yang Terbuat dari Kain Sprei dan Kain Penjual Soto

Bendera merah putih yang dikibarkan saat proklamasi dibuat oleh ibu Fatmawati. Ia menggunakan kain sprei putih dari lemari dan kain merah yang dibeli dari penjual soto. Ukuran bendera awalnya terlalu kecil, sehingga ia membuat bendera yang lebih besar agar bisa dikibarkan di tiang.

Tokoh Proklamator Bukan Hanya Soekarno dan Hatta

Selain Soekarno dan Hatta, ada beberapa tokoh lain yang ikut serta dalam penyusunan naskah proklamasi, yaitu Achmad Soebardjo, Sajuti Melik, dan Soekarni. Meskipun usulan Hatta untuk menandatangani naskah ditolak oleh Soekarni, akhirnya hanya duo Soekarno-Hatta yang menandatangani naskah proklamasi.

Naskah Proklamasi Asli Ditemukan di Tempat Sampah

Naskah proklamasi asli tidak disimpan oleh Soekarno sendiri. Seorang wartawan bernama BM Diah menemukan naskah tersebut di keranjang sampah di rumah Laksamana Maeda. Naskah itu kemudian disalin dan diketik oleh Sajuti Melik. Diah menyimpan naskah tersebut selama 46 tahun sebelum menyerahkan kepada Presiden Soeharto.

Ada Dua Jenis Naskah Proklamasi

Terdapat dua jenis naskah proklamasi, yaitu naskah klad (ditulis tangan) dan naskah otentik (diketik). Beberapa kata dalam naskah otentik mengalami perubahan, seperti “Proklamasi” diubah menjadi “PROKLAMASI”, “Hal2” menjadi “Hal-hal”, dan sebagainya.

Negatif Foto Proklamasi Disimpan di Bawah Pohon

Fotografer Frans Mendoer merekam detik-detik proklamasi. Ketika tentara Jepang ingin merampas negatif foto, ia berbohong dan menyembunyikannya di bawah pohon. Negatif tersebut kemudian diambil kembali dan dicetak untuk dipublikasikan.

Suara Proklamasi Soekarno Hasil Rekaman Ulang

Rekaman suara Soekarno saat membaca proklamasi bukanlah suara aslinya. Suara tersebut direkam ulang sekitar tahun 1950. Jusuf Ronodipuro meminta Soekarno merekam kembali pembacaan proklamasi, dan hasil rekaman tersebut digunakan hingga sekarang.

Perintah Pertama Soekarno Setelah Jadi Presiden

Setelah ditetapkan sebagai presiden pertama, Soekarno langsung memesan lima puluh tusuk sate ayam. Ia melihat pedagang sate di jalan dan memerintahkan tukang sate untuk membuatkan sate untuknya. Setelah selesai, ia langsung menikmati satenya dengan berjongkok di pinggir parit.

Dari fakta-fakta di atas, kita dapat melihat bagaimana para pahlawan bangsa rela berjuang demi kemerdekaan. Semoga kita dapat belajar dari semangat mereka dan menjaga nilai-nilai perjuangan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Teater Koma ‘Mencari Semar’: Ilusi Kekuasaan di Tengah Tantangan Zaman

Pementasan Teater Koma ke-235: Mencari Semar

Di tengah panggung yang awalnya gelap, Semar duduk di kursi cilik berwarna putih dengan wajah bingung. Ia mengenakan pakaian berbahan sorban dan tampak terlihat kewalahan. Dalam keadaan tersebut, ia mencoba memanggil istrinya, Sutiragen, serta teman-temannya Petruk, Gareng, dan Bagong. Perasaan ingin pulang ke kampung halamannya terasa sangat kuat dalam dirinya.

Pementasan ini bertajuk “Mencari Semar” dan merupakan karya sutradara Rangga Riantiarno. Teater Koma menyelenggarakan pementasan ini dari tanggal 13 hingga 17 Agustus 2025 di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan. Dengan mengangkat lakon wayang, cerita ini menampilkan Semar sebagai tokoh utama yang memiliki pusaka sakti bernama Jimat Kalimasada. Di masa pensiunnya, Semar menjadi simbol kebijaksanaan dan pengaruh yang besar bagi para penguasa.

Dalam dunia fiksi ilmiah, Kekaisaran Nimacha hadir sebagai peradaban futuristik yang hidup berdasarkan Perintah Utama. Namun, ancaman kepunahan mengancam mereka karena perintah yang sering kali ditulis ulang. Untuk menemukan jalan keluar, lima agen diutus untuk mencari jimat Kalimasada yang disimpan oleh Semar.

Pentas ini juga menampilkan elemen-elemen fiksi ilmiah seperti robot-robot yang berbaris dan bernyanyi. Lima agen dari Kekaisaran Nimacha, masing-masing memiliki karakter unik yang membuat penonton tertawa dan terhibur. Agen 03 bahkan terlihat berinteraksi langsung dengan penonton, sementara Agen 05 memberikan suara-suara khas komputer yang rusak atau sedang loading.

Kehadiran Semar, Sutiragen, Petruk, Gareng, dan Bagong di atas panggung diiringi perubahan set yang menggambarkan istana zaman dahulu. Dialog antara kelima karakter ini sering kali menyentuh situasi budaya dan politik masa kini dengan nada mengkritisi. Misalnya, Petruk dan Gareng memberikan sentilan kepada pemerintah dalam dialog mereka, meskipun konteks sebenarnya hanya membahas pemilihan lagu.

Dalam proses penculikan Semar, pentas menyinggung soal kekuasaan. Agen 01 meminta Semar menunjukkan ijazah jika benar-benar sakti. Hal ini menjadi bagian dari kritik sosial yang disampaikan lewat narasi. Di ruangan putih, Semar dihadapkan dengan fakta bahwa kampungnya hidup dalam ilusi waktu. Ini membuatnya semakin bingung dan kehilangan arah.

Selain itu, ada kritik lain terhadap sistem pemerintahan saat ini. Contohnya adalah Pak Kades yang lebih mementingkan citra di media sosial daripada tugas sebenarnya. Ia melakukan siaran langsung saat memuji perannya dalam memusnahkan hama, lalu meminta warga kembali ke rumah mereka masing-masing.

Menjelang akhir pementasan, Semar berhasil dibebaskan oleh agen Nimacha. Ia menyatakan kekuatannya sudah kembali, sehingga mampu memusnahkan lima agen hanya dengan sekali kentut. Ini membuat agen-agennya ketakutan, karena tujuan awal mereka adalah mengambil jimat Kalimasada agar tidak mati akibat kepunahan.

Setelah kembali ke kampung, Semar menyampaikan kepada keluarganya dan empat anggota panakawan bahwa mereka hidup dalam ilusi waktu. Ia menekankan bahwa kesaktian dan kekuasaan yang mereka miliki hanyalah ilusi. Selain itu, layar lebar di belakang panggung menampilkan berbagai masalah sosial dan cuplikan demonstrasi.

Tantangan Menggabungkan Tradisi dan Futuristik

Menampilkan lakon wayang yang berada di masa lampau dipadu dengan futuristik di masa depan menjadi tantangan tersendiri bagi Rangga Riantiarno. Imajinasi penonton pun diuji, seperti dengan set istana zaman kuno namun mendapatkan Gareng memegang gawai sembari memesan ojek online. Selama latihan, terjadi berbagai diskusi lanjutan dan penemuan-penemuan baru hingga mencapai bentuk pemanggungan yang tersaji seperti saat ini.

Rangga merasa secara keseluruhan pementasan sudah mencapai kesempurnaan 95 persen, tinggal menyempurnakan pencahayaan dan musikalitas. Selama pementasan uji coba, pedoman utamanya teks dalam naskah meski sekitar 20 persen improvisasi dari pemain di atas panggung. “Kami dari dua setengah bulan latihan intens. Jadi narasi gampang ditangkap pemain,” katanya.

Dalam pentas ini, ada 12 lagu yang liriknya ditulis oleh Rangga guna mendampingi tiap-tiap set dan adegan. Sementara komposisi musik digubah oleh Fero A. Stefanus dengan total durasi sekitar 30 menit. Namun ia tak melabeli pentas kali ini sebagai lakon musikal. Ia pun menggandeng perancang gerak Ratna Ully, perancang busana Rima Ananda Omar, perancang rias Sena Sukarya, pengarah teknis Tinton Prianggoro, manajemen panggung Bayu Dharmawan Saleh, perancang cahaya Fajar Okto, dan skenografi Deden Bulqini.

Produser, Ratna Riantiarno, mengatakan selalu ada diskusi naskah kemudian reading, dan berlanjut ke proses latihan. Untuk pementasan ini, latihan dilakukan 50 kali dengan waktu sekitar tiga bulan. “Naskahnya dari penulisnya sendiri, kalaupun memang di dalam perjalanan ada yang perlu diubah bisa didiskusikan agar pemahamannya semua sama,” tuturnya.

Ia menyadari Teater Koma yang telah bergulir sejak Maret 1977 itu punya tantangan yang tak gampang, namun Ratna menekankan pentingnya kekeluargaan. Misalnya Budi Ros sejak muda hingga saat ini sudah memiliki keturunan masih bisa berperan sebagai pemeran utama Semar. “Banyak produksi yang membuka audisi untuk pementasan namun Teater Koma tak seperti itu, itu tujuannya bisnis kan. Kami tak menganggap Teater Koma sebagai bisnis karena paling setahun dua kali mengadakan pagelaran,” katanya.

70 Kata Kata HUT RI 80 Singkat, Lucu, dan Penuh Semangat

Perayaan HUT ke-80 RI dengan Semangat yang Menggebu

Masyarakat Indonesia akan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-80 pada 17 Agustus 2025. Tahun ini, tema yang diusung adalah “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”. Tema ini menjadi semangat bagi seluruh rakyat untuk bersama-sama membangun bangsa yang lebih baik dan berdaya.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk memeriahkan peringatan HUT ke-80 RI. Salah satunya adalah dengan menyebarkan kata-kata singkat yang penuh makna dan semangat kemerdekaan. Kata-kata tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi terhadap perjuangan para pahlawan, tetapi juga sebagai ajakan untuk menjaga semangat persatuan dan kebhinekaan.

Kata-kata HUT RI ke-80 singkat ini sangat cocok digunakan sebagai pesan dalam media sosial, status, atau caption. Mereka mampu menghidupkan suasana perayaan kemerdekaan yang hangat dan penuh makna. Berikut beberapa contoh kata-kata yang bisa digunakan:

  • Selalu ada rindu dan kasih untuk NKRI. Dirgahayu Republik Indonesia, sekali merdeka tetap merdeka!
  • Indonesia tak muda lagi, namun perjuangan tak berhenti. Tetap majukan negeri dengan putra-putri sendiri!
  • Berdirilah tegak untuk menunjukkan rasa hormat kepada orang-orang hebat yang mati demi kemerdekaan kita.
  • Selalu jaga semangat patriotisme bersinar dalam dirimu, banggalah menjadi Indonesia.
  • Merdeka bangsaku, maka merdekalah pula pikiran, hati, dan jiwaku. Di mana pun aku berada hati selalu berada di Indonesia!

Tidak hanya serius, ada juga kata-kata lucu yang cocok untuk caption media sosial agar suasana perayaan semakin ceria:

  • Kalau ada lomba memendam rasa suka paling lama tanpa di-notice sama dia, malaikat juga tahu aku yang jadi juaranyaa.
  • Aku pengen ikut lomba 17-an, tapi lomba membawa mantan dalam sendok.
  • Juara 1 lomba lari dari kenangan masa lalu.
  • Di 17 Agustus kali ini lagi musim lomba lari, lari dari kenyataan.
  • Aku yang juara tercepat bales chat darimu aja cuma dianggep temen.

Beberapa kata-kata ini mencerminkan semangat dan rasa cinta terhadap tanah air, sekaligus memberikan sedikit hiburan dalam perayaan. Dengan menggunakan kata-kata seperti ini, masyarakat dapat menunjukkan rasa bangga terhadap Indonesia sambil tetap menjaga suasana yang ceria dan penuh antusiasme.

Selain itu, kata-kata ini juga menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari sebuah tantangan baru. Setiap generasi harus terus berkarya dan berjuang untuk memajukan bangsa. Dengan semangat yang sama, Indonesia akan terus berkembang dan menjadi negara yang lebih besar dan kuat.

Perayaan HUT ke-80 RI adalah momen penting untuk merenungkan perjalanan panjang bangsa dan memperkuat komitmen untuk terus bergerak maju. Dengan semangat yang tinggi, rasa persatuan, dan kepercayaan diri, Indonesia akan terus berjalan menuju masa depan yang lebih cerah.

Contoh Doa Upacara Pramuka 2025 yang Menyentuh Hati

Teks Doa Upacara Hari Pramuka 2025: Makna dan Nilai yang Mendalam

Upacara peringatan Hari Pramuka menjadi momen penting dalam menjaga semangat kepramukaan di tengah masyarakat. Salah satu elemen utama dalam upacara ini adalah teks doa, yang tidak hanya berupa ucapan syukur, tetapi juga menjadi bentuk permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar gerakan Pramuka terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa Indonesia.

Teks doa yang dibacakan selama upacara biasanya disampaikan oleh petugas yang ditunjuk, dengan peserta upacara mengikuti dengan penuh penghormatan dan ketenangan. Doa ini memiliki makna mendalam, karena merupakan ungkapan rasa syukur atas nikmat yang diberikan serta harapan untuk kemajuan bangsa dan gerakan Pramuka.

Berikut beberapa contoh teks doa upacara Hari Pramuka 2025 yang penuh makna dan khidmat:

Contoh 1

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Bismillahirrahmanirrahim

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji kami panjatkan kepada-Mu, ya Allah. Berkat rahmat dan izin-Mu, kami dapat berkumpul dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-64 pada tahun 2025 ini.

Ya Allah, tanamkan dalam hati kami semangat pengabdian yang tulus, keberanian dalam mengambil langkah yang tepat, serta kebijaksanaan dalam membimbing dan memimpin. Jadikanlah kami generasi muda yang mampu menjadi contoh yang baik di tengah masyarakat, menjaga martabat bangsa, serta turut andil dalam membangun masa depan yang gemilang.

Bimbing kami untuk senantiasa memegang teguh janji Tri Satya dan mengamalkan nilai-nilai luhur Dasa Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari. Eratkan tali persaudaraan di antara kami, jauhkan segala bentuk perpecahan, dan gantikan dengan rasa kasih, kepedulian, serta semangat kerja sama yang ikhlas.

Ya Allah, limpahkan kesehatan, kekuatan iman, serta ketahanan fisik kepada para pembina, pelatih, dan seluruh anggota Pramuka. Semoga mereka terus berkembang, menciptakan karya-karya terbaik, dan meraih prestasi demi kejayaan bangsa serta kemuliaan agama-Mu.

Ampunilah dosa kami, dosa kedua orang tua kami, guru-guru kami, para pemimpin negeri ini, dan para pahlawan yang telah gugur. Terimalah segala amal baik mereka dan berikanlah ganjaran pahala yang terus mengalir tanpa henti.

Rabbana la tuzigh qulubana ba’da idh hadaitana, wa hab lana min ladunka rahmah, innaka antal wahhab.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Contoh 2

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Bismillahirrahmanirrahim

Segala puji hanya bagi Allah, Tuhan seluruh alam. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi besar Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat, dan seluruh pengikut beliau hingga akhir zaman.

Ya Allah Yang Maha Penyayang, pada hari ini kami berkumpul dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-64 tahun 2025 dengan penuh rasa syukur atas nikmat-Mu berupa kesehatan, waktu, dan kebersamaan yang Engkau karuniakan.

Limpahkanlah keberkahan-Mu atas seluruh rangkaian kegiatan Hari Pramuka ini. Jadikanlah kegiatan ini bermanfaat dan mampu menumbuhkan semangat persaudaraan dan kebersamaan di antara kami semua.

Bimbinglah kami, anggota Pramuka, agar menjadi pribadi yang jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan senantiasa siap menolong sesama.

Kuatkanlah tekad kami untuk mengamalkan Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari. Jauhkan kami dari sifat malas, mementingkan diri sendiri, dan perpecahan yang dapat melemahkan persatuan dan kesatuan bangsa.

Ya Allah, berikanlah kekuatan lahir dan batin kepada para pembina, pelatih, serta seluruh anggota Pramuka agar tetap istiqamah dalam menyebarkan nilai-nilai kebaikan, serta membentuk generasi muda yang tangguh dan berakhlak mulia.

Ampunilah segala dosa kami, dosa kedua orang tua kami, para pemimpin kami, serta para pahlawan bangsa yang telah gugur mendahului kami. Tempatkanlah mereka di sisi-Mu yang penuh rahmat dan ampunan.

Rabbana atina fid-dunya hasanah, wa fil-akhirati hasanah, waqina ‘adzaban nar.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Contoh 3

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Bismillahirrahmanirrahim

Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Alhamdulillahi rabbil ‘alamin. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga, para sahabat, dan seluruh pengikut beliau hingga akhir zaman.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Gagah Perkasa, pada pagi hari yang penuh rahmat ini, kami berkumpul untuk memperingati Hari Pramuka ke-64 tahun 2025. Dengan hati penuh syukur, kami memohon ridha-Mu atas segala nikmat kesehatan, waktu, dan kebersamaan yang Engkau limpahkan.

Ya Allah, berkahilah seluruh kegiatan yang kami laksanakan hari ini. Jadikanlah momentum ini sebagai sarana untuk memperkuat rasa persaudaraan, membangun semangat persatuan, dan menanamkan nilai pengabdian dalam diri kami. Bimbinglah kami, para anggota Pramuka, agar tumbuh menjadi pribadi yang berani namun santun, kuat namun tawadhu, serta cerdas dalam mengambil keputusan.

Tuntun kami agar senantiasa mengamalkan Tri Satya dan Dasa Darma dalam kehidupan sehari-hari. Tanamkan dalam diri kami semangat untuk selalu siap membantu, menjaga kehormatan, serta berkontribusi dalam kemajuan negeri ini.

Ya Allah, tumbuhkan dalam diri kami keikhlasan untuk bekerja tanpa mengharap pujian, keberanian untuk memilih jalan kebenaran, dan kesabaran dalam menghadapi segala tantangan. Jadikanlah gerakan Pramuka sebagai barisan terdepan dalam membentuk karakter generasi muda Indonesia yang unggul, tangguh, dan bermoral.

Ampunilah dosa kami, dosa kedua orang tua kami, para guru, pembina, pemimpin bangsa, serta para pahlawan yang telah mendahului kami. Tempatkanlah mereka di sisi-Mu, dalam kemuliaan dan kasih sayang-Mu yang tiada batas.

Ya Allah, kabulkanlah doa kami ini. Limpahkanlah rahmat-Mu kepada kami semua. Teguhkan langkah kami di jalan yang Engkau ridhai, hingga akhir hayat kami.

Rabbana atina fid-dunya hasanah, wa fil-akhirati hasanah, waqina ‘adzaban nar.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Contoh 4

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Bismillahirrahmanirrahim

Segala puji dan syukur kami haturkan ke hadirat-Mu, ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dengan limpahan rahmat dan karunia-Mu, kami dapat berkumpul pada hari ini untuk memperingati Hari Pramuka ke-64 tahun 2025 dalam suasana penuh kebahagiaan dan rasa syukur.

Ya Allah, anugerahkanlah kepada kami kekuatan untuk menjadi pribadi yang berguna bagi sesama, yang senantiasa mengabdi dengan tulus kepada bangsa dan negara. Jadikanlah gerakan Pramuka sebagai sarana pembinaan karakter yang melahirkan generasi pemimpin yang jujur, tangguh, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Tuntunlah kami agar senantiasa menjaga persatuan, merawat kelestarian lingkungan, dan menghargai setiap perbedaan. Tanamkan dalam diri kami sifat sabar, tawadhu, dan rasa syukur atas segala nikmat-Mu.

Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan berkah-Mu kepada para pembina, pelatih, dan pengurus gerakan Pramuka di seluruh pelosok negeri. Kuatkan semangat dan keikhlasan mereka dalam mendidik generasi muda menuju masa depan yang cerah dan penuh harapan.

Ampunilah dosa-dosa kami, dosa kedua orang tua kami, guru-guru kami, serta para pahlawan bangsa yang telah engkau panggil. Tempatkanlah mereka di sisi-Mu dalam limpahan rahmat dan ampunan.

Rabbana atina fid-dunya hasanah, wa fil-akhirati hasanah, waqina ‘adzaban nar.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Contoh 5

Para hadirin dan sahabat Pramuka yang kami hormati,

Marilah kita menundukkan kepala, mengambil waktu sejenak dalam keheningan, untuk memanjatkan doa ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan keyakinan kita masing-masing.

Ya Tuhan Yang Maha Penyayang,

Di malam (atau siang) yang penuh kedamaian di tengah perkemahan ini, kami berkumpul dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-64 Gerakan Pramuka. Kami bersyukur atas nikmat kesehatan, kebersamaan, dan cuaca yang mendukung, sehingga kami dapat mengikuti peringatan ini dengan semangat dan rasa persaudaraan yang tinggi.

Ya Tuhan Yang Maha Bijaksana, Bimbinglah kami agar nilai-nilai luhur yang ditanamkan oleh para perintis Pramuka senantiasa hidup dalam jiwa kami. Teguhkan keberanian, disiplin, dan tanggung jawab dalam diri kami, sejalan dengan semangat Tri Satya dan Dasadarma yang kami junjung.

Jauhkan kami dari keangkuhan dan sikap mementingkan diri sendiri, dan dekatkan kami pada sikap rendah hati, peduli, dan saling menghormati. Lindungilah kami selama kegiatan di bumi perkemahan ini berlangsung. Berikanlah keselamatan dalam setiap aktivitas, dan jadikan pengalaman ini sebagai pelajaran berharga untuk membentuk pribadi kami menjadi lebih baik.

Tuhan Yang Maha Melindungi,

Anugerahkan kekuatan dan kesehatan kepada para pembina, pelatih, dan panitia, yang dengan sepenuh hati telah membimbing serta mempersiapkan kegiatan ini. Balaslah segala jerih payah mereka dengan keberkahan dan kebaikan.

Ya Tuhan,

Jadikanlah peringatan Hari Pramuka ke-64 ini sebagai pemantik semangat kami untuk terus berkarya, mempererat persatuan, dan mengabdi bagi Tanah Air tercinta. Semoga kami kembali ke rumah dengan hati yang bahagia, pengetahuan yang bertambah, dan semangat yang menyala untuk menjadi Pramuka sejati yang berguna bagi bangsa dan negara.

Aamiin

Teks doa upacara Hari Pramuka 2025 merupakan rangkaian ungkapan syukur, permohonan, dan harapan yang disampaikan dalam suasana khidmat sebagai bagian dari peringatan Hari Pramuka ke-64. Teks ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan kepada Tuhan, tetapi juga menjadi penyemangat bagi seluruh anggota Pramuka untuk terus menjaga semangat kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.

Ahmad Dhani dan Tompi Kritik Royalti Musik, Cabut dari WAMI

Penagihan Royalti Musik dan Kontroversi yang Muncul di Indonesia

Penagihan royalti musik kepada pelaku usaha seperti kafe, restoran, dan hotel belakangan menjadi sorotan utama di Indonesia. Kasus yang menarik perhatian publik adalah Mie Gacoan yang ditagih membayar royalti sebesar Rp 2,2 miliar. Hal ini memicu diskusi luas mengenai keadilan dalam sistem pengelolaan royalti.

Meski kasus tersebut berakhir dengan damai, banyak pelaku usaha kini merasa khawatir akan kewajiban mereka dalam membayar royalti. Isu ini juga menarik perhatian sejumlah musisi ternama, termasuk Ahmad Dhani dan Tompi, yang memberikan kritik terhadap sistem yang berlaku saat ini.

Kritik dari Ahmad Dhani terhadap WAMI

Ahmad Dhani, pentolan grup musik Dewa 19, melontarkan kritik tajam terhadap Wahana Musik Indonesia (WAMI), lembaga yang mengelola royalti musik. Ia menilai bahwa WAMI tidak adil dalam menagih royalti karena hanya menyasar pelaku usaha, sementara musisi besar yang juga menggunakan karya tanpa izin justru tidak dikenakan konsekuensi.

Dhani menulis di akun Instagramnya bahwa “kenapa WAMI tajam ke cafe, resto, hotel? Tapi tumpul ke penyanyi/band kaya raya yang menolak fee komposer.” Ia menyatakan bahwa baik pelaku usaha maupun musisi yang menolak membayar royalti sama-sama tidak sudi membayar, namun hanya pelaku usaha yang ditindak.

Tarif Royalti di Acara Pernikahan dan Hajatan

Ahmad Dhani juga menyoroti kebijakan WAMI terkait royalti musik di acara pernikahan dan hajatan. Menurut Robert Mulyarahardja, Head of Corporate Communications & Memberships WAMI, tarif royalti ditetapkan sebesar 2 persen dari biaya produksi acara, sesuai aturan LMKN dan Peraturan Menkumham.

Namun, hal ini masih menjadi pertanyaan bagi banyak pihak, terutama mengenai transparansi dan kesesuaian tarif dengan nilai karya musik yang digunakan.

Pertanyaan Tompi tentang Sistem Penghitungan Royalti

Tompi, musisi sekaligus dokter bedah plastik, turut mengangkat suara mengenai ketidakpuasan terhadap sistem penghitungan dan pembagian royalti. Ia mengaku telah lama mempertanyakan transparansi lembaga pengelola royalti, bahkan sejak berdiskusi dengan mendiang Glenn Fredly.

“Belum pernah puas dan jelas dengan jawaban dari semua yang saya tanyai. ‘Emang ngitungnya gimana? Ngebaginya atas dasar apa?’ Jawabannya ya gitu, ‘Aaa ii uu eee 00oo’ lah,” tulis Tompi di akun Instagramnya.

Ia menyatakan bahwa rasa penasaran dan keingintahuannya tentang konsep penghitungan hingga pembagian royalti belum mendapatkan jawaban yang memuaskan.

Tompi Cabut dari WAMI dan Gratiskan Lagu-Lagunya

Karena merasa sistem semakin kisruh dan tidak transparan, Tompi memutuskan keluar dari keanggotaan WAMI. Ia bahkan mengizinkan semua pihak menyanyikan lagu-lagunya tanpa pungutan royalti, termasuk di konser, kafe, dan festival musik.

“Silahkan yang Mau Menyanyikan lagu-lagu baik dari konser semua panggung atau pertujukan konser kafe mainkan, saya gak akan ngutip apapun sampai pengumuman selanjutnya,” tulis Tompi.

Mengenal WAMI dan Sistem Royalti Musik di Indonesia

WAMI adalah Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) nirlaba yang mewakili pencipta dan penerbit lagu/musik. WAMI memberi lisensi kepada pengguna musik di ruang publik dan mengelola penghimpunan serta pendistribusian royalti.

Sistem royalti di Indonesia berada dalam ekosistem LMK–LMKN. LMKN adalah lembaga bantu pemerintah yang menarik dan mendistribusikan royalti berdasarkan tarif resmi dari Kemenkumham, lalu menyalurkannya ke LMK seperti WAMI.

Peran utama WAMI mencakup memberikan lisensi kepada pengguna musik, menghimpun data penggunaan, dan menyalurkan royalti kepada pencipta/penerbit sesuai laporan penggunaan. Dengan demikian, WAMI menjembatani kebutuhan pengguna musik akan perizinan yang sah, sekaligus memastikan hak ekonomi pencipta terpenuhi.

6 Doa Upacara Pramuka 2025 Lengkap dan Sesuai Tema

Peringatan Hari Pramuka diadakan setiap tahun pada tanggal 14 Agustus. Perayaan ini menjadi momen penting untuk mengingatkan kembali peran Gerakan Pramuka dalam membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat dan disiplin. Tahun 2025, Hari Pramuka jatuh pada hari Kamis, 14 Agustus, dan akan menjadi peringatan ke-64 sejak gerakan ini diperkenalkan secara resmi di Indonesia. Pada kesempatan ini, biasanya dilakukan berbagai kegiatan upacara sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai yang dijunjung oleh Pramuka.

Dalam pelaksanaan upacara, doa menjadi bagian penting yang tidak boleh dilewatkan. Doa bukan hanya sekadar rangkaian acara seremonial, tetapi juga menjadi sarana untuk menyampaikan rasa syukur dan harapan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Biasanya, doa dibacakan oleh petugas khusus, baik di awal, tengah, maupun akhir acara, sesuai dengan susunan upacara yang berlaku. Doa yang dibacakan mencerminkan kebersamaan seluruh peserta dalam memohon keberkahan dan keselamatan.

Berikut beberapa contoh teks doa upacara Hari Pramuka 2025 yang bisa digunakan sebagai referensi:

Teks Doa Upacara Hari Pramuka 2025 Singkat

Bismillahirrahmanirrahim

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang,

Pada hari yang penuh kebahagiaan ini kami memanjatkan puji dan syukur ke hadirat-Mu,

atas limpahan rahmat dan karunia-Mu sehingga kami dapat berkumpul dalam rangka memperingati Hari Pramuka dengan sehat, aman, dan penuh semangat persaudaraan.

Ya Allah, bimbinglah kami, para anggota Gerakan Pramuka,

agar senantiasa memegang teguh Tri Satya dan Dasadarma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari.

Tumbuhkanlah pada diri kami sikap disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan kepedulian terhadap sesama.

Jadikanlah kami generasi penerus yang berjiwa tangguh, siap mengabdi untuk agama, bangsa, dan negara.

Ya Allah, berilah kekuatan dan kesehatan kepada para pembina, pelatih, dan seluruh pengurus Gerakan Pramuka

yang telah membimbing dan mendidik kami dengan tulus ikhlas.

Jadikanlah pengabdian mereka sebagai amal saleh yang Engkau terima di sisi-Mu.

Lindungilah bangsa dan negara kami, Indonesia tercinta.

Jauhkanlah dari segala bencana, perpecahan, dan hal-hal yang dapat melemahkan persatuan.

Anugerahkanlah kepada para pemimpin bangsa kami kebijaksanaan dan keadilan dalam menjalankan amanah.

Ya Allah, jadikanlah momentum Hari Pramuka ini sebagai penguat semangat persaudaraan,

penyemai jiwa kepemimpinan, dan pendorong kami untuk terus berkarya demi kejayaan Indonesia.

Aamiin ya Rabbal ‘aalamiin.

Teks Doa Upacara Hari Pramuka 2025 Sesuai Tema

Berikut contoh teks doa upacara Hari Pramuka 2025 dengan tema “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa”:

Bismillahirrahmanirrahim

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,

Pada kesempatan yang berbahagia ini kami panjatkan puji syukur ke hadirat-Mu,

atas segala rahmat dan karunia-Mu sehingga kami dapat berkumpul untuk memperingati Hari Pramuka dengan penuh semangat dan persaudaraan.

Ya Allah, jadikanlah peringatan Hari Pramuka tahun ini yang bertema Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa

sebagai pengingat bagi kami akan pentingnya persatuan, kerja sama, dan saling menghargai di antara seluruh anak bangsa.

Bimbinglah kami agar mampu mengamalkan Tri Satya dan Dasadarma Pramuka,

serta menumbuhkan semangat gotong royong demi terwujudnya bangsa yang tangguh, mandiri, dan bermartabat.

Ya Allah, berilah kekuatan kepada para pembina, pelatih, dan seluruh pengurus Gerakan Pramuka

dalam membimbing generasi muda menjadi pribadi yang berkarakter, berintegritas, dan cinta tanah air.

Lindungilah mereka dan balaslah semua jerih payah mereka dengan pahala yang berlipat ganda.

Ya Allah, tanamkan dalam hati kami semangat kolaborasi,

agar kami mampu bekerja sama lintas suku, agama, dan budaya demi memperkuat ketahanan bangsa.

Jauhkanlah negeri kami dari perpecahan, fitnah, dan segala hal yang melemahkan persatuan.

Anugerahkanlah kepada para pemimpin bangsa kami kebijaksanaan, kejujuran, dan keberanian dalam menjalankan amanah.

Ya Allah, jadikanlah momentum Hari Pramuka ini sebagai awal dari langkah nyata kami

untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan yang terbaik bagi kemajuan bangsa dan negara.

Aamiin ya Rabbal ‘aalamiin.

Teks Doa Upacara Hari Pramuka 2025 Sesuai Tema 2

Berikut teks doa upacara Hari Pramuka disesuaikan dengan tema “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa” yang lebih umum:

Dengan penuh rasa syukur, pada kesempatan ini marilah kita menundukkan kepala dan memanjatkan doa sesuai keyakinan masing-masing.

Tuhan Yang Maha Esa,

Pada hari yang istimewa ini kami berkumpul untuk memperingati Hari Pramuka dengan penuh rasa persaudaraan.

Kami bersyukur atas kesehatan, kesempatan, dan kebersamaan yang Engkau berikan sehingga kami dapat hadir dengan semangat yang sama.

Ya Tuhan, bimbinglah kami agar senantiasa mengamalkan nilai-nilai luhur Tri Satya dan Dasadarma Pramuka,

serta menjadikan tema Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa sebagai pedoman dalam langkah kami.

Tumbuhkan semangat kerja sama, saling menghargai, dan gotong royong di antara kami demi persatuan dan kekuatan bangsa Indonesia.

Berikanlah kekuatan dan ketulusan bagi para pembina, pelatih, dan semua yang telah mengabdi membimbing generasi muda.

Jadikan pengabdian mereka sebagai teladan yang menginspirasi,

dan anugerahkan kepada kami kemampuan untuk melanjutkan perjuangan mereka dengan penuh tanggung jawab.

Tuhan Yang Maha Kuasa,

Jauhkanlah bangsa kami dari segala bencana, perpecahan, dan hal-hal yang melemahkan persatuan.

Berikan kepada para pemimpin kami kebijaksanaan dan keberanian dalam mengambil keputusan demi kesejahteraan rakyat.

Akhirnya, jadikanlah peringatan Hari Pramuka ini sebagai awal yang baru untuk kami semua

untuk terus berkarya, berinovasi, dan menjaga Indonesia sebagai bangsa yang kuat, tangguh, dan bermartabat.

Demikian doa dan harapan kami, semoga terkabul menurut kehendak-Mu.

Terima kasih.

Teks Doa Upacara Hari Pramuka 2025 Sesuai Tema 3

Berikut contoh teks doa upacara Hari Pramuka versi lebih panjang, yang umum dan tetap menyesuaikan tema perayaan:

Hadirin yang kami hormati,

Marilah sejenak kita menundukkan kepala, memohon dan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa,

menurut agama dan keyakinan masing-masing.

Tuhan Yang Maha Pengasih,

Pada hari yang penuh makna ini, kami berkumpul sebagai keluarga besar Gerakan Pramuka,

memperingati Hari Pramuka dengan semangat persaudaraan, kebersamaan, dan cinta tanah air.

Kami bersyukur atas anugerah kesehatan, kesempatan, dan kedamaian yang memungkinkan kami hadir di sini

untuk bersama-sama mengenang sejarah, meneguhkan janji, dan menatap masa depan bangsa.

Ya Tuhan, bimbinglah kami untuk menjadikan tema peringatan tahun ini,

“Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa”, bukan sekadar slogan,

tetapi semangat yang hidup di hati kami dan diwujudkan dalam setiap tindakan.

Tumbuhkan rasa saling percaya, saling membantu, dan saling menghormati di antara kami,

agar kami mampu menghadapi tantangan zaman dengan persatuan yang kokoh.

Tuhan Yang Maha Bijaksana,

Limpahkanlah kekuatan dan kesabaran kepada para pembina, pelatih, dan pengurus Gerakan Pramuka

yang dengan penuh dedikasi membimbing generasi muda.

Jadikan pengabdian mereka sebagai teladan,

dan berikanlah kepada kami keberanian untuk meneruskan perjuangan mereka demi kemajuan bangsa.

Tuhan Yang Maha Kuasa,

Kami memohon perlindungan bagi bangsa dan negara kami, Indonesia tercinta.

Jauhkanlah negeri ini dari bencana alam, perpecahan, dan segala bentuk perpecahan hati.

Anugerahkan kepada para pemimpin kami kebijaksanaan, kejujuran, dan keberanian

untuk memutuskan yang terbaik demi rakyat dan negara.

Tanamkan di hati setiap anggota Pramuka nilai-nilai Tri Satya dan Dasadarma,

agar menjadi pribadi yang disiplin, berintegritas, bertanggung jawab, dan peduli pada sesama.

Bimbing kami untuk selalu menjaga persatuan di tengah keberagaman,

menjunjung tinggi kehormatan bangsa, dan terus berkarya untuk kejayaan Indonesia.

Tuhan yang penuh kasih,

Izinkan momentum Hari Pramuka ini menjadi pengingat bagi kami semua

bahwa ketahanan bangsa dibangun dari kerja sama setiap anak bangsa,

dari desa hingga kota, dari generasi tua hingga muda.

Jadikan kami pribadi yang mau belajar, mau berbagi, dan mau mengabdi tanpa pamrih.

Akhirnya, kami serahkan seluruh doa dan harapan ini kepada-Mu,

seraya memohon agar Engkau mengabulkan sesuai dengan rencana dan kasih-Mu.

Semoga apa yang kami lakukan hari ini menjadi langkah kecil yang bermakna

untuk masa depan Indonesia yang kuat, tangguh, dan bermartabat.

Terima kasih.

Teks Doa Upacara Hari Pramuka 2025 Penuh Syukur

Berikut ini teks doa Upacara Hari Pramuka 2024 yang penuh ungkapan rasa syukur atas perayaan HUT ke-64 Pramuka Indonesia:

Hadirin dan sahabat-sahabat Pramuka yang berbahagia,

Marilah kita menundukkan kepala, hening sejenak, dan memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa

menurut agama dan keyakinan kita masing-masing.

Tuhan Yang Maha Pengasih,

Pada malam (atau siang) yang indah di tengah perkemahan ini,

kami berkumpul bersama untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-64 Gerakan Pramuka.

Kami bersyukur atas anugerah kesehatan, kebersamaan, dan cuaca yang mendukung,

sehingga kami dapat merayakan momen bersejarah ini dengan penuh semangat dan persaudaraan.

Tuhan Yang Maha Bijaksana,

Bimbinglah kami agar semangat yang telah diwariskan para pendiri Pramuka terus hidup di hati kami.

Tanamkan dalam diri kami keberanian, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab

sebagaimana nilai-nilai Tri Satya dan Dasadarma Pramuka yang kami junjung tinggi.

Jauhkan kami dari sikap sombong dan egois,

dan dekatkan kami pada sifat rendah hati, peduli, dan saling menghargai.

Lindungilah kami selama berada di bumi perkemahan ini.

Berikan keselamatan di setiap kegiatan,

dan jadikan pengalaman ini sebagai bekal berharga untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Tuhan Yang Maha Pelindung,

Berikan kekuatan dan kesehatan kepada para pembina, pelatih, dan seluruh panitia

yang telah dengan tulus membimbing serta mempersiapkan kegiatan ini.

Balaslah semua pengabdian mereka dengan kebaikan yang melimpah.

Akhirnya, Tuhan,

Jadikanlah peringatan HUT ke-64 Gerakan Pramuka ini sebagai penyemangat bagi kami

untuk terus berkarya, menjaga persatuan, dan mengabdi kepada bangsa Indonesia.

Semoga kami semua kembali ke rumah dengan hati gembira, pengetahuan yang bertambah,

dan tekad yang kuat untuk menjadi insan Pramuka sejati.

Terima kasih.

Teks Doa Upacara Hari Pramuka 2025 Khidmat

Berikut ini contoh teks doa Upacara Hari Pramuka dengan isi yang penuh khidmat dan menyentuh hati:

Bismillahirrahmanirrahim

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,

Di pagi yang cerah ini, ketika mentari mulai memancarkan sinarnya,

kami berkumpul dalam satu barisan untuk melaksanakan Upacara Hari Pramuka.

Kami bersyukur atas segala nikmat-Mu – kesehatan, kesempatan, dan kebersamaan –

yang Engkau limpahkan kepada kami hingga dapat berdiri tegak dengan semangat dan rasa persaudaraan.

Ya Allah,

Bimbinglah kami untuk selalu mengamalkan nilai-nilai luhur Tri Satya dan Dasadarma Pramuka.

Tanamkan di hati kami keberanian dalam kebenaran,

kesetiaan pada janji, dan keikhlasan dalam berbuat baik.

Jauhkan kami dari sifat malas, putus asa, dan saling merendahkan,

serta dekatkan kami pada sikap saling menghormati, saling membantu, dan saling menguatkan.

Ya Allah,

Berikan kekuatan dan kesabaran kepada para pembina, pelatih, dan seluruh pengurus Gerakan Pramuka

yang dengan tulus mendidik kami untuk menjadi generasi yang tangguh, berdisiplin, dan bermanfaat bagi bangsa.

Balaslah semua pengorbanan mereka dengan pahala yang berlipat ganda di sisi-Mu.

Ya Allah,

Lindungilah bangsa dan negara kami, Indonesia tercinta.

Jauhkanlah dari perpecahan, bencana, dan segala hal yang dapat melemahkan persatuan.

Anugerahkan kepada para pemimpin kami kebijaksanaan, kejujuran, dan keberanian dalam menjalankan amanah.

Akhirnya, Ya Allah,

Jadikanlah momentum Hari Pramuka ini sebagai penguat tekad kami

untuk terus berkarya, menjaga persatuan, dan mengabdi sepenuh hati

demi kejayaan agama, bangsa, dan negara.

Aamiin ya Rabbal ‘aalamiin.

5 Susunan Upacara Pramuka 2025 Sesuai Panduan

Peringatan Hari Pramuka 2025: Susunan Upacara dan Kegiatan yang Harus Diketahui

Hari Pramuka, yang diperingati setiap tahun pada tanggal 14 Agustus, merupakan momen penting untuk mengingatkan kembali peran Gerakan Pramuka dalam membentuk generasi muda yang berintegritas dan disiplin. Tahun ini, peringatan Hari Pramuka akan jatuh pada hari Kamis, 14 Agustus 2025, dan menjadi peringatan ke-64 sejak gerakan ini diperkenalkan secara resmi di Indonesia.

Pada peringatan ini, biasanya dilaksanakan berbagai kegiatan yang mencerminkan semangat dan nilai-nilai kepramukaan. Salah satu acara utama adalah upacara bendera, yang memiliki susunan tertentu sesuai dengan aturan yang ditetapkan. Berikut ini adalah contoh susunan upacara yang bisa menjadi referensi untuk memperingati Hari Pramuka tahun ini.

Susunan Upacara Hari Pramuka 2025

Berikut adalah beberapa contoh susunan upacara yang dapat digunakan sebagai panduan:

1. Susunan Umum

  • Pasukan peserta upacara disiapkan oleh Pemimpin Upacara.
  • Pembina Upacara menempatkan diri di tempat yang ditentukan.
  • Penghormatan pasukan kepada Pembina Upacara dipimpin oleh Pemimpin Upacara.
  • Laporan Pemimpin Upacara kepada Pembina Upacara bahwa upacara siap dimulai.
  • Petugas pengibar bendera Sang Merah Putih maju ke tiang bendera dan mengikatkan bendera dengan tali.
  • Setelah bendera direntangkan, salah seorang petugas mengatakan: “Bendera siap”.
  • Pemimpin Upacara memberi aba-aba: “Kepada Sang Merah Putih ….. hormat grak”, dan semua peserta upacara memberi hormat sampai bendera tiba di puncak tiang.
  • Pengibaran bendera diiringi lagu Indonesia Raya oleh korps musik atau kelompok vokal.
  • Setelah bendera sampai di puncak tiang, Pemimpin Upacara menyerukan aba-aba: “Tegak ….. grak”.
  • Petugas Bendera mengikatkan tali ke tiang bendera, kemudian mundur tiga langkah, memberi hormat kepada bendera Sang Merah Putih, dan kembali ke tempat semula.
  • Mengheningkan cipta dan berdoa dipimpin oleh Pembina Upacara.
  • Pembacaan teks Pancasila.
  • Amanat Pembina Upacara.
  • Laporan Pemimpin Upacara kepada Pembina Upacara bahwa upacara pengibaran bendera telah dilaksanakan.
  • Penghormatan pasukan peserta upacara kepada Pembina Upacara dipimpin oleh Pemimpin Upacara.
  • Pembina Upacara meninggalkan tempat upacara.
  • Pasukan peserta upacara dibubarkan oleh Pemimpin Upacara.

2. Susunan Khusus untuk Tingkat Penegak

  • Pembina upacara memasuki lapangan dan peserta siap dalam barisan.
  • Penghormatan kepada pembina upacara dipimpin oleh pemimpin barisan.
  • Sesi laporan pemimpin upacara kepada pembina upacara.
  • Pengibaran bendera merah putih yang diiringi lagu “Indonesia Raya”.
  • Mengheningkan cipta dipimpin oleh pembina upacara.
  • Pengucapan Trisatya dan Dasa Darma Pramuka oleh seluruh peserta.
  • Amanat pembina upacara yang berisi pesan, motivasi, atau pengarahan terkait kegiatan.
  • Pengumuman atau informasi penting dari panitia atau pembina.
  • Menyanyikan lagu kepramukaan (bisa dilaksanakan, bisa tidak. Silakan tentukan sesuai acara).
  • Doa penutup dipimpin oleh petugas.
  • Penghormatan kepada pembina upacara.
  • Pembina upacara meninggalkan lapangan dan peserta dibubarkan.

3. Susunan Upacara dengan Penyematan Tanda Penghargaan

  • Panitia dan peserta upacara bersiap di lapangan.
  • Pembina upacara tiba di lokasi upacara.
  • Pemimpin upacara memasuki tempat upacara.
  • Pembina upacara menuju mimbar kehormatan.
  • Penghormatan kepada Pembina Upacara.
  • Laporan Pemimpin Upacara kepada Pembina.
  • Pengibaran Bendera Merah Putih.
  • Mengheningkan cipta dipimpin Pembina Upacara.
  • Pengucapan Pancasila.
  • Pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.
  • Pengucapan Dasa Darma Pramuka.
  • Pengucapan Tri Satya Pramuka.
  • Persiapan dan penyematan tanda penghargaan Pramuka.
  • Penyematan tanda penghargaan oleh Pembina.
  • Amanat Pembina Upacara.
  • Menyanyikan Hymne Satya Darma Pramuka.
  • Laporan penutup dari Pemimpin Upacara.
  • Pembina Upacara meninggalkan tempat upacara.
  • Pemimpin Upacara membubarkan barisan.
  • Upacara selesai.

Tips Tambahan dalam Pelaksanaan Upacara

  • Peserta upacara diwajibkan mengenakan seragam Pramuka upacara (PDH) untuk anggota dewasa dan seragam Pramuka harian (PDU) untuk peserta didik.
  • Pastikan semua prosesi berjalan sesuai dengan aturan dan protokol yang ditetapkan.
  • Libatkan seluruh peserta dalam setiap tahapan upacara agar suasana tetap khidmat dan penuh makna.

Dengan melaksanakan upacara yang terstruktur dan penuh makna, Hari Pramuka 2025 akan menjadi momen yang bermakna bagi seluruh peserta, baik itu anggota pramuka maupun masyarakat umum.