Arsip Tag: tujuan perjalanan

Menjelajahi Warisan Dunia dan Wisata Terbaik di Bandar Lampung

Bandar Lampung: Destinasi Wisata yang Menawarkan Keindahan Alam dan Pengalaman Unik

Bandar Lampung, ibu kota Provinsi Lampung, merupakan salah satu kota terbesar di Pulau Sumatera. Dengan luas wilayah yang cukup besar dan kepadatan penduduk mencapai lebih dari 5.300 jiwa per km², kota ini tidak hanya menjadi pusat perekonomian dan pemerintahan, tetapi juga menawarkan keindahan alam yang memikat hati wisatawan. Kombinasi pesisir pantai, gugusan pulau, perbukitan hijau, hingga situs warisan dunia menjadikan Bandar Lampung dan daerah sekitarnya sebagai destinasi liburan yang komplet. Baik pencinta petualangan, pemburu spot Instagrammable, maupun pecinta ketenangan, semuanya bisa menemukan destinasi yang sesuai.

Di antara beragam pilihan wisata, terdapat 5 destinasi unggulan yang patut masuk daftar kunjungan Anda. Mulai dari pantai dengan ombak menantang, teluk dengan perairan jernih, pulau eksotis, danau raksasa, hingga taman nasional yang diakui UNESCO, semuanya siap menghadirkan pengalaman liburan tak terlupakan.

1. Pantai Tanjung Setia – Surga Peselancar Dunia

Berlokasi di Desa Tanjung Setia, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Lampung Barat, Pantai Tanjung Setia telah lama menjadi incaran para peselancar mancanegara. Ombaknya yang konsisten dan tinggi, terutama pada musim tertentu, menjadikannya salah satu spot surfing terbaik di Indonesia, bahkan dunia. Selain olahraga selancar, pantai ini juga memiliki panorama menawan. Garis pantai yang panjang dengan pasir putih bersih berpadu dengan air laut biru membuat suasana semakin memanjakan mata. Di sekitar pantai, tersedia penginapan dan warung yang dikelola penduduk lokal, sehingga wisatawan bisa menikmati suasana santai sambil mencicipi kuliner khas Lampung.

2. Teluk Kiluan – Rumah Lumba-Lumba dan Keindahan Laut

Terletak di Desa Kiluan Negeri, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, Teluk Kiluan terkenal dengan keindahan lautnya yang memukau. Namun, daya tarik utamanya adalah keberadaan kawanan lumba-lumba yang kerap muncul di perairannya. Wisatawan dapat menyewa perahu tradisional untuk berlayar pagi-pagi buta demi menyaksikan atraksi alami ini. Airnya yang jernih juga ideal untuk aktivitas snorkeling, sementara pesisirnya menawarkan ketenangan bagi mereka yang ingin bersantai. Bagi pecinta memancing, teluk ini memiliki beragam jenis ikan laut yang bisa menjadi tantangan tersendiri. Keindahan Teluk Kiluan sudah banyak menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara.

3. Taman Nasional Bukit Barisan Selatan – Warisan Dunia UNESCO

Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) adalah kebanggaan Provinsi Lampung sekaligus salah satu dari sedikit Situs Warisan Dunia UNESCO di Indonesia. Kawasan konservasi ini membentang seluas ± 365.000 hektare dan menjadi habitat penting berbagai flora dan fauna langka. Beberapa spesies ikonik yang dapat ditemukan di sini antara lain gajah Sumatera, harimau Sumatera, dan badak Sumatera. Dari segi flora, taman ini terkenal dengan bunga langka seperti Rafflesia arnoldii dan Amorphophallus titanum (bunga bangkai raksasa). TNBBS tidak hanya berfungsi sebagai destinasi ekowisata, tetapi juga sebagai benteng terakhir ekosistem hutan hujan tropis di Sumatera bagian selatan. Bagi wisatawan, menjelajahi taman ini adalah pengalaman yang sarat edukasi sekaligus petualangan. Trekking melalui jalur hutan, mengamati satwa liar, hingga menikmati panorama pegunungan hijau adalah aktivitas yang tidak boleh dilewatkan.

4. Pulau Kubur – Pesona Laut Jernih dan Biota Bawah Air

Meski namanya terdengar misterius, Pulau Kubur di perairan Teluk Lampung justru menyuguhkan keindahan alam yang memukau. Luasnya hanya sekitar 5 hektare, namun pulau ini memiliki pantai dengan air laut sejernih kristal dan hamparan terumbu karang yang terjaga. Wisatawan bisa berenang, snorkeling, atau memancing di sekitar pulau. Keanekaragaman biota lautnya cukup melimpah, membuat pengalaman bawah laut menjadi sangat berkesan. Pulau ini juga relatif dekat dari pusat Kota Bandar Lampung, sehingga mudah diakses menggunakan perahu dari dermaga setempat.

5. Danau Ranau – Pesona Danau Terbesar Kedua di Sumatera

Berada di perbatasan Lampung Barat dan Sumatera Selatan, Danau Ranau adalah danau vulkanik terbesar kedua di Sumatera setelah Danau Toba. Di tengah danau ini terdapat Pulau Marisa yang menjadi daya tarik tersendiri, mirip seperti Pulau Samosir di Danau Toba. Suasana di sekitar Danau Ranau begitu tenang, cocok untuk melepas penat. Wisatawan dapat menikmati panorama pegunungan, memancing, atau menjelajahi danau dengan perahu. Terdapat pula sumber air panas alami di tepi danau yang sering dimanfaatkan untuk berendam. Selain itu, Pantai Pelangi dan Pantai Bidadari di sekitar danau menjadi spot favorit untuk berfoto.

Tips Berwisata di Bandar Lampung dan Sekitarnya

Agar liburan berjalan lancar, berikut beberapa tips yang bisa diikuti:
– Rencanakan kunjungan saat musim kemarau (April–September) untuk mendapatkan cuaca cerah dan kondisi laut tenang.
– Siapkan peralatan pribadi seperti kacamata renang, snorkeling gear, dan sunblock untuk kenyamanan.
– Gunakan jasa pemandu lokal saat menjelajahi taman nasional atau lokasi yang membutuhkan perjalanan laut.
– Hormati alam dengan tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga kelestarian ekosistem.

Potensi Wisata dan Pelestarian Alam

Bandar Lampung memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai pusat wisata bahari dan ekowisata di Sumatera. Keberadaan Situs Warisan Dunia UNESCO di wilayah ini adalah modal berharga yang bisa meningkatkan citra pariwisata daerah di mata dunia. Namun, pengembangan pariwisata perlu diimbangi dengan upaya konservasi. Pemerintah daerah, komunitas lokal, dan wisatawan memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan dan kelestarian alam. Edukasi wisata berkelanjutan, pembatasan jumlah pengunjung di lokasi sensitif, serta promosi ekowisata dapat menjadi langkah nyata untuk mempertahankan pesona Lampung bagi generasi mendatang.

Dari pantai berombak tinggi hingga taman nasional yang diakui dunia, Bandar Lampung dan sekitarnya menyimpan segudang pesona yang siap memanjakan wisatawan. Setiap destinasi memiliki keunikan tersendiri yang menjadikannya layak untuk dikunjungi, baik untuk liburan singkat maupun perjalanan panjang. Jika Anda berencana menjelajahi pesona alam Indonesia, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi lima destinasi ini. Bandar Lampung bukan hanya sekadar kota besar di Sumatera, tetapi juga gerbang menuju keajaiban alam yang tiada duanya.

Pulau Kelor: Surga Tersembunyi dengan Pesona Alam dan Spot Instagram yang Menakjubkan

Pulau Kelor: Destinasi Wisata yang Menawarkan Keindahan Alami

Di tengah banyaknya destinasi wisata pantai di Indonesia, Pulau Kelor muncul sebagai salah satu permata tersembunyi yang masih terjaga keasriannya. Keindahan alam yang memikat, suasana yang sunyi, dan pemandangan yang Instagrammable membuat pulau ini menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin mencari ketenangan. Lokasinya yang jauh dari keramaian justru menjadi daya tarik utama bagi para petualang sejati.

Pulau Kelor berada di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Pulau ini memiliki pantai berpasir putih yang berpadu sempurna dengan air laut jernih berwarna biru toska. Keindahan bawah lautnya yang kaya dengan terumbu karang dan biota laut beragam menjadi surga bagi para pecinta diving maupun snorkeling. Tak heran, pulau ini sering disebut sebagai destinasi wisata tropis yang belum banyak tersentuh tangan manusia.

Pesona Alam yang Memesona dan Fotogenik

Pulau Kelor menawarkan lanskap yang memanjakan mata. Dari kejauhan, wisatawan akan disambut dengan garis pantai melengkung yang dihiasi pasir putih bersih. Air lautnya yang jernih memungkinkan pengunjung melihat kehidupan bawah laut bahkan tanpa harus menyelam. Pepohonan kelor yang tumbuh di beberapa sudut pulau memberikan sentuhan alami sekaligus menjadi latar foto yang cantik.

Bagi penggemar fotografi, Pulau Kelor adalah surga spot foto. Cahaya matahari pagi hingga senja memberikan pencahayaan alami yang indah, membuat setiap bidikan kamera terasa istimewa. Banyak wisatawan yang memanfaatkan keindahan ini untuk mengabadikan momen liburan mereka dan membagikannya di media sosial.

Surga Bawah Laut yang Memikat

Keunggulan lain dari Pulau Kelor terletak pada kekayaan bawah lautnya. Terumbu karang yang berwarna-warni dan ikan-ikan tropis yang berenang bebas menciptakan panorama bawah laut yang luar biasa. Aktivitas diving dan snorkeling di sekitar pulau menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

Bagi penyelam berpengalaman, kawasan ini juga terhubung dengan spot diving Pulau Bulu Polo’e yang terkenal di Luwu Timur. Dengan jarak yang tidak terlalu jauh, wisatawan bisa menjelajahi dua lokasi sekaligus dan menikmati variasi ekosistem laut yang berbeda.

Lokasi dan Akses Menuju Pulau Kelor

Untuk mencapai Pulau Kelor, perjalanan dimulai dari Desa Harapan di Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur. Dari desa ini, pengunjung harus menempuh perjalanan laut menggunakan perahu motor. Lama perjalanan biasanya sekitar 30–45 menit tergantung kondisi cuaca.

Akses menuju Desa Harapan sendiri dapat ditempuh dari pusat Kota Malili atau dari daerah lain di Luwu Timur menggunakan kendaraan darat. Meski rutenya tidak sepopuler destinasi wisata besar, perjalanan menuju Pulau Kelor justru menjadi pengalaman tersendiri karena melewati pemandangan alam yang indah.

Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan di Pulau Kelor

Selain menikmati pemandangan, Pulau Kelor menawarkan beragam aktivitas seru, seperti:

  • Berenang dan Bermain Air – Air lautnya yang tenang dan bersih aman untuk aktivitas berenang, baik bagi anak-anak maupun orang dewasa.
  • Snorkeling – Nikmati pemandangan bawah laut yang menakjubkan tanpa harus menyelam terlalu dalam.
  • Camping – Suasana malam di Pulau Kelor begitu tenang dan jauh dari polusi cahaya, cocok untuk menikmati bintang-bintang.
  • Memancing – Perairan di sekitar pulau memiliki banyak jenis ikan yang bisa menjadi hasil tangkapan.
  • Fotografi Alam – Setiap sudut pulau ini adalah spot foto alami yang sangat Instagrammable.

Daya Tarik Unik Pulau Kelor

Selain pantai dan lautnya, Pulau Kelor memiliki sumber air tawar alami yang jarang ditemukan di pulau-pulau kecil lainnya. Keberadaan sumber air ini menjadi daya tarik tambahan karena memberikan nuansa eksotis yang berbeda.

Tidak hanya itu, vegetasi alami di pulau ini membuat suasana terasa rindang dan sejuk. Perpaduan antara hutan kecil, pantai, dan laut biru menciptakan pemandangan yang sangat harmonis.

Tips Berkunjung ke Pulau Kelor

Agar liburan Anda semakin menyenangkan, berikut beberapa tips yang bisa diikuti:

  • Bawa perlengkapan pribadi seperti alat snorkeling, tenda, dan makanan, karena fasilitas di pulau masih minim.
  • Gunakan pakaian nyaman yang sesuai untuk aktivitas pantai dan laut.
  • Pilih waktu terbaik berkunjung antara April hingga September saat cuaca cenderung cerah.
  • Jaga kebersihan dan hindari merusak ekosistem, terutama terumbu karang.

Potensi Wisata dan Konservasi

Pulau Kelor memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi ekowisata. Pemerintah daerah bersama komunitas lokal diharapkan dapat mengelola dan mempromosikan pulau ini secara berkelanjutan. Dengan pengelolaan yang tepat, Pulau Kelor bisa menjadi ikon wisata bahari Luwu Timur yang mendunia, tanpa mengorbankan kelestarian alamnya.

Upaya pelestarian seperti pembatasan jumlah pengunjung, pengaturan zona snorkeling, serta kampanye kebersihan lingkungan sudah mulai dilakukan oleh beberapa kelompok pecinta alam setempat. Hal ini diharapkan dapat menjaga keindahan Pulau Kelor untuk dinikmati oleh generasi mendatang.

Pulau Kelor adalah representasi sempurna dari keindahan alam Indonesia yang belum banyak dijamah wisatawan. Pesonanya terletak pada perpaduan pantai berpasir putih, laut biru yang jernih, kekayaan bawah laut, serta suasana tenang yang menenangkan jiwa.

Bagi Anda yang mendambakan liburan berbeda, jauh dari hiruk pikuk kota, Pulau Kelor di Luwu Timur siap menyambut dengan pesonanya yang memikat. Jangan lupa membawa kamera terbaik Anda, karena setiap momen di pulau ini layak untuk diabadikan.

Wisata Alam Subang: 6 Tempat Seru untuk Keluarga!

Destinasi Wisata Alam yang Cocok untuk Keluarga di Subang

Liburan bersama keluarga besar seringkali menjadi momen berharga yang penuh tawa dan kebersamaan. Apalagi jika destinasi yang dipilih menawarkan suasana alam yang segar, udara sejuk, dan fasilitas ramah anak. Subang, Jawa Barat, punya segudang pilihan wisata alam yang cocok untuk semua usia, mulai dari area camping, kebun teh, hingga taman bunga dan air terjun yang memukau. Berikut ini enam destinasi wisata alam di Subang yang tidak hanya menawarkan keindahan panorama, tapi juga fasilitas lengkap dan aktivitas seru untuk anak-anak maupun orang dewasa.

1. Wisata Alam Capolaga

Wisata Alam Capolaga berada di Kampung Panaruban, Desa Cicadas, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Lokasinya strategis, hanya sekitar 3 km dari Pemandian Air Panas Sari Ater dan sekitar 35 menit dari pusat Kecamatan Subang. Dari Bandung berjarak 45 km, sedangkan dari Jakarta sekitar 190 km melalui tol Sadang.

Tempat ini memiliki 11 spot camping ground yang unik, mulai dari di tengah hutan pinus, pinggir sungai, hingga dekat curug. Keamanan 24 jam membuatnya aman untuk keluarga, termasuk anak-anak. Untuk yang ingin kegiatan seru, tersedia outbound, flying fox, dan team building.

Penginapan juga tersedia, salah satunya Villa Kembar. Tiga air terjun utama—Curug Karembong, Curug Sawer, dan Curug Goa Badak—siap memanjakan mata pengunjung. Harga tiket camping sekitar Rp 40.000 per orang per malam, sedangkan tiket masuk area wisata berkisar Rp 15.000–17.000.

Selain berkemah, trekking di sekitar sungai dan bermain air di bawah curug menjadi aktivitas favorit. Udara segar pegunungan dan suasana tenang membuatnya cocok untuk mengisi liburan panjang.

2. Kebun Teh Ciater

Kebun Teh Ciater terletak di Kecamatan Ciater, Subang, tepat di lereng Gunung Tangkuban Perahu. Beberapa lokasi kebun teh yang terkenal antara lain Ciater Cagak, Kebun Teh Ciater-Subang, dan Kebun Teh Jalan Raya Cicadas.

Tempat ini punya spot foto Instagramable, termasuk jembatan gantung di tengah kebun teh. Ada juga warung dan restoran yang menyajikan hidangan khas lokal. Fasilitas lain meliputi area camping dan glamping, serta jalur trekking yang memanjakan pencinta alam.

Buka 24 jam, harga tiketnya sangat terjangkau, mulai dari Rp 5.000–7.000 per orang. Kebun teh ini bukan hanya tempat foto-foto, tapi juga lokasi yang pas untuk piknik keluarga sambil menikmati udara segar.

Bagi anak-anak, berjalan di jalur kebun teh atau bermain di area camping bisa menjadi pengalaman baru yang menyenangkan. Sementara orang dewasa bisa menikmati suasana tenang sambil menyeruput teh hangat.

3. Florawisata D Castello

Florawisata D Castello berlokasi di Desa Ciater, Subang, di kaki Gunung Tangkuban Perahu. Tempat ini dikenal dengan konsep taman bunga ala negeri dongeng dan kastil bergaya Eropa.

Tersedia lebih dari 100 spot foto, mulai dari taman bunga warna-warni hingga bangunan unik yang Instagramable. Wahana permainan anak seperti trampolin, istana balon, playground, dan kereta mini juga tersedia.

Dengan area seluas 10 hektar, pengunjung bisa menikmati pemandangan kebun teh dan perbukitan. Jam operasional hari biasa 08.00–17.00 WIB, akhir pekan 08.00–18.00 WIB. Harga tiket masuk Rp 30.000 di hari biasa dan Rp 40.000 saat akhir pekan.

Tempat ini cocok untuk semua usia, terutama keluarga yang ingin kombinasi wisata alam, foto estetik, dan wahana bermain anak. Sambil berkeliling, pengunjung bisa mampir ke restoran atau pusat oleh-oleh.

4. Bukit Pamoyanan

Bukit Pamoyanan terletak di Desa Kawungluwuk, Kecamatan Tanjungsiang, Subang. Dengan ketinggian sekitar 600 mdpl, tempat ini terkenal akan panorama sunrise dan lautan awan.

Area camping ground di puncaknya menawarkan pemandangan indah kota Subang di malam hari. Ada gardu pandang, dermaga kayu, gazebo, hingga spot foto perahu di ketinggian.

Untuk mencapai puncak, pengunjung melewati sekitar 700 anak tangga. Tiket masuknya Rp 20.000 per orang, dan tersedia penyewaan tenda mulai Rp 100.000. Fasilitas seperti mushola, toilet, dan warung makan tersedia di lokasi.

Bukit ini populer untuk kegiatan camping bersama keluarga besar. Anak-anak bisa belajar mencintai alam, sementara orang tua menikmati suasana damai pegunungan.

5. The Ranch Ciater

The Ranch Ciater berada di Desa Ciater, Subang, dikelilingi kebun teh dan perbukitan. Nuansanya ala peternakan koboi, lengkap dengan area berkuda dan spot foto khas.

Bagi anak-anak, Kiddy Farm menjadi daya tarik utama. Mereka bisa memberi makan kelinci, domba, dan hewan jinak lainnya. Wahana lain seperti ATV, flying fox, dan playground menambah keseruan.

Harga tiket masuk berkisar Rp 20.000–25.000, dengan jam operasional 09.00–20.00 WIB di hari kerja dan 08.00–20.00 WIB di akhir pekan. Restoran dengan pemandangan perbukitan menambah kenyamanan kunjungan.

Tempat ini cocok untuk wisata edukasi anak sekaligus hiburan keluarga. Sambil bermain, mereka juga bisa belajar tentang hewan dan kehidupan peternakan.

6. Curug Cijalu

Curug Cijalu berada di Desa Cipancar, Kecamatan Serangpanjang, Subang, di kawasan cagar alam Gunung Burangrang. Air terjunnya setinggi 70 meter dengan panorama alam yang masih asri.

Untuk mencapainya, pengunjung menempuh trekking 300 meter dari area parkir. Jalurnya berbatu dan rindang, cocok untuk anak-anak dengan pengawasan orang tua. Tersedia area camping, gazebo, toilet, dan warung makan.

Menariknya, di lokasi ini juga ada Curug Putri yang lebih kecil tapi tidak kalah indah. Tiket masuk sekitar Rp 17.500 per orang, buka setiap hari dari pagi hingga sore.

Bermain air di bawah air terjun menjadi aktivitas favorit pengunjung. Anak-anak bisa bermain di tepian sungai yang dangkal, sementara orang dewasa menikmati keindahan alam.

Subang menawarkan banyak pilihan wisata alam yang ramah anak, mulai dari camping, kebun teh, taman bunga, bukit dengan sunrise indah, peternakan edukasi, hingga air terjun alami. Keenam destinasi di atas tidak hanya menyajikan keindahan alam, tapi juga pengalaman yang mempererat hubungan keluarga. Jadi, sudah siap mengatur agenda liburan keluarga besar Anda ke Subang?

Itinerary Surabaya 3 Hari 2 Malam dari Bandung: Budget Rp1,3 Juta Termasuk Penginapan dan Kereta PP

Rencana Liburan Solo Traveling ke Surabaya Selama 3 Hari 2 Malam

Jika kamu sedang merencanakan liburan solo traveling di akhir pekan, kota Surabaya bisa menjadi pilihan yang menarik. Berada di Jawa Timur, Surabaya menawarkan pengalaman wisata yang beragam, mulai dari sejarah, kuliner legendaris hingga spot foto yang Instagramable. Dengan perencanaan yang tepat, kamu bisa melakukan perjalanan dari Bandung pada Jumat sore, tiba di Surabaya malam hari, dan memanfaatkan dua hari penuh untuk menjelajahi kota ini.

Berikut adalah panduan lengkap untuk liburan selama 3 hari 2 malam di Surabaya, termasuk estimasi bujetnya.

Hari Pertama: Kedatangan dan Makan Malam

Pada hari pertama, kamu akan tiba di Surabaya setelah perjalanan dari Bandung. Kamu bisa menggunakan Kereta Harina dengan lama perjalanan sekitar 10 jam 35 menit. Harga tiket kereta sekitar Rp 340.000. Setibanya di Stasiun Surabaya Pasar Turi, kamu bisa langsung menuju My Studio Hotel City Center untuk check-in. Hotel ini strategis karena dekat pusat kota dan sudah termasuk sarapan.

Setelah check-in, kamu bisa langsung makan malam di Depot Sederhana Gubeng Pojok. Restoran ini menawarkan menu khas Padang dengan harga terjangkau. Estimasi bujet untuk makan malam sekitar Rp 25.000.

Setelah makan malam, kamu kembali ke hotel untuk istirahat agar siap menjelajah Surabaya keesokan harinya.

Hari Kedua: Wisata Sejarah dan Kuliner Khas

Pagi hari, kamu akan mengisi tenaga dengan sarapan di hotel. Setelah itu, kamu bisa menyewa motor di Gorent dengan biaya sekitar Rp 75.000 per hari. Motor akan memudahkan kamu menjelajahi kota dengan lebih fleksibel.

Kamu bisa mulai dengan mengunjungi Museum Gedung Siola yang menampilkan sejarah perdagangan Surabaya di era kolonial. Selanjutnya, kamu bisa mengunjungi Tunjungan Plaza dan sekitarnya untuk melihat arsitektur kolonial yang ikonik.

Setelah itu, kamu bisa makan siang di Sentra Wisata Kuliner Bratang Binangun dan menikmati berbagai menu khas Surabaya seperti nasi campur atau soto. Setelah itu, kamu bisa bersantai di Historica sambil menikmati kopi nikmat dalam suasana yang cozy.

Pada sore hari, kamu bisa mengunjungi Surabaya North Quay untuk menikmati pemandangan laut lepas dan kapal di Pelabuhan Tanjung Perak. Setelah itu, kamu bisa menjelajah Kota Lama Surabaya yang memiliki bangunan kolonial Belanda yang terawat.

Untuk makan malam, kamu bisa mencoba Sego Sambel Mak Yeye yang terkenal dengan sambal pedasnya. Setelah itu, kamu kembali ke hotel untuk istirahat.

Hari Ketiga: Belanja Oleh-oleh dan Pulang

Pada hari ketiga, kamu akan kembali sarapan di hotel sebelum check-out. Setelah itu, kamu bisa menyewa motor lagi dan bersantai di VISMA | Coffee, Art & Co – Working Space. Setelah itu, kamu bisa belanja oleh-oleh di Pasar Atom yang merupakan tempat terbaik untuk membeli souvenir, camilan, dan baju khas Surabaya.

Setelah itu, kamu bisa makan siang terakhir di sekitar Pasar Atom. Setelah itu, kamu kembali ke hotel untuk persiapan pulang. Pada sore hari, kamu akan kembali ke Stasiun Surabaya Pasar Turi dan naik Kereta Harina kembali ke Bandung.

Estimasi Bujet Solo Traveling ke Surabaya Selama 3 Hari

Berikut adalah estimasi bujet untuk liburan solo traveling ke Surabaya selama 3 hari:

  • Kereta: Rp 340.000
  • Ojek Online: Rp 25.000
  • Penginapan: Rp 82.840
  • Sewa Motor: Rp 75.000
  • Makan: Rp 25.000 (hari pertama), Rp 120.000 (hari kedua), Rp 65.000 (hari ketiga)
  • Wisata: Rp 10.000
  • Oleh-oleh: Rp 75.000

Total estimasi bujet keseluruhan adalah sekitar Rp 1.315.680. Catatan: Estimasi di atas belum termasuk pengeluaran pribadi, bahan bakar, parkir, dan tambahan biaya lain seperti oleh-oleh lebih banyak atau wisata tambahan.